Suratkami.com – Jakarta – Daftar 20 saham penggerak IHSG April 2026 menarik perhatian pelaku pasar setelah sejumlah emiten mencatat kenaikan harga signifikan. Sepanjang April 2026, beberapa saham unggulan memberikan kontribusi besar terhadap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
IHSG selama April 2026 mencerminkan dinamika pasar modal yang cukup aktif. Sejumlah emiten dari berbagai sektor, terutama milik konglomerat besar, berhasil menjadi pendorong utama pergerakan indeks.
Selain itu, data terbaru menunjukkan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp12.382 triliun. Hingga akhir April 2026, terdapat 957 perusahaan tercatat yang diperdagangkan di pasar saham Indonesia.
Kapitalisasi Pasar IHSG Didominasi Sektor Keuangan
Sektor keuangan masih menjadi kontributor terbesar terhadap kapitalisasi pasar IHSG. Nilainya mencapai Rp1.828 triliun atau setara 23,12 persen dari total kapitalisasi pasar.
Sementara itu, sektor bahan baku atau basic material berada di posisi berikutnya. Sektor ini memiliki kontribusi 16,38 persen dengan nilai kapitalisasi sebesar Rp2.028 triliun.
Dominasi kedua sektor tersebut menunjukkan bahwa perbankan, investasi, serta industri bahan baku masih menjadi tulang punggung pergerakan pasar modal Indonesia.
BRPT Jadi Pemimpin 20 Saham Penggerak IHSG April 2026
Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi penggerak terbesar IHSG pada April 2026. Emiten milik Prajogo Pangestu ini menyumbang 26,45 poin terhadap indeks.
Harga saham BRPT naik 34,43 persen sepanjang bulan tersebut. Kapitalisasi pasarnya tercatat mencapai Rp172,03 triliun.
Posisi kedua ditempati PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) dengan kontribusi 12,58 poin. Saham ini melonjak 66,96 persen dengan kapitalisasi pasar Rp22,30 triliun.
Di urutan ketiga, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menyumbang 12,38 poin. Harga sahamnya meroket 105,77 persen dan kapitalisasi pasarnya mencapai Rp37,11 triliun.
Saham Grup Prajogo Pangestu dan Bakrie Mendominasi
Daftar 20 saham penggerak IHSG April 2026 didominasi oleh emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu dan keluarga Aburizal Bakrie.
Masing-masing kelompok memiliki empat saham yang berkontribusi besar terhadap pergerakan indeks. Hal ini menunjukkan pengaruh kuat konglomerasi besar terhadap dinamika pasar saham nasional.
Selain BRPT, saham grup Prajogo yang masuk daftar antara lain PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).
Sementara itu, grup Bakrie diwakili oleh BNBR, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Daftar Lengkap 20 Saham Penggerak IHSG April 2026
Berikut daftar lengkap saham yang paling besar mendorong IHSG selama April 2026:
- BRPT: +26,45 poin
- APIC: +12,58 poin
- BNBR: +12,38 poin
- VKTR: +11,50 poin
- TPIA: +11,37 poin
- BRMS: +11,26 poin
- IMPC: +10,45 poin
- ARKO: +8,35 poin
- BUMI: +8,26 poin
- EMAS: +7,48 poin
- INCO: +7,23 poin
- MORA: +6,63 poin
- CDIA: +6,56 poin
- MSIN: +6,45 poin
- PANI: +5,98 poin
- GOTO: +5,90 poin
- CUAN: +5,60 poin
- AMMN: +5,47 poin
- BIPI: +4,79 poin
- WBSA: +4,69 poin
WBSA Jadi Pendatang Baru yang Menarik Perhatian
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) menjadi salah satu saham yang paling mencuri perhatian. Emiten ini resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 10 April 2026.
Setelah IPO, saham WBSA beberapa kali menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Kenaikan harganya bahkan mencapai 691,67 persen hanya dalam waktu singkat.
Prospek Pasar Saham Indonesia
Kinerja 20 saham penggerak IHSG April 2026 menunjukkan bahwa sentimen positif masih mendominasi pasar. Saham sektor petrokimia, pertambangan, logistik, hingga teknologi menjadi motor utama penguatan indeks.
Namun, investor tetap perlu memperhatikan fundamental perusahaan dan kondisi makroekonomi. Selain itu, volatilitas pasar dapat berubah sewaktu-waktu seiring perkembangan global.
Dengan kapitalisasi pasar yang terus tumbuh dan jumlah emiten yang semakin banyak, pasar modal Indonesia dinilai semakin menarik bagi investor domestik maupun asing.





