Suratkami.com – Tren HP 2 jutaan di tahun 2025 benar-benar berubah drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kini, smartphone murah meriah hadir dengan tenaga yang setara perangkat kelas menengah bahkan mendekati flagship lawas. Banyak model menawarkan skor AnTuTu ratusan ribu poin, sehingga performanya makin sulit diremehkan. Ponsel terjangkau sudah cukup kuat untuk multitasking berat, gaming, hingga content creation ringan.
Di tengah kebutuhan masyarakat akan perangkat yang cepat, stabil, dan tetap ramah di kantong, berbagai merek berlomba menghadirkan smartphone ekonomis namun dengan nilai tinggi. Kehadiran chipset baru, efisiensi baterai yang meningkat, serta fitur premium yang dulu hanya muncul di kelas mahal, kini mulai merata di segmen harga terjangkau. Ini membuat pasar semakin kompetitif dan memberikan lebih banyak opsi bagi siapa pun yang ingin ganti ponsel tanpa menguras tabungan.
Untuk membantu pembaca mendapatkan gambaran lengkap, berikut daftar HP terjangkau yang menawarkan performa tinggi, refresh rate mulus, baterai awet, hingga fitur pelengkap yang menarik. Semua perangkat ini berada di rentang dua jutaan dan menghadirkan performa yang mencengangkan untuk kelasnya.

Infinix Hot 60 Pro menjadi salah satu opsi teratas bagi pengguna yang membutuhkan perangkat bertenaga untuk kebutuhan harian maupun hiburan. Dengan dukungan chipset MediaTek Helio G200 fabrikasi 6nm, ponsel ini mampu mendapatkan skor AnTuTu sekitar 460 ribu poin, cukup untuk permainan menengah seperti Mobile Legends atau Free Fire dengan stabilitas frame rate yang memadai. RAM 8 GB dan tambahan RAM virtual hingga 8 GB membuat pengalaman multitasking berjalan lancar tanpa gangguan. Ditambah storage 256 GB, pengguna tak perlu lagi khawatir soal ruang penyimpanan.
Layarnya menggunakan panel AMOLED lengkung 6,78 inci dengan resolusi 1,5K serta refresh rate mencapai 144 Hz. Responsivitasnya membuat aktivitas scroll atau bermain game menjadi lebih nyaman. Kamera utama 50 MP dan kamera depan 13 MP memberikan hasil yang cukup baik untuk foto sehari-hari. Untuk daya tahan, Infinix melengkapi perangkat ini dengan baterai 5.160 mAh dan fast charging 45 watt yang cukup cepat untuk mengisi daya dalam waktu singkat.

Pilihan lain yang tak kalah menarik hadir dari Nubia Neo 3 5G. Smartphone ini mengandalkan chipset Unisoc Tiger T8300 yang menawarkan performa stabil untuk berbagai aplikasi maupun game. Skor AnTuTu sekitar 479 ribu poin menjadikannya salah satu pesaing kuat di kelas ekonomis. Layar AMOLED 6,8 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz memberikan tampilan yang mulus dan kaya warna.
Desain punch hole pada kamera depan 16 MP membuat tampilannya lebih modern, sementara kamera belakang 50 MP dipadukan dengan sensor depth 2 MP memberikan hasil foto yang cukup memuaskan. Keunggulan lain dari perangkat ini terletak pada baterai 6.000 mAh yang sangat tahan lama, cocok untuk pengguna yang aktif sepanjang hari. Harga yang berada di kisaran 2,2 jutaan membuatnya sulit untuk diabaikan.

Vivo iQOO Z9X 5G juga menjadi pilihan populer berkat performanya yang konsisten. Chipset Snapdragon 6 Gen 1 yang dipakai perangkat ini memberikan skor AnTuTu 515 ribu poin, menjadikannya salah satu ponsel tercepat di kelasnya. RAM 8 GB dengan tambahan RAM virtual 8 GB serta storage 256 GB menjadi kombinasi menarik bagi pengguna yang membutuhkan kinerja cepat tanpa hambatan.
Layar IPS LCD 6,72 inci resolusi Full HD+ sudah cukup tajam untuk menonton konten atau bermain game. Kameranya terdiri dari sensor utama 50 MP, depth sensor 2 MP, dan kamera depan 8 MP. Baterai jumbo 6.000 mAh dengan fast charging 44 watt membuat durasi pemakaian lebih panjang dan proses pengisian tetap cepat. Harga mulai 2,4 jutaan menjadikan perangkat ini sebagai salah satu pilihan paling seimbang.

Bagi pengguna yang menginginkan performa kelas atas, Infinix Note 50X 5G Plus hadir sebagai opsi yang sangat menarik. Chipset Dimensity 7300 Ultimate memungkinkan skor AnTuTu menembus 720 ribu poin, yang membuatnya bersaing dengan ponsel midrange lebih mahal. RAM 8 GB dan berbagai fitur tambahan seperti NFC, IP64, hollow lighting, serta stereo speaker menjadikannya salah satu smartphone paling lengkap di kelasnya.
Layarnya menggunakan panel IPS LCD 6,67 inci dengan resolusi Full HD+. Kamera 50 MP di bagian belakang dan kamera 8 MP di bagian depan memberikan hasil yang cukup baik untuk pengguna yang aktif membuat konten. Baterai 5.200 mAh dengan fast charging 45 watt memberi durasi pemakaian yang cukup lama untuk kebutuhan harian. Dengan harga mulai 2,5 jutaan, perangkat ini sudah termasuk paket lengkap.

Poco M7 Pro 5G juga bersaing ketat berkat dukungan chipset MediaTek Dimensity 7025 Ultra. Skor AnTuTu sekitar 477 ribu poin cukup memadai untuk gaming maupun multitasking. Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,67 inci resolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 2.100 nit. Yang membuatnya menarik, kamera utama 50 MP sudah dilengkapi OIS, fitur yang jarang hadir di kelas ini. Kamera depan 20 MP membuat perangkat ini sangat cocok untuk kebutuhan selfie atau video call dengan kualitas jernih.
Baterai 5.110 mAh dan fast charging 45 watt menjadi nilai tambah lain. Harga mulai 2,7 jutaan menjadikannya sebagai pilihan yang pas untuk pengguna yang menginginkan kamera stabil untuk perekaman video.

Tecno Pova 7 5G juga masuk dalam jajaran perangkat kuat berkat chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate. Skor AnTuTu mencapai 710 ribu poin, menjadikannya salah satu ponsel paling cepat di kategori ekonomis. Layar IPS LCD 6,78 inci resolusi Full HD+ dengan refresh rate 144 Hz memberikan pengalaman visual yang mulus. Kamera utama 50 MP, makro 2 MP, dan kamera depan 13 MP mampu menghasilkan foto dan video yang cukup baik untuk kebutuhan harian.
Baterainya jumbo, mencapai 6.000 mAh dengan fast charging 45 watt serta wireless charging 30 wattโfitur langka untuk kelas harga ini. Dilengkapi juga dengan NFC, stereo speaker, IP64, dan USB Type-C. Harganya mulai 2,8 jutaan.

Terakhir, Nubia Neo 3 GT 5G menjadi perangkat paling bertenaga dalam daftar ini. Chipset Unisoc Tiger T9100 dengan RAM 8 GB dan dynamic RAM 8 GB memberikan skor AnTuTu hingga 800 ribu poin. Layar AMOLED 6,8 inci resolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz memberikan tampilan premium. Kamera selfie 16 MP dan kamera belakang 50 MP memberikan kualitas foto yang tajam. Baterai 6.000 mAh dengan fast charging 80 watt menjadi salah satu yang tercepat di kelasnya. Harga mulai 2,9 jutaan membuatnya tetap terjangkau.
Semua perangkat ini membuktikan bahwa smartphone bertenaga tidak harus mahal. Dengan performa yang mendekati HP midrange hingga flagship lawas, pengguna kini memiliki banyak pilihan untuk disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Baik layar AMOLED, baterai besar, atau fast charging super cepat, semuanya dapat ditemukan dalam rentang harga dua jutaan.





