PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) Gelar RUPS 26 Mei 2026, Kinerja 2025 Melonjak Tajam

Dwi Prakoso

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) Gelar RUPS 26 Mei 2026, Kinerja 2025 Melonjak Tajam

Suratkami.com, Jakarta – RUPS Tahunan BUAH resmi dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026 di Jakarta. PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) akan menggelar rapat tersebut untuk membahas kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025 serta rencana ekspansi bisnis pada 2026.

Perseroan mencatat pertumbuhan yang kuat sepanjang 2025. Kinerja positif itu menjadi dasar penting bagi manajemen untuk melanjutkan strategi ekspansi, termasuk memperluas jaringan distribusi di wilayah Sumatera.

Selain itu, RUPS Tahunan BUAH juga akan menjadi momentum bagi perusahaan untuk menyampaikan prospek bisnis ke depan. Manajemen optimistis industri buah segar di Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar.

RUPS Tahunan BUAH Bahas Kinerja Keuangan 2025

PT Segar Kumala Indonesia Tbk mengumumkan penyelenggaraan RUPS Tahunan BUAH melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Rabu, 20 Mei 2026.

Agenda utama rapat meliputi persetujuan laporan tahunan, pengesahan laporan keuangan, serta pembahasan strategi bisnis perusahaan untuk tahun 2026.

RUPS Tahunan BUAH juga akan menyoroti pencapaian kinerja yang solid di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil. Meskipun begitu, perseroan berhasil mempertahankan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih secara signifikan.

Direktur Utama PT Segar Kumala Indonesia Tbk, Renny Lauren, menyatakan bahwa hasil positif tersebut menunjukkan kekuatan fundamental perusahaan dan besarnya peluang industri buah segar nasional.

Menurut dia, strategi yang dijalankan selama 2025 mampu memberikan hasil yang memuaskan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Pendapatan dan Laba Bersih BUAH Tumbuh Signifikan

Sepanjang 2025, PT Segar Kumala Indonesia Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp3,27 triliun. Nilai tersebut meningkat 47,7 persen dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp2,21 triliun.

Sementara itu, laba bersih perseroan mencapai Rp50,4 miliar. Angka ini tumbuh 42,8 persen dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang tercatat Rp35,3 miliar.

Selain pendapatan dan laba bersih, perusahaan juga mencatat laba kotor sebesar Rp224,4 miliar. Capaian tersebut didukung oleh efisiensi operasional yang terus dijaga seiring meningkatnya volume penjualan.

Di sisi lain, total aset perseroan per akhir 2025 mencapai Rp487,6 miliar. Posisi aset yang kuat ini menjadi fondasi penting untuk mendukung ekspansi usaha pada tahun-tahun mendatang.

Renny Lauren mengatakan pihaknya berterima kasih kepada seluruh jajaran perusahaan dan pemangku kepentingan atas kontribusi yang mendukung pencapaian tersebut.

“Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran serta para pemangku kepentingan sehingga strategi yang telah dipersiapkan untuk mengarungi tahun 2025 bisa berjalan dengan baik,” ujar Renny.

Optimisme untuk Tahun 2026

Menurut Renny, rapor hijau pada 2025 menjadi landasan yang kokoh bagi perseroan untuk mencatatkan hasil yang lebih baik lagi pada tahun 2026.

Ia menilai pertumbuhan yang konsisten setiap tahun memberikan sinyal kuat bahwa pasar buah segar di Indonesia masih sangat menjanjikan.

Ekspansi BUAH Perkuat Distribusi di Lampung

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, BUAH terus memperluas jangkauan pasar. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membuka cabang cold storage baru di Lampung.

Pembukaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk mendekatkan rantai pasok buah segar kepada pelanggan di berbagai daerah.

Lampung dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera. Selain itu, wilayah ini dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan industri buah segar.

Dengan adanya cold storage baru, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus menjaga kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen.

Langkah ini juga diharapkan memperkuat penetrasi pasar BUAH di Sumatera, yang selama ini menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan konsumsi buah segar yang cukup tinggi.

Prospek Bisnis BUAH Masih Cerah

RUPS Tahunan BUAH diperkirakan akan menjadi perhatian investor karena mencerminkan fundamental bisnis yang terus menguat.

Kombinasi pertumbuhan pendapatan, peningkatan laba bersih, dan ekspansi infrastruktur menunjukkan bahwa perseroan berada dalam jalur pertumbuhan yang sehat.

Selain itu, kebutuhan masyarakat terhadap produk buah segar berkualitas terus meningkat. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi BUAH untuk memperluas pangsa pasar.

Dengan dukungan permodalan yang kuat dan strategi ekspansi yang agresif, PT Segar Kumala Indonesia Tbk optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan pada 2026.

Investor pun menantikan hasil RUPS Tahunan BUAH sebagai penentu arah bisnis perusahaan dalam menghadapi peluang dan tantangan di industri distribusi buah segar nasional.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Promo Maxim Terbaru Mei 2026: Klaim Saldo 100 Ribu untuk Pengguna Baru

Kode Promo Maxim Terbaru Mei 2026: Klaim Saldo 100 Ribu untuk Pengguna Baru

Kunjungi Artikel