Mahasiswa KKN Kelompok 36 UM Metro Bangun Bank Sampah Bersama Masyarakat Panaragan Jaya

Japur SK

suratkami com 1786949175

PANARAGAN JAYA — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 36 Universitas Muhammadiyah Metro terus mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui program pembentukan dan pembangunan sarana Bank Sampah di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan yang dilaksanakan pada 30 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Program Bank Sampah tersebut digagas sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa persoalan sampah tidak cukup hanya diselesaikan dengan membuangnya. Sampah perlu dipilah dan dikelola dengan baik agar tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan. Melalui program ini, mahasiswa KKN mengajak masyarakat untuk mulai melihat sampah dari sudut pandang yang berbeda, yakni sebagai sesuatu yang masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai guna apabila dikelola dengan tepat.

Kegiatan diawali dengan koordinasi antara mahasiswa KKN Kelompok 36 dengan masyarakat dan pihak Kelurahan Panaragan Jaya. Dalam koordinasi tersebut, mahasiswa memperkenalkan konsep Bank Sampah sekaligus menyampaikan tujuan dan manfaat program. Mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk terlibat secara langsung agar keberadaan Bank Sampah tidak berhenti sebagai program selama masa KKN, tetapi dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setelah mahasiswa kembali ke kampus.

Selain membangun sarana Bank Sampah, mahasiswa memberikan edukasi mengenai cara sederhana mengelola sampah rumah tangga. Masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, antara sampah yang masih dapat dimanfaatkan dan sampah yang sudah tidak dapat digunakan kembali. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dari rumah dinilai menjadi langkah awal yang penting dalam mengurangi jumlah sampah yang dibuang secara langsung.

Edukasi tersebut juga diberikan kepada staf Kelurahan Panaragan Jaya dan ibu-ibu PKK. Keterlibatan mereka diharapkan dapat menjadi penguat keberlanjutan program, mengingat pengelolaan sampah membutuhkan kebiasaan dan partisipasi masyarakat secara bersama-sama. Dengan adanya keterlibatan berbagai unsur tersebut, Bank Sampah diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN Kelompok 36 bersama masyarakat turut melakukan pembangunan sarana Bank Sampah. Suasana kebersamaan terlihat dalam kegiatan tersebut, ketika mahasiswa dan masyarakat bekerja bersama mewujudkan fasilitas yang nantinya dapat digunakan untuk mendukung proses pemilahan dan pengelolaan sampah di lingkungan Kelurahan Panaragan Jaya.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu dan kepedulian sosial secara langsung di tengah masyarakat. Sementara bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa memberikan dorongan sekaligus pengetahuan baru mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang lebih terarah. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting agar program yang dibangun dapat memiliki manfaat jangka panjang.

Melalui Bank Sampah, masyarakat juga diajak untuk memahami bahwa tidak semua sampah harus berakhir sebagai limbah. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dipilah dan dikelola sehingga berpotensi memberikan manfaat. Dengan demikian, pengelolaan sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan menjadi modal penting bagi keberlanjutan program tersebut. Mahasiswa menyampaikan edukasi dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami agar masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan kebiasaan memang tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat, tetapi dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Program pembentukan dan pembangunan Bank Sampah ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Kelurahan Panaragan Jaya dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Masyarakat diharapkan mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta memanfaatkan sarana Bank Sampah yang telah dibangun secara bersama-sama.

Lebih dari sekadar pembangunan sebuah fasilitas, kegiatan KKN Kelompok 36 UM Metro tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Mahasiswa hadir sebagai penggerak dan pendamping, sementara keberlanjutan program berada di tangan masyarakat yang menjadi bagian utama dari pengelolaan Bank Sampah.

Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, Bank Sampah di Kelurahan Panaragan Jaya diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah. Langkah sederhana yang dimulai dari memilah sampah dari rumah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi terciptanya lingkungan Panaragan Jaya yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

— Artikel dikirim oleh: Smr (syahidmujiburrahman@gmail.com)

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Digipulsa Siap Tampung Order Top Up Game Ramadhan dan Lebaran 2026

Digipulsa Siap Tampung Order Top Up Game Ramadhan dan Lebaran 2026

Kunjungi Artikel