Repower (REAL) Bersiap Akuisisi HIGEN, Bidik Bisnis Data Center

Dwi Prakoso

Repower (REAL) Bersiap Akuisisi HIGEN, Bidik Bisnis Data Center
Repower (REAL) Bersiap Akuisisi HIGEN, Bidik Bisnis Data Center

SuratKami.com – Jakarta, PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) bersiap mengakuisisi PT Quanta Tunas Abadi (HIGEN) untuk memperluas bisnis ke sektor data center dan infrastruktur teknologi informasi.

Rencana tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis REAL yang selama ini bergerak di sektor properti dan real estat. Perseroan kini membidik infrastruktur digital sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru.

Melalui anak usaha terkendalinya, PT Repower Global Sinergitama (RGST), REAL menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan HIGEN pada Selasa, 6 Oktober 2026. Kesepakatan tersebut menjadi tahap awal persiapan akuisisi dan pengembangan usaha di sektor digital.

Repower (REAL) Bersiap Akuisisi HIGEN

Direktur PT Repower Asia Indonesia Tbk. Sjafardamsah mengatakan MoU tersebut menjadi langkah awal persiapan akuisisi HIGEN. Rencana itu mencakup pengembangan bisnis managed service, infrastruktur teknologi informasi, internet, dan data center.

Selain itu, RGST dan HIGEN akan membahas langkah strategis untuk mengembangkan kegiatan usaha di sektor tersebut. Manajemen menilai ekspansi ini dapat membuka peluang baru bagi perseroan di luar bisnis properti.

Sjafardamsah menyebut infrastruktur digital, khususnya data center dan managed service, memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang yang kuat di Indonesia. Karena itu, REAL ingin mengambil peran dalam perkembangan ekonomi digital nasional.

Namun, rencana tersebut masih berada pada tahap awal. REAL masih perlu menjalankan sejumlah proses sebelum transaksi akuisisi dapat terealisasi.

Bisnis Data Center Jadi Bidikan Baru REAL

REAL melihat pertumbuhan kebutuhan data sebagai peluang untuk melakukan diversifikasi. Perusahaan menilai Indonesia semakin diperhitungkan sebagai salah satu pasar data center penting di Asia Tenggara.

Pasar penyimpanan data center Indonesia diperkirakan bernilai sekitar US$896,3 juta pada 2026. Nilai tersebut diproyeksikan meningkat menjadi US$1,95 miliar pada 2031 dengan pertumbuhan rata-rata 13,8% per tahun.

Sementara itu, investasi di sektor data center juga terus berkembang. Salah satunya datang dari DAMAC Digital yang mengumumkan investasi senilai US$2,3 miliar untuk membangun data center berbasis kecerdasan buatan di Jakarta.

Selain aliran investasi, kebutuhan lokalisasi data ikut menopang pertumbuhan industri. Munculnya pemain teknologi lokal juga memperkuat perkembangan ekosistem data center di Indonesia.

Regulasi Dorong Permintaan Data Center Domestik

Pertumbuhan industri data center juga mendapat dukungan dari regulasi. Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2019 menjadi salah satu faktor yang mendorong kebutuhan penyimpanan data di dalam negeri.

Selain itu, ketentuan Bank Indonesia mengharuskan bank dan lembaga keuangan memiliki fasilitas Disaster Recovery Center sebagai cadangan pemulihan data. Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan berkelanjutan terhadap kapasitas data center domestik.

Kemudian, penggunaan komputasi awan dan kecerdasan buatan terus berkembang. Akibatnya, kebutuhan terhadap infrastruktur pengolahan dan penyimpanan data juga ikut meningkat.

Dengan kondisi tersebut, REAL melihat sektor data center memiliki karakter pertumbuhan yang menarik. Namun, perusahaan tetap perlu menyiapkan modal, teknologi, serta kemampuan operasional yang memadai untuk bersaing di industri tersebut.

REAL Mulai Diversifikasi dari Bisnis Properti

Rencana akuisisi HIGEN menunjukkan langkah REAL untuk memperluas sumber pertumbuhan. Perseroan tidak lagi hanya mengandalkan bisnis properti dan real estat, tetapi mulai membidik sektor infrastruktur digital.

Menurut manajemen, bisnis data center dan managed service umumnya memiliki kontrak jangka panjang. Selain itu, kebutuhan kapasitas dapat terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas digital.

Di sisi lain, bisnis properti cenderung menghadapi siklus yang lebih fluktuatif. Oleh karena itu, ekspansi ke sektor digital dapat memberikan karakter bisnis yang berbeda bagi REAL.

Meski begitu, investor perlu mencermati perkembangan rencana akuisisi tersebut. Struktur transaksi, kebutuhan pendanaan, serta kontribusi bisnis baru terhadap pendapatan akan menjadi faktor penting setelah proses berjalan lebih lanjut.

Dampak Rencana Akuisisi HIGEN terhadap Saham REAL

Rencana masuk ke bisnis data center dapat menjadi katalis bagi saham REAL apabila perseroan mampu menjalankan ekspansi secara efektif. Pasar berpotensi melihat diversifikasi tersebut sebagai upaya untuk masuk ke sektor dengan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Namun, investor sebaiknya tidak hanya melihat potensi pertumbuhan industri. Perkembangan proses akuisisi, struktur pembiayaan, kebutuhan modal, dan kemampuan menghasilkan arus kas juga perlu menjadi perhatian.

Selanjutnya, investor perlu mengikuti keterbukaan informasi REAL terkait tahapan transaksi dengan HIGEN. Informasi mengenai kesepakatan definitif dan perkembangan bisnis akan membantu investor menilai dampak ekspansi terhadap kinerja perseroan.

Dengan demikian, rencana akuisisi HIGEN menjadi langkah strategis bagi REAL untuk memperluas bisnis dari properti menuju infrastruktur digital. Jika perseroan berhasil merealisasikan rencana tersebut, data center berpeluang menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru bagi REAL di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi digital Indonesia.

Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor dengan mempertimbangkan risiko serta informasi terbaru dari sumber resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral IndoOktober Poinku Oktober 2026, Dapat Poin Cash hingga Rp25.000

Kode Referral IndoOktober Poinku Oktober 2026, Dapat Poin Cash hingga Rp25.000

Kunjungi Artikel