Daftar Isi 10 bagian
SuratKami.com – Klungkung, Bali, antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Klungkung kembali normal pada Senin, 19 Oktober 2026. Kondisi ini membawa kelegaan bagi warga yang sebelumnya harus menunggu berjam-jam untuk mengisi bahan bakar kendaraan mereka.
Budiarta (34), warga Klungkung, menyambut perubahan tersebut dengan gembira. Ia akhirnya bisa meninggalkan antrean panjang di SPBU Besang, Semarapura Tengah, setelah sebelumnya menghadapi kesulitan mendapatkan BBM.
“Selamat tinggal antrean panjang,” kata Budiarta sembari tersenyum kepada detikBali, Senin (19/10/2026). Kini, ia hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk mengisi tangki sepeda motornya.
Antrean BBM di Klungkung Berangsur Normal
Pantauan detikBali pada sekitar pukul 06.30 Wita menunjukkan aktivitas pengisian BBM di SPBU Besang berjalan lancar. Sekitar 14 sepeda motor berpelat nomor ganjil mengantre dan segera mendapat giliran pengisian.
Sementara itu, antrean kendaraan di area BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga berjalan tertib. Belasan kendaraan berpelat nomor genap dapat mengisi bahan bakar tanpa harus menunggu terlalu lama.
Kondisi tersebut memperlihatkan perubahan nyata dibandingkan masa antrean panjang sebelumnya. Warga kini dapat kembali menjalankan aktivitas harian dengan lebih leluasa.
Selain di SPBU Besang, sejumlah SPBU lain di Klungkung juga menunjukkan kondisi serupa. Lalu lintas kendaraan di sekitar tempat pengisian BBM kembali normal, sehingga warga tidak lagi menghadapi antrean panjang seperti sebelumnya.
Warga Sebelumnya Mengantre hingga Enam Jam
Sebelum kondisi membaik, warga Klungkung harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Budiarta mengaku antrean panjang bahkan sempat mengganggu pekerjaannya sehari-hari.
Menurut pengalamannya, waktu tunggu bisa mencapai lima hingga enam jam. Situasi tersebut tentu menyulitkan warga yang mengandalkan sepeda motor untuk bekerja maupun memenuhi kebutuhan keluarga.
Namun, kondisi pada Senin pagi memberikan harapan baru. Budiarta kini dapat mengisi tangki kendaraannya dengan mudah tanpa harus kehilangan banyak waktu di SPBU.
“Sebelumnya sampai tidak bisa kerja. Sekarang semua tangki dengan mudah terisi. Semoga kelangkaan BBM tidak terjadi lagi,” ujar Budiarta.
Kelancaran pengisian BBM menjadi hal penting bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi. Selain menghemat waktu, antrean yang lebih singkat juga membantu warga kembali menjalankan kegiatan ekonomi dan pekerjaan sehari-hari.
Aturan Ganjil Genap Berlaku hingga 19 Oktober
Di tengah pemulihan kondisi tersebut, aturan ganjil genap untuk kendaraan yang mengisi BBM berlaku pada 17–19 Oktober 2026. Aturan ini membedakan giliran pengisian berdasarkan angka terakhir pelat nomor kendaraan.
Dalam pantauan di SPBU Besang, kendaraan berpelat nomor ganjil mengantre di salah satu area pengisian. Sementara itu, kendaraan berpelat nomor genap terlihat mengantre di area pengisian Pertamax.
Meski antrean kini kembali lancar, kelanjutan aturan ganjil genap masih belum jelas. Hingga laporan tersebut terbit, belum ada kepastian apakah aturan itu akan terus berlaku atau berakhir setelah kondisi pengisian BBM pulih.
Karena itu, masyarakat masih perlu menunggu informasi lebih lanjut mengenai kebijakan pengisian BBM di wilayah Klungkung. Kepastian aturan tersebut akan membantu warga merencanakan perjalanan dan aktivitas sehari-hari.
Pemulihan Pasokan BBM Jadi Harapan Warga
Kembalinya aktivitas SPBU ke kondisi normal menjadi perkembangan positif bagi masyarakat Klungkung. Warga yang sebelumnya menghadapi antrean panjang kini bisa mengisi bahan bakar dengan lebih cepat.
Meski begitu, pengalaman antrean hingga berjam-jam meninggalkan kekhawatiran mengenai kemungkinan terulangnya kelangkaan BBM. Budiarta berharap masyarakat tidak lagi menghadapi situasi serupa pada masa mendatang.
Selain memastikan kelancaran pengisian, kepastian informasi mengenai pasokan dan aturan pelayanan juga penting bagi masyarakat. Dengan informasi yang jelas, warga dapat menyesuaikan kebutuhan bahan bakar tanpa harus menghabiskan waktu terlalu lama di SPBU.
Pada akhirnya, kondisi normal di sejumlah SPBU Klungkung membawa kelegaan bagi pengguna kendaraan. Namun, masyarakat masih menantikan kepastian mengenai kelanjutan aturan ganjil genap setelah masa penerapan 17–19 Oktober 2026 berakhir.
FAQ Seputar Antrean BBM di Klungkung
1. Kapan antrean BBM di Klungkung kembali normal?
Berdasarkan laporan detikBali, kondisi pengisian BBM di sejumlah SPBU Klungkung kembali normal pada Senin, 19 Oktober 2026.
2. Berapa lama warga kini mengisi BBM?
Budiarta mengaku hanya membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk mengisi tangki sepeda motornya di SPBU Besang.
3. Berapa lama antrean BBM sebelumnya?
Sebelumnya, warga harus menunggu sekitar lima hingga enam jam untuk mendapatkan BBM. Kondisi tersebut bahkan mengganggu aktivitas kerja sebagian warga.
4. Kapan aturan ganjil genap BBM berlaku?
Aturan ganjil genap berlaku pada 17–19 Oktober 2026. Hingga laporan tersebut terbit, belum ada kepastian mengenai kelanjutan kebijakan itu.
5. Apakah semua SPBU di Klungkung sudah normal?
Laporan tersebut menyebut sejumlah SPBU di Klungkung telah kembali normal, termasuk SPBU Besang. Namun, laporan itu tidak merinci kondisi setiap SPBU di seluruh wilayah kabupaten.




