BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Hadapi Ketidakpastian Global

Dwi Prakoso

BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Hadapi Ketidakpastian Global

Suratkami.com – Jakarta – Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sebagai fondasi utama untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai semakin penting di tengah kondisi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan berbagai instrumen kebijakan moneter, tidak hanya mengandalkan suku bunga acuan. Bank sentral juga mengoptimalkan berbagai instrumen pendukung agar stabilitas rupiah tetap terjaga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dalam negeri.

Direktur Eksekutif Senior sekaligus Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin Gunawan Hutapea, mengatakan penguatan stabilitas nilai tukar rupiah dilakukan secara konsisten agar sejalan dengan target inflasi serta mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Erwin menjelaskan bahwa Bank Indonesia terus menjalankan kebijakan yang adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Menurutnya, kondisi dunia yang masih penuh ketidakpastian menuntut bank sentral untuk memperkuat strategi stabilisasi agar perekonomian nasional tetap terjaga.

“Bank Indonesia terus berkomitmen menjaga stabilitas sebagai prasyarat utama mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Di tengah ketidakpastian global yang tinggi, stabilisasi nilai tukar rupiah terus diperkuat sehingga konsisten mendukung pencapaian sasaran inflasi dan mendorong kegiatan ekonomi,” kata Erwin dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Selain menjaga inflasi, kestabilan rupiah juga berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan investor. Karena itu, berbagai kebijakan moneter terus diarahkan agar mampu meredam gejolak di pasar keuangan.

Sementara itu, BI memastikan setiap kebijakan yang diterapkan tetap mempertimbangkan perkembangan ekonomi domestik maupun global. Dengan demikian, respons yang diambil dapat lebih efektif dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional.

Optimalisasi Instrumen Moneter Jadi Strategi Utama

Dalam menjaga nilai tukar rupiah, Bank Indonesia tidak hanya mengandalkan instrumen suku bunga kebijakan. Sebaliknya, berbagai instrumen moneter lainnya terus dioptimalkan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan.

“Optimalisasi bauran kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah ditingkatkan. Tidak hanya mengandalkan suku bunga kebijakan, instrumen moneter lain juga dipertajam,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, BI terus mengoptimalkan strategi triple intervention di pasar valuta asing yang mencakup pasar Spot, Non Deliverable Forward (NDF), dan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF). Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pergerakan rupiah tetap stabil di tengah fluktuasi pasar global.

Selain itu, Bank Indonesia juga memperkuat pemanfaatan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Instrumen tersebut didukung fasilitas insentif swap dan DNDF hedging agar semakin menarik bagi investor sekaligus mendukung masuknya aliran modal asing ke Indonesia.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan pasar keuangan domestik sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi nasional terhadap tekanan eksternal.

Pengelolaan Likuiditas Terus Diperkuat

Selain menjaga pergerakan rupiah, Bank Indonesia juga memperkuat strategi pengelolaan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan sistem keuangan tetap sehat dan mampu mendukung penyaluran kredit.

Erwin mengatakan posisi penerbitan SRBI saat ini berada dalam tren yang lebih terkendali. Ke depan, penerbitan instrumen tersebut akan terus disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan likuiditas dan perkembangan arus modal asing.

“Strategi dalam menjaga kecukupan likuiditas pasar uang dan perbankan diperkuat. Posisi SRBI berada dalam tren yang lebih terkendali. Ke depan, penerbitan SRBI terus diarahkan agar selaras dengan kebutuhan pengelolaan likuiditas dan mendukung masuknya aliran modal asing guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,” jelasnya.

Melalui strategi tersebut, BI berharap kondisi likuiditas di sektor keuangan tetap memadai. Dengan demikian, aktivitas pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dapat terus berjalan secara optimal.

Kebijakan Makroprudensial dan Digitalisasi Dipercepat

Di sisi lain, Bank Indonesia juga mengoptimalkan kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan ini dilakukan agar penyaluran pembiayaan kepada sektor prioritas semakin meningkat.

Implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) akan terus diperkuat. Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan pembiayaan bagi sektor-sektor strategis sekaligus memperkuat mekanisme redistribusi likuiditas di sektor keuangan.

Selain aspek pembiayaan, BI juga mempercepat digitalisasi sistem pembayaran. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital.

“Implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) akan terus diperkuat guna mendorong pembiayaan kepada sektor-sektor prioritas, termasuk penguatan mekanisme redistribusi likuiditas di sektor keuangan agar transmisi pembiayaan menjadi semakin efektif. Selain itu, kebijakan digitalisasi sistem pembayaran juga terus diakselerasi sehingga makin mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Erwin.

Melalui kombinasi kebijakan moneter, makroprudensial, serta digitalisasi sistem pembayaran, Bank Indonesia optimistis stabilitas nilai tukar rupiah dapat terus terjaga. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi fondasi penting dalam menjaga inflasi tetap terkendali, memperkuat kepercayaan investor, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Cara Melihat Kode Referral Bank Saqu Juli 2026 dan Nikmati Promo Pengguna Baru

Cara Melihat Kode Referral Bank Saqu Juli 2026 dan Nikmati Promo Pengguna Baru

Kunjungi Artikel