SURATKAMI.COM โ Jakarta, Langkah besar dilakukan oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge bersama perusahaan teknologi global Orex Sai Inc. Keduanya resmi menjalin kerja sama strategis membangun infrastruktur telekomunikasi bernilai Rp3,34 triliun. Proyek raksasa ini menandai babak baru digitalisasi Indonesia, khususnya dalam pengembangan jaringan 5G berbasis Open RAN (Open Radio Access Network).
Kolaborasi ini diyakini akan memperkuat pondasi ekonomi digital nasional, menghadirkan jaringan internet yang cepat, efisien, dan terjangkau bagi masyarakat. Tak hanya menguntungkan dari sisi bisnis, proyek ini juga membawa dampak sosial besar karena membuka peluang kerja baru dan memperluas akses digital di berbagai wilayah Indonesia.
Kerja sama tersebut menegaskan komitmen Surge sebagai emiten terafiliasi Hashim Djojohadikusumo untuk memperluas infrastruktur digital nasional. Sementara Orex Sai, perusahaan hasil kolaborasi NTT Docomo Jepang dan NEC, akan mengekspor teknologi jaringan mutakhir ke Indonesia untuk mendukung sistem telekomunikasi masa depan.
Inovasi Teknologi 5G Open RAN di Indonesia
Teknologi Open RAN menjadi sorotan utama dalam kerja sama ini. Sistem ini memungkinkan operator seluler menggunakan berbagai perangkat dari vendor yang berbeda, tanpa terikat pada satu penyedia saja. Dengan cara ini, biaya pembangunan jaringan bisa ditekan hingga 30%, sementara efisiensi operasional meningkat signifikan.
Orex Sai akan memasok teknologi Open RAN multi-vendor yang sudah digunakan secara komersial di Jepang. Melalui sistem ini, Surge akan menghadirkan layanan Fixed Wireless Access (FWA) 5G, yaitu jaringan internet nirkabel berkecepatan tinggi tanpa perlu infrastruktur kabel serat optik yang mahal.
โKesepakatan ini adalah langkah nyata menuju internet cepat dan murah untuk seluruh masyarakat Indonesia,โ ujar Direktur WIFI Shannedy Ong. โKami menargetkan layanan dengan harga mulai dari Rp100.000 per bulan dengan kecepatan hingga 100 Mbps.โ
Tahapan Implementasi Proyek Rp3,34 Triliun
Proyek besar ini akan berjalan secara bertahap. Pada paruh kedua 2025, Surge dan Orex Sai akan memulai uji coba lapangan di beberapa lokasi untuk memastikan kualitas jaringan dan stabilitas sistem.
Tahap pra-komersialisasi dijadwalkan pada akhir 2025 dengan pembangunan ratusan situs 5G di berbagai wilayah. Tujuannya untuk memantau kinerja jaringan sekaligus mengukur pengalaman pengguna secara langsung.
Selanjutnya, implementasi penuh dijadwalkan awal 2026, dengan target pembangunan lebih dari 20.000 situs 5G hingga tahun 2030. Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan internet cepat hingga ke pelosok daerah, termasuk desa-desa yang selama ini sulit mendapatkan koneksi stabil.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Proyek ini bukan hanya investasi teknologi, tetapi juga investasi sosial. Surge memperkirakan, infrastruktur baru ini dapat menciptakan ribuan lapangan kerja baru, baik dalam pembangunan jaringan maupun sektor pendukungnya seperti logistik, pemeliharaan, dan layanan pelanggan.
Selain itu, masyarakat akan diuntungkan dengan hadirnya akses internet murah dan cepat, yang akan membuka peluang ekonomi baru seperti perdagangan digital, pendidikan daring, serta layanan publik berbasis digital.
Sementara dari sisi makro, peningkatan konektivitas 5G juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya sektor UMKM, pertanian digital, dan ekonomi kreatif.
Sinergi Digital dan Masa Depan Ekonomi Indonesia
Transformasi digital adalah kunci menuju masa depan ekonomi Indonesia yang inklusif. Dengan infrastruktur 5G berbasis Open RAN, Surge dan Orex Sai menjadi pionir dalam menciptakan sistem telekomunikasi yang lebih terbuka dan efisien.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong pemerataan akses internet di seluruh Indonesia, termasuk daerah tertinggal dan kepulauan terpencil. Di era ekonomi digital, konektivitas bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan dasar bagi setiap warga negara.
FAQ (Pertanyaan Umum)
1. Apa itu Open RAN?
Open RAN adalah sistem jaringan terbuka yang memungkinkan berbagai perangkat dan vendor bekerja bersama dalam satu infrastruktur, sehingga lebih efisien dan fleksibel dibanding sistem konvensional.
2. Kapan proyek 5G Surge dan Orex Sai mulai beroperasi?
Uji coba lapangan dimulai pertengahan 2025, diikuti pra-komersialisasi akhir 2025, dan implementasi penuh pada awal 2026.
3. Apa manfaat bagi masyarakat?
Masyarakat akan mendapatkan akses internet cepat dan murah, membuka peluang ekonomi digital baru, serta mendukung pendidikan dan usaha berbasis online.
4. Berapa nilai investasi proyek ini?
Nilai kerja sama antara Surge dan Orex Sai mencapai Rp3,34 triliun atau sekitar US$200 juta.
5. Apakah proyek ini berdampak pada harga saham WIFI?
Proyek besar seperti ini biasanya meningkatkan kepercayaan investor, meski keputusan investasi tetap berada di tangan masing-masing pembaca.
Dengan proyek senilai triliunan rupiah ini, Surge dan Orex Sai menegaskan komitmen mereka dalam membangun masa depan digital Indonesia yang lebih cepat, inklusif, dan terjangkau untuk semua.





