Warga Usul Pendaftaran Kartu Gratis Lansia Dialihkan ke Kelurahan, Dinilai Lebih Manusiawi

Japur SK

Suratkami.com, Jakarta โ€“ Kekacauan pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) untuk transportasi umum di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI membuat sejumlah warga angkat bicara. Mereka menilai proses ini terlalu melelahkan bagi para lansia yang harus berdiri berjam-jam di bawah terik matahari.

Pendaftaran Kartu Gratis Lansia Tuai Kritik

Antrean panjang dan sistem yang membingungkan menjadi keluhan utama warga. Banyak lansia yang datang sejak pagi, namun belum juga dilayani hingga siang hari. Sejumlah warga meminta agar Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengalihkan pendaftaran kartu gratis lansia ke kelurahan agar lebih efisien dan manusiawi.

Sintawati (62), warga Menteng Atas, Jakarta Pusat, mengaku kecewa setelah harus berputar dari satu loket ke loket lain meski sudah menjalani proses foto. โ€œSaya sudah antre dari jam enam pagi, tapi dilempar sana-sini. Padahal tinggal ambil kartunya,โ€ ujarnya dengan nada kesal.

Ia menilai seharusnya pelayanan pendaftaran dan foto dilakukan di CFD saja, sementara distribusi kartu bisa dilakukan melalui kantor kelurahan. โ€œLebih baik setelah foto, kartunya bisa diambil di kelurahan tiga atau empat hari kemudian. Kasihan orang tua kalau harus berdesakan lagi,โ€ tambahnya.

Proses yang Tak Efisien

Beberapa warga lainnya juga mengeluhkan sistem yang dianggap tidak efisien. Banyak lansia yang sudah datang sejak pagi namun pulang dengan tangan kosong. Sayuti (70), warga Kemayoran, bahkan harus menunggu lebih dari tiga jam tanpa hasil. โ€œSudah capek berdiri, ujung-ujungnya disuruh balik minggu depan,โ€ keluhnya.

Sistem pendaftaran yang semrawut ini juga sempat memicu amarah warga di lokasi. Banyak yang merasa pihak penyelenggara tidak menghargai kondisi fisik para lansia yang datang dengan harapan mendapatkan fasilitas transportasi gratis. โ€œMereka ini sudah tua, seharusnya dipermudah, bukan malah dibuat ribet,โ€ ujar salah satu peserta antrean.

Dishub DKI Didesak Lakukan Evaluasi

Melihat kondisi di lapangan, warga meminta Dishub DKI segera melakukan evaluasi terhadap sistem pendaftaran Kartu Layanan Gratis. Mereka mengusulkan agar pendaftaran diintegrasikan dengan sistem administrasi kelurahan yang lebih dekat dengan domisili warga.

Selain lebih efisien, sistem ini dinilai akan membantu pemerintah memantau data penerima secara akurat dan mencegah penumpukan massa di satu titik. โ€œKalau semua dikembalikan ke kelurahan, prosesnya bisa lebih tertib dan tidak menimbulkan kerumunan,โ€ ujar Sintawati.

Program Kartu Layanan Gratis ini sendiri merupakan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang ditujukan untuk memberikan akses transportasi gratis bagi lansia melalui Transjakarta, MRT, dan LRT. Namun pelaksanaannya di lapangan masih menuai banyak kendala, terutama dalam hal manajemen pelayanan.

Banyak Lansia Gagal Dapat Kartu

Antrean panjang membuat sebagian besar peserta pendaftaran gagal mendapatkan kartu pada hari itu. Beberapa bahkan harus dijadwalkan ulang untuk pekan depan. Kondisi ini diperburuk dengan cuaca panas dan waktu pelayanan yang terbatas.

Para lansia yang datang kebanyakan berharap bisa segera menikmati fasilitas transportasi gratis, mengingat program ini sangat membantu dalam mengurangi biaya mobilitas sehari-hari. โ€œBagi pensiunan seperti saya, program ini bagus sekali. Tapi ya pelaksanaannya jangan menyiksa seperti ini,โ€ kata Sayuti.

Harapan Warga untuk Perbaikan

Warga berharap Pemprov DKI dan Dishub segera menata ulang sistem agar lebih manusiawi dan ramah bagi lansia. Mereka juga berharap agar program sosial seperti ini tidak justru menjadi beban tambahan bagi para penerimanya.

Beberapa warga bahkan menyarankan agar Pemprov mengembangkan sistem pendaftaran daring yang terintegrasi dengan data kependudukan, sehingga warga cukup datang ke kelurahan untuk verifikasi dan pengambilan kartu.

Program Kartu Layanan Gratis untuk lansia di Jakarta memang menjadi perhatian publik karena manfaatnya yang besar. Namun, tanpa sistem pelayanan yang rapi, tujuan mulia tersebut bisa kehilangan maknanya.


FAQ

1. Apa itu Kartu Layanan Gratis (KLG)?
Kartu Layanan Gratis adalah program dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberikan akses transportasi umum gratis bagi warga lanjut usia melalui layanan Transjakarta, MRT, dan LRT.

2. Siapa saja yang berhak mendapat Kartu Layanan Gratis?
Program ini ditujukan untuk warga lansia berusia 60 tahun ke atas yang berdomisili di DKI Jakarta dan memiliki KTP Jakarta.

3. Di mana pendaftaran Kartu Layanan Gratis dilakukan?
Awalnya dilakukan di lokasi tertentu seperti Car Free Day, namun warga mengusulkan agar pendaftaran dipindahkan ke kelurahan agar lebih mudah dijangkau.

4. Mengapa pendaftaran di CFD menuai kritik?
Karena banyak lansia yang harus antre berjam-jam di bawah panas matahari dan sistem pelayanan yang tidak tertib membuat proses menjadi lambat.

5. Apa solusi yang diusulkan warga?
Warga berharap pendaftaran dilakukan di kantor kelurahan agar lebih manusiawi dan tidak membuat lansia kelelahan. Selain itu, sistem daring juga dinilai dapat membantu mempercepat proses.


Kategori: Megapolitan, Sosial, Jakarta
Tag: Kartu Layanan Gratis, Transportasi Umum, Lansia, Jakarta, Dishub DKI, Transjakarta

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral ShopeePay Mei 2026, Klaim Saldo Rp5.000 Khusus Pengguna Baru!

Kode Referral ShopeePay Mei 2026, Klaim Saldo Rp5.000 Khusus Pengguna Baru!

Kunjungi Artikel