5 E-Wallet (Dompet Digital) Paling Banyak Digunakan Orang Indonesia

Japur SK

Suratkami.com, Jakarta โ€“ Dompet digital atau e-wallet kini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Belanja online, bayar ojek, pesan makanan, hingga membayar kopi bisa dilakukan hanya dengan ponsel.

Tren penggunaan e-wallet makin meluas setelah Bank Indonesia meluncurkan QRIS yang membuat pembayaran digital bisa diterima di berbagai merchant, dari mall hingga warung kecil.

Dari sekian banyak dompet digital, ada lima nama besar yang paling mendominasi. Artikel ini membahas e-wallet paling banyak digunakan orang Indonesia berdasarkan riset ilmiah, survei pasar, serta data resmi, sekaligus menyingkap siapa perusahaan di baliknya dan kapan masing-masing diluncurkan.

Berdasarkan penelitian, survei konsumen, dan laporan industri, lima e-wallet paling banyak digunakan orang Indonesia adalah OVO, GoPay, DANA, ShopeePay, dan LinkAja. Masing-masing memiliki sejarah, pendiri, serta strategi bisnis berbeda yang membuatnya populer di tanah air.


OVO: Dominasi Pasar Sejak 2017

OVO hadir melalui PT Visionet Internasional yang didirikan oleh Lippo Group. Layanan ini resmi mengantongi izin uang elektronik dari Bank Indonesia pada 25 September 2017.

  • Menurut laporan Boku (2020), OVO menguasai 38,2% market share e-wallet di Indonesia.
  • Riset Multiple Correspondence Analysis (MCA) juga menempatkan OVO sebagai e-wallet yang paling sering digunakan responden.
  • OVO dikenal sebagai e-wallet pertama di Indonesia yang menyandang status unicorn.

GoPay: Populer Lewat Ekosistem Gojek

GoPay dikembangkan oleh PT Dompet Anak Bangsa, bagian dari GoTo Financial. Meski memperoleh izin e-money sejak 17 Juni 2014, layanan ini baru populer setelah terintegrasi ke dalam aplikasi Gojek pada 2015.

  • Survei Populix (2022) mencatat 88% responden menggunakan GoPay sebagai dompet digital utama.
  • GoPay resmi hadir sebagai aplikasi terpisah dari Gojek pada 26 Juli 2023, membuka layanan lebih luas di luar ekosistem transportasi.

DANA: Berkembang Cepat Sejak 2018

DANA dikelola oleh PT Espay Debit Indonesia Koe, dengan dukungan Sinar Mas Multiartha serta sebelumnya bekerjasama dengan EMTEK.

  • Perusahaan berdiri pada 21 Maret 2018, aplikasi resmi diluncurkan 11 November 2018, dan izin uang elektronik dikeluarkan pada 5 Desember 2018.
  • Dalam studi berbasis Technology Acceptance Model (TAM), DANA memperoleh skor tinggi pada perceived usefulness (86%), menandakan pengguna menilai aplikasi ini sangat bermanfaat.
  • Saat ini, DANA dikenal luas karena integrasi dengan e-commerce, pembayaran tagihan, dan merchant offline.

ShopeePay: Primadona Promo

ShopeePay dioperasikan oleh PT AirPay International Indonesia, bagian dari Sea Group (Singapura) yang juga menaungi Shopee.

  • Didirikan sekitar November 2015, ShopeePay memperoleh lisensi e-money dari Bank Indonesia pada 8 Agustus 2018.
  • Resmi diluncurkan pada November 2018, ShopeePay tumbuh pesat lewat strategi promo cashback dan gratis ongkir di aplikasi Shopee.
  • Riset TAM mencatat ShopeePay memiliki indeks minat penggunaan tertinggi (85,6%) dan perceived ease of use (88,5%) dibanding pesaingnya.
  • Dari sisi pasar, ShopeePay menduduki posisi kedua setelah OVO dengan pangsa 15,6%.

LinkAja: Kolaborasi BUMN

LinkAja diluncurkan oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) pada 30 Juni 2019. Perusahaan ini merupakan hasil konsorsium BUMN, termasuk Telkomsel, Bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN), Pertamina, Jiwasraya, dan Danareksa.

  • Layanan ini lahir dari transformasi T-Cash milik Telkomsel yang sudah ada sejak 2007.
  • Survei mahasiswa mencatat 96,15% responden mengetahui LinkAja, meski tingkat penggunaan lebih rendah dibanding OVO dan GoPay.
  • Laporan industri menempatkan LinkAja pada pangsa pasar 13,9%, menjadikannya pemain kelima terbesar di Indonesia.

Kesimpulan

Lima e-wallet paling banyak digunakan orang Indonesia adalah OVO, GoPay, DANA, ShopeePay, dan LinkAja.

  • OVO mendominasi pasar dengan pangsa terbesar.
  • GoPay populer berkat integrasi dengan Gojek.
  • DANA berkembang cepat sejak 2018.
  • ShopeePay unggul dalam promo dan minat pengguna.
  • LinkAja hadir sebagai sinergi BUMN dengan kekuatan di layanan publik.

Tren ini memperlihatkan pergeseran nyata masyarakat Indonesia menuju transaksi digital yang lebih cepat, aman, dan efisien.

Referensi

  1. ResearchGate โ€“ Indonesian Student Perception in Digital Payment
  2. ResearchGate โ€“ Classifying Users of Indonesiaโ€™s Top Five E-Wallet Services with MCA
  3. Repository IT Telkom โ€“ Technology Acceptance Model Study
  4. DailySocial โ€“ OVO Leads Indonesia Mobile Wallet Market
  5. GoodStats โ€“ Populix Survey on Digital Wallet Usage
  6. Wikipedia โ€“ OVO (PT Visionet Internasional)
  7. Wikipedia & Katadata โ€“ GoPay / PT Dompet Anak Bangsa
  8. Wikipedia โ€“ DANA (PT Espay Debit Indonesia Koe)
  9. Fintech.id โ€“ ShopeePay (PT AirPay International Indonesia)
  10. LinkAja Resmi Meluncur โ€“ linkaja.id

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referal Kredivo Mei 2026 Bisa Dapat Bonus 125.000 Points Cepat Acc

Kode Referal Kredivo Mei 2026 Bisa Dapat Bonus 125.000 Points Cepat Acc

Kunjungi Artikel