JAKARTA, Suratkami.com – Jurusan paling dicari perusahaan 2026 menjadi sorotan setelah National Association of Colleges and Employers (NACE) merilis hasil survei terbaru terkait rencana perekrutan lulusan sarjana tahun depan. Laporan tersebut memberi gambaran jelas bidang studi mana yang memiliki prospek kerja paling menjanjikan.
Survei bertajuk Winter 2026 Salary Survey itu mengumpulkan tanggapan dari 150 perusahaan anggota. Pengumpulan data dilakukan pada 8 Oktober hingga 30 November 2025. Fokusnya adalah rencana perekrutan lulusan sarjana tahun 2026 serta proyeksi gaji awal yang ditawarkan.
Hasilnya menunjukkan bahwa sejumlah program studi masih menjadi favorit perusahaan. Bidang keuangan, teknik, hingga teknologi informasi tetap mendominasi kebutuhan pasar tenaga kerja global.
Jurusan Paling Dicari Perusahaan 2026
Mengutip laporan yang juga diberitakan oleh pada Kamis (19/2/2026), berikut daftar jurusan paling diminati perusahaan berdasarkan persentase kebutuhan perekrutan:
- Keuangan: 61,3 persen
- Teknik Mesin: 61,3 persen
- Ilmu Komputer: 60 persen
- Akuntansi: 58,7 persen
- Administrasi/Manajemen Bisnis: 58,7 persen
- Teknik Elektro: 51,3 persen
- Ilmu dan Sistem Informasi: 48 persen
- Logistik/Rantai Pasokan: 44,7 persen
- Pemasaran: 44 persen
- Sumber Daya Manusia: 40 persen
Data tersebut menegaskan bahwa bidang bisnis dan teknologi masih menjadi tulang punggung kebutuhan tenaga kerja. Program studi seperti computer science, engineering, dan finance tetap menjadi pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin cepat terserap dunia kerja.
Selain itu, jurusan berbasis analisis data dan sistem informasi juga mengalami peningkatan minat. Perusahaan membutuhkan talenta yang mampu mengelola transformasi digital dan efisiensi operasional.
Tantangan Lulusan Baru di Pasar Kerja
Meski jurusan paling dicari perusahaan 2026 sudah terpetakan, lulusan baru tetap menghadapi tantangan. Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat menunjukkan ekonomi Amerika Serikat hanya menambah 181.000 pekerjaan sepanjang 2025.
Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan 1,46 juta pekerjaan pada 2024. Perlambatan ini berdampak pada kebijakan perekrutan, terutama untuk posisi entry level atau tingkat pemula.
Perusahaan teknologi pendidikan Cengage Group dalam Graduate Employability Report menyebut kondisi pasar kerja saat ini sebagai yang paling menantang dalam lima tahun terakhir untuk lulusan baru.
Hanya sekitar 30 persen lulusan yang memperoleh pekerjaan sesuai dengan bidang studi mereka. Lebih dari 75 persen perusahaan melaporkan merekrut jumlah karyawan tingkat pemula yang sama atau bahkan lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.
Situasi ini menegaskan bahwa memilih jurusan kuliah dengan prospek kerja cerah menjadi langkah penting, namun tetap perlu diimbangi dengan keterampilan tambahan, pengalaman magang, dan kemampuan adaptasi.
Proyeksi Gaji Lulusan 2026
Laporan NACE juga menyoroti peningkatan proyeksi gaji awal bagi sebagian besar bidang studi. Jurusan seperti ilmu komputer, teknik, matematika dan statistik, bisnis, pertanian dan sumber daya alam, serta komunikasi menunjukkan kenaikan estimasi gaji dibanding tahun sebelumnya.
Kabar ini menjadi sinyal positif bagi calon mahasiswa yang mempertimbangkan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Prospek pendapatan yang meningkat menjadi daya tarik tambahan selain peluang kerja yang luas.
Namun, ada satu catatan penting. Bidang ilmu sosial diproyeksikan mengalami penurunan gaji awal pada 2026. Ini menjadi pertama kalinya terjadi penurunan sejak 2025.
Perubahan tren ini menunjukkan dinamika pasar tenaga kerja yang terus bergerak mengikuti kebutuhan industri dan perkembangan ekonomi global.
Strategi Memilih Jurusan dengan Prospek Cerah
Agar tidak salah langkah, calon mahasiswa dapat mempertimbangkan beberapa hal berikut:
- Melihat tren jurusan paling dibutuhkan perusahaan dalam lima tahun terakhir.
- Memperhatikan perkembangan industri digital dan otomasi.
- Menyesuaikan minat pribadi dengan kebutuhan pasar kerja.
- Mengembangkan keterampilan tambahan seperti komunikasi dan analisis data.
- Aktif mengikuti program magang atau pelatihan profesional.
Dengan strategi tersebut, peluang untuk masuk ke dunia kerja akan semakin terbuka. Kombinasi antara pilihan program studi yang tepat dan kesiapan kompetensi menjadi kunci utama.
Kesimpulan
Jurusan paling dicari perusahaan 2026 masih didominasi bidang keuangan, teknik, dan teknologi informasi. Survei NACE menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di sektor tersebut tetap tinggi, meski pasar kerja global sedang mengalami perlambatan.
Calon mahasiswa perlu cermat membaca tren dan mempersiapkan diri sejak awal. Memilih jurusan dengan prospek kerja menjanjikan harus dibarengi dengan peningkatan keterampilan agar mampu bersaing di pasar tenaga kerja yang semakin ketat.
FAQ
1. Apa jurusan paling dicari perusahaan 2026?
Bidang keuangan, teknik mesin, dan ilmu komputer menempati posisi teratas berdasarkan survei NACE.
2. Apakah peluang kerja lulusan baru menurun?
Ya, data menunjukkan perekrutan tingkat pemula mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
3. Apakah semua jurusan mengalami kenaikan gaji?
Sebagian besar mengalami kenaikan proyeksi gaji awal, kecuali bidang ilmu sosial yang diperkirakan menurun.
4. Bagaimana cara meningkatkan peluang kerja setelah lulus?
Dengan memilih jurusan strategis, memperbanyak pengalaman magang, serta mengembangkan keterampilan tambahan yang relevan dengan industri.





