Suratkami.com, China – Robot humanoid Mornine M1 resmi dijual massal oleh AiMoga, anak usaha Chery, dengan harga mulai 285.800 yuan atau sekitar Rp 716 jutaan. Kehadiran robot humanoid ini menjadi salah satu langkah besar industri otomotif yang kini mulai merambah dunia robotika.
Penjualan Mornine M1 dilakukan secara daring melalui toko resmi AiMoga Intelligent Robot di JD.com mulai April 2026. Robot tersebut diproyeksikan mulai tersedia untuk konsumen pada akhir Mei mendatang.
Tak hanya menjual robot humanoid, AiMoga juga menawarkan robot anjing bernama Argos X1 dengan harga 15.800 yuan atau sekitar Rp 39 jutaan. Produk ini dipasarkan sebagai alternatif robot pendamping dengan fungsi lebih sederhana.
Robot Humanoid Mornine M1 Mulai Dijual
Mornine M1 menjadi salah satu robot humanoid pertama yang dijual secara terbuka oleh produsen otomotif besar. Chery melalui AiMoga mencoba memperluas bisnisnya dari kendaraan listrik ke sektor kecerdasan buatan dan robot cerdas.
Robot ini dibanderol 285.800 yuan atau sekitar 41.400 dolar AS. Angka tersebut tergolong lebih murah dibanding sejumlah robot humanoid lain yang masih berada di tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara luas. Unit pertama dijadwalkan tersedia setelah 23 Mei 2026.
Selain Mornine M1, AiMoga juga menjual robot anjing Argos X1 yang dipasarkan seharga 15.800 yuan. Produk ini diperkirakan mulai tersedia pada awal Mei 2026.
Spesifikasi Robot Mornine M1
Mornine M1 hadir dengan ukuran tubuh menyerupai manusia dewasa. Robot ini memiliki tinggi 167 cm dan bobot 70 kg. Untuk mendukung pergerakannya, M1 dibekali 40 derajat kebebasan gerak di seluruh tubuh.
Kecepatan berjalan robot ini mencapai 1 meter per detik. Sementara pada bagian lengan, robot mampu membawa beban hingga 1,5 kg. Meski belum dirancang untuk pekerjaan berat, kemampuan tersebut cukup untuk mendukung berbagai aktivitas ringan di lingkungan komersial.
Dari sisi sumber daya, Mornine M1 menggunakan baterai 0,7 kWh yang dapat bertahan hingga dua jam dalam kondisi penuh. Daya tahan tersebut dianggap cukup untuk kebutuhan demonstrasi, pelayanan, maupun interaksi singkat dengan pelanggan.
Dibekali Sensor dan Fitur Canggih
Untuk mendukung navigasi dan interaksi, Mornine M1 dilengkapi berbagai sensor modern. Beberapa di antaranya meliputi:
- Sensor 3D LiDAR
- Dua kamera depth
- Satu kamera wide-angle
- Empat radar ultrasonik
Berkat sensor tersebut, robot humanoid ini dapat mengenali lingkungan sekitar, bergerak secara mandiri, dan berinteraksi dengan manusia.
Mornine M1 juga mampu melakukan operasi dua tangan, membuka pintu mobil otomatis, hingga dikendalikan dari jarak jauh menggunakan perangkat virtual reality atau VR. Kemampuan ini membuat robot berpotensi digunakan sebagai petugas resepsionis, sales, pemandu pengunjung, hingga asisten pelatihan.
Chery Bangun Jaringan Distribusi Robot
AiMoga tidak hanya mengandalkan penjualan online. Perusahaan juga mulai membangun jaringan distribusi offline dengan memanfaatkan dealer mobil Chery.
Skema distribusi yang disiapkan mencakup toko khusus robot, dealer 4S, hingga experience store di pusat perbelanjaan. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan opsi pembelian fleksibel seperti cicilan dan leasing agar robot humanoid lebih mudah dijangkau konsumen.
Strategi ini menunjukkan bahwa Chery melihat robot humanoid bukan sekadar produk pameran, tetapi sebagai pasar baru yang berpotensi berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Industri Robot Humanoid Diprediksi Tumbuh Pesat
Langkah Chery masuk ke bisnis robot humanoid sejalan dengan tren global yang mulai berkembang pesat. Banyak produsen otomotif dan teknologi kini melihat robot sebagai peluang bisnis baru karena memiliki kesamaan teknologi dengan mobil listrik, seperti baterai, sensor, dan perangkat lunak.
Laporan TrendForce menyebut industri robot humanoid global akan memasuki fase komersialisasi penting pada paruh kedua 2026. China diperkirakan menjadi pemain dominan dengan pertumbuhan produksi mencapai 94 persen secara tahunan. Perusahaan seperti Unitree Robotics dan AgiBot diprediksi menguasai sebagian besar pasar.
Dalam beberapa bulan terakhir, robot humanoid buatan China juga semakin sering muncul di berbagai acara besar, termasuk festival televisi nasional dan pameran teknologi. Hal ini memperlihatkan bahwa robot cerdas mulai beralih dari sekadar konsep futuristis menjadi produk yang siap digunakan di kehidupan sehari-hari.
Dengan harga yang mulai lebih terjangkau dan teknologi yang terus berkembang, robot humanoid seperti Mornine M1 berpotensi menjadi bagian penting dari aktivitas manusia di masa depan.





