RATU Genjot Akuisisi Aset Migas, Didukung Investor Kuat

Dwi Prakoso

Suratkami.com – Jakarta – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mempercepat langkah akuisisi aset migas sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis yang didukung kuat oleh investor.

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) terus memperkuat strategi ekspansi melalui akuisisi aset migas baru di tengah momentum positif dukungan investor. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus memperkokoh peran perusahaan di sektor energi nasional.

Perusahaan energi tersebut memanfaatkan peluang dari tingginya minat investor terhadap instrumen pendanaan yang diterbitkan baru-baru ini. Dengan dukungan finansial yang solid, RATU semakin leluasa dalam mengembangkan portofolio aset hulu migas, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.

Selain itu, upaya ekspansi ini juga sejalan dengan komitmen RATU dalam mendukung ketahanan energi nasional. Perseroan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui kombinasi strategi akuisisi dan pengelolaan aset yang efisien.

Strategi Akuisisi Aset Migas Dipercepat

Presiden Direktur RATU, Sumantri Suwarno, menegaskan bahwa perusahaan akan meningkatkan intensitas akuisisi aset migas baru. Hal ini didorong oleh keberhasilan penerbitan obligasi dan sukuk yang mendapat respons luar biasa dari investor.

Menurutnya, RATU tidak hanya mengandalkan satu sumber pendanaan. Perseroan juga memiliki fleksibilitas melalui fasilitas perbankan serta opsi penerbitan saham baru untuk mendukung ekspansi bisnis.

Saat ini, RATU tengah mengevaluasi sejumlah aset migas potensial, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Evaluasi tersebut dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan parameter investasi yang ketat.

Jika memenuhi kriteria, perusahaan berpotensi menandatangani satu hingga dua perjanjian pembelian bersyarat dalam waktu dekat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi anorganik yang terus diperkuat.

Kinerja Keuangan Tumbuh Positif

Kinerja RATU juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Tepat setahun setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Januari 2025, perusahaan mencatat pertumbuhan laba sebesar 10 persen.

Laba bersih RATU tercatat mencapai USD 15,26 juta pada tahun 2025. Pencapaian ini diraih di tengah upaya efisiensi operasional yang dilakukan secara konsisten dan terukur.

Pertumbuhan kinerja ini menjadi indikator bahwa strategi bisnis yang dijalankan perusahaan berada di jalur yang tepat. Efisiensi dan optimalisasi aset menjadi kunci utama dalam menjaga profitabilitas.

Akuisisi Internasional Perkuat Portofolio

Dari sisi pengembangan bisnis, RATU berhasil memenangkan tender internasional atas penjualan 100 persen saham SMS Development Limited (SMSD). Perusahaan tersebut memiliki 20 persen kepemilikan di Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).

HCML sendiri merupakan operator Blok Madura Strait yang memiliki potensi besar di sektor hulu migas. Akuisisi ini semakin memperkuat posisi RATU sebagai perusahaan investasi energi yang aktif melakukan ekspansi global.

Langkah ini juga menunjukkan keseriusan RATU dalam memperluas jangkauan bisnis di pasar internasional. Dengan portofolio yang semakin kuat, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham.

Dukungan Investor Semakin Solid

Dari sisi pendanaan, RATU mencatat pencapaian signifikan melalui penerbitan Obligasi I dan Sukuk Wakalah I Tahun 2026 senilai Rp800 miliar. Instrumen ini mendapatkan respons luar biasa dari pasar.

Total permintaan investor mencapai Rp5,46 triliun atau mengalami kelebihan permintaan hingga 6,8 kali. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap fundamental dan prospek jangka panjang RATU.

Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi perusahaan untuk melanjutkan ekspansi aset migas secara agresif namun tetap terukur. Dukungan investor juga memperkuat posisi RATU di pasar modal.

Prospek dan Strategi Ke Depan

Ke depan, RATU akan terus mengoptimalkan struktur pendanaan melalui berbagai instrumen, mulai dari obligasi, sukuk, hingga fasilitas kredit perbankan. Perseroan juga membuka peluang pendanaan melalui pasar modal.

Strategi ini bertujuan untuk menjaga fleksibilitas keuangan sekaligus mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan. Meski agresif, RATU tetap menempatkan manajemen risiko sebagai prioritas utama.

Dengan kombinasi strategi akuisisi aset migas dan penguatan pendanaan, RATU optimistis dapat terus tumbuh dan berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Langkah ekspansi ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam sektor energi global, seiring meningkatnya kebutuhan energi di masa depan.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral Nanovest Terbaru Mei 2026: Peluang Cuan dari Investasi Digital

Kode Referral Nanovest Terbaru Mei 2026: Peluang Cuan dari Investasi Digital

Kunjungi Artikel