Suratkami.com, Lampung – Pengukuhan Guru Besar Hasan Basri menjadi momen penting yang digelar Universitas Tulang Bawang dalam prosesi akademik yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Acara ini dihadiri berbagai tokoh penting dari dunia pendidikan hingga pemerintahan daerah. Kehadiran para tamu undangan menambah suasana resmi dan sarat penghormatan terhadap pencapaian akademik tertinggi tersebut.
Selain itu, pengukuhan ini menjadi simbol pengakuan atas dedikasi panjang Prof. Dr. Hasan Basri, S.Sos., M.Si dalam dunia pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang komunikasi.
Prosesi Khidmat Pengukuhan Guru Besar Hasan Basri
Pengukuhan Guru Besar Hasan Basri berlangsung di lingkungan Universitas Tulang Bawang dengan tata acara akademik yang tertata rapi. Para peserta hadir dengan penuh antusias, mencerminkan penghargaan terhadap capaian akademik yang diraih.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc, Asisten Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Lampung dr. H. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM, serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan Dr. Agus Nompitu, S.E., M.T.P.
Selain itu, hadir pula Plt. Kepala Dinas Pariwisata Ir. Tony Ferdinansyah, S.T., M.T., serta para rektor dari berbagai universitas di Bandar Lampung. Ketua APTISI Lampung Dr. Ir. H. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc juga terlihat mengikuti jalannya acara.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan luas terhadap penguatan kualitas pendidikan tinggi di daerah. Sementara itu, suasana prosesi berlangsung tertib dan penuh rasa hormat.
Orasi Ilmiah: Komunikasi Kesehatan di Era Digital
Dalam pengukuhan tersebut, Prof. Dr. Hasan Basri, S.Sos., M.Si menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Meneguhkan Komunikasi Kesehatan di Era Digital.” Orasi ini menjadi sorotan utama dalam acara tersebut.
Beliau menekankan bahwa komunikasi kesehatan memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat modern. Namun, di era digital saat ini, penyebaran informasi sering kali tidak terkontrol.
Karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang efektif agar pesan kesehatan dapat diterima dengan benar. Selain itu, masyarakat juga perlu dibekali literasi digital agar mampu memilah informasi yang akurat.
Tantangan dan Peluang Era Digital
Dalam paparannya, Prof. Hasan Basri juga menyoroti berbagai tantangan yang muncul akibat derasnya arus informasi digital.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
- Informasi kesehatan mudah tersebar, namun tidak semuanya valid
- Masyarakat rentan terhadap hoaks kesehatan
- Media digital membuka peluang edukasi yang lebih luas
- Perlu kolaborasi antara akademisi dan pemerintah
Meskipun begitu, era digital juga menghadirkan peluang besar. Informasi kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih cepat dan luas jika dikelola dengan baik.
Pesan LLDIKTI tentang Tanggung Jawab Guru Besar
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah II menyampaikan bahwa jabatan Guru Besar merupakan capaian tertinggi dalam karier akademik seorang dosen.
Namun demikian, capaian tersebut bukanlah akhir dari perjalanan. Sebaliknya, posisi ini membawa tanggung jawab besar dalam menjaga integritas akademik dan menjadi teladan.
Selain itu, Guru Besar diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Mereka juga memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, LLDIKTI juga mendorong civitas akademika Universitas Tulang Bawang untuk terus berkembang. Transformasi menuju kampus yang berdampak dinilai menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan global.
Komitmen Kampus untuk Pendidikan Berkualitas
Pengukuhan Guru Besar Hasan Basri menjadi momentum penting bagi Universitas Tulang Bawang dalam memperkuat komitmen terhadap kualitas pendidikan tinggi.
Kampus diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat harus terus ditingkatkan.
Di sisi lain, pengukuhan ini juga menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Capaian Guru Besar menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja keras dapat menghasilkan prestasi tinggi.
Karena itu, Universitas Tulang Bawang berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sumber daya manusia. Langkah ini sejalan dengan upaya pembangunan daerah dan nasional melalui pendidikan.
Momentum ini sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi dan perubahan sosial. Dengan demikian, kontribusi nyata bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.





