BYD Flash Charging Hadir, Ini Bedanya dengan Fast Charging

Japur Ganteng

BYD Flash Charging Hadir, Ini Bedanya dengan Fast Charging
Ilustrasi: BYD Flash Charging

Suratkami.com – Jakarta, BYD Flash Charging menghadirkan teknologi pengisian daya mobil listrik dengan kemampuan hingga 1.500 kilowatt (kW). Teknologi ini menawarkan kapasitas daya jauh lebih besar dibandingkan sistem fast charging yang umum digunakan.

BYD memadukan teknologi tersebut dengan Blade Battery generasi kedua. Pengembangan ini bertujuan memangkas waktu tunggu saat pengguna mengisi baterai kendaraan listrik.

Namun, angka 1.500 kW tidak berarti setiap mobil otomatis menerima daya sebesar itu. Kemampuan pengisian tetap mengikuti batas kendaraan, baterai, sistem kelistrikan, serta kemampuan infrastruktur yang terhubung.

BYD Flash Charging Bukan Sekadar Fast Charging

Pada dasarnya, fast charging menggunakan arus searah atau DC dengan daya lebih tinggi daripada pengisian melalui AC. Sistem tersebut membantu kendaraan mengisi baterai dalam waktu lebih singkat.

Sementara itu, BYD merancang Flash Charging untuk menangani daya yang jauh lebih besar. Sistem ini memakai charger dengan output single connector hingga 1.500 kW.

Selain itu, teknologi tersebut memiliki tegangan DC maksimum 1.000 volt. Sistemnya juga mendukung kapasitas input hingga 2.100 kW untuk membantu manajemen beban jaringan listrik.

Karena itu, perbedaan utama terletak pada kemampuan infrastruktur pengisian. Fast charging mengacu pada pengisian DC berdaya tinggi, sedangkan Flash Charging menawarkan kapasitas daya yang jauh lebih besar.

Pengisian 10 Persen hingga 70 Persen Sekitar Lima Menit

BYD mengklaim Flash Charging mampu memangkas waktu pengisian secara signifikan. Kendaraan yang mendukung teknologi tersebut dapat mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen dalam waktu sekitar lima menit.

Kemudian, pengisian hingga 97 persen membutuhkan waktu sekitar sembilan menit. Angka tersebut menunjukkan fokus teknologi Flash Charging pada pengurangan waktu kendaraan berada di stasiun pengisian.

Namun, hasil pengisian tidak hanya bergantung pada kemampuan charger. Spesifikasi kendaraan dan baterai juga menentukan daya yang dapat diterima selama proses pengisian.

Dengan demikian, pemilik mobil tetap perlu melihat kemampuan sistem pengisian kendaraan. Infrastruktur berkapasitas besar tidak otomatis membuat seluruh mobil menerima daya maksimum 1.500 kW.

Suhu Ekstrem Tetap Menjadi Perhatian

BYD juga menyebut Flash Charging tetap mampu bekerja pada kondisi suhu ekstrem. Pada suhu minus 30 derajat Celsius, proses pengisian dari 20 persen hingga 97 persen hanya bertambah sekitar tiga menit dibandingkan kondisi suhu normal.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa performa pengisian menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan teknologi baterai kendaraan listrik. Terlebih lagi, suhu lingkungan dapat memengaruhi proses pengisian baterai.

Selain kemampuan charger, sistem kendaraan harus mengelola daya dan kondisi baterai selama proses berlangsung. Karena itu, teknologi pengisian berdaya tinggi membutuhkan dukungan dari seluruh sistem kendaraan.

Daya 1.500 kW Bukan Daya yang Selalu Masuk ke Mobil

Angka 1.500 kW pada Flash Charging menunjukkan kemampuan maksimum infrastruktur pengisian. Nilai tersebut tidak menjadi jaminan bahwa kendaraan akan menerima daya sebesar itu setiap saat.

Kemampuan mobil, baterai, dan sistem kelistrikan menentukan batas daya yang dapat diterima. Selain itu, kondisi baterai juga dapat memengaruhi proses pengisian pada waktu tertentu.

Oleh karena itu, pengguna perlu membedakan kapasitas charger dengan kemampuan pengisian kendaraan. Charger berdaya besar memberikan dukungan infrastruktur, sedangkan kendaraan menentukan seberapa besar daya yang dapat diterima.

Dengan pendekatan tersebut, Flash Charging menunjukkan arah perkembangan teknologi pengisian mobil listrik menuju waktu pengisian yang semakin singkat. Namun, manfaat maksimalnya tetap bergantung pada kecocokan antara charger dan kendaraan.

Editor:

Japur Ganteng

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral NeoBank September 2026 Terbaru: Bonus, Cara Daftar, dan Tips Buka Rekening

Kode Referral NeoBank September 2026 Terbaru: Bonus, Cara Daftar, dan Tips Buka Rekening

Kunjungi Artikel