Suratkami.com – Jakarta – 10 saham dengan peningkatan jumlah investor terbanyak April 2026 menjadi perhatian pelaku pasar. Data terbaru dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan minat investor ritel masih tinggi terhadap sejumlah emiten, baik dari sektor konsumsi, perbankan, properti, hingga energi.
Peningkatan jumlah investor menjadi salah satu indikator penting untuk melihat daya tarik sebuah saham. Semakin banyak investor baru yang masuk, semakin besar pula perhatian pasar terhadap emiten tersebut.
Sepanjang April 2026, saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) tampil sebagai emiten dengan pertumbuhan investor paling signifikan. Sementara itu, saham-saham bank besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI juga tetap menjadi favorit investor domestik.
TAYS Pimpin 10 Saham dengan Peningkatan Jumlah Investor Terbanyak April 2026
Berdasarkan data BEI, PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) mencatat penambahan 49.701 akun investor hanya dalam satu bulan. Angka tersebut melonjak 1.102 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Dalam tiga bulan terakhir, jumlah investor TAYS bertambah 48.563 akun. Persentase pertumbuhannya mencapai 859,98 persen. Lonjakan ini menjadikan TAYS sebagai saham dengan peningkatan investor tertinggi sepanjang April 2026.
Kinerja tersebut menunjukkan bahwa saham berkapitalisasi kecil pun dapat menarik perhatian besar dari investor ritel. Selain itu, pergerakan harga saham yang aktif sering kali menjadi faktor pendorong meningkatnya jumlah investor.
BBCA dan BMRI Tetap Jadi Favorit Investor
Di posisi kedua dalam daftar 10 saham dengan peningkatan jumlah investor terbanyak April 2026 adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Saham bank swasta terbesar di Indonesia ini mencatat tambahan 46.510 akun investor, atau naik 6,51 persen dalam sebulan.
Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menempati posisi ketiga. Saham ini memperoleh tambahan 26.408 investor baru, setara pertumbuhan 9,36 persen.
Total jumlah investor BMRI hingga akhir April 2026 mencapai 308.605 akun. Capaian ini menegaskan bahwa saham sektor perbankan masih menjadi pilihan utama karena fundamental yang dinilai solid.
Saham Perbankan Masih Mendominasi
Selain BBCA dan BMRI, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga masuk dalam daftar dengan tambahan 18.649 investor. Hal ini menunjukkan sektor perbankan tetap memiliki daya tarik tinggi di tengah dinamika pasar modal.
Daftar 10 Saham dengan Peningkatan Jumlah Investor Terbanyak April 2026
Berikut daftar lengkap saham dengan pertumbuhan investor tertinggi berdasarkan data BEI:
- PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS): +49.701 investor
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): +46.510 investor
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): +26.408 investor
- PT DMS Propertindo Tbk (KOTA): +22.780 investor
- PT Black Diamond Resources Tbk (COAL): +21.485 investor
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): +18.649 investor
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): +15.500 investor
- PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI): +14.865 investor
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): +12.071 investor
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): +11.466 investor
Saham PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) mencatat pertumbuhan investor sebesar 144,10 persen. Total jumlah investornya mencapai 38.588 Single Investor Identification (SID) hingga April 2026.
Di sisi lain, PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) berhasil menarik 21.485 investor baru. Pertumbuhan tersebut setara dengan kenaikan 41,79 persen dalam satu bulan.
KBAG dan ANTM Catat Penurunan Jumlah Investor
Tidak semua saham mengalami peningkatan. PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) justru mencatat penurunan jumlah investor terdalam pada April 2026.
Sebanyak 25.487 investor melepas kepemilikan saham KBAG. Jumlah itu setara penurunan sebesar 89,95 persen dalam satu bulan.
Sementara itu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga mengalami penurunan investor. Sebanyak 22.423 investor keluar dari saham tersebut, atau turun 9,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Apa Arti Lonjakan Jumlah Investor?
Peningkatan jumlah investor biasanya mencerminkan tingginya minat pasar terhadap suatu emiten. Namun, kenaikan ini tidak selalu berarti fundamental perusahaan membaik.
Investor tetap perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Kinerja keuangan perusahaan
- Prospek bisnis jangka panjang
- Likuiditas saham
- Valuasi perusahaan
- Risiko volatilitas harga
Karena itu, meskipun sebuah saham masuk dalam daftar 10 saham dengan peningkatan jumlah investor terbanyak April 2026, keputusan investasi tetap harus didasarkan pada analisis yang matang.
Data BEI menunjukkan bahwa minat investor ritel terhadap pasar saham Indonesia masih kuat. Selain saham-saham unggulan, emiten lapis kedua dan ketiga juga mampu menarik perhatian besar sepanjang April 2026.





