10 Saham dengan Penurunan Jumlah Investor Terdalam April 2026

Dwi Prakoso

10 Saham dengan Penurunan Jumlah Investor Terdalam April 2026

Suratkami.com – Jakarta – Saham dengan penurunan jumlah investor terdalam April 2026 menjadi perhatian pelaku pasar setelah data terbaru menunjukkan banyak investor melepas kepemilikan mereka di sejumlah emiten. Perubahan ini mencerminkan dinamika minat investor di Bursa Efek Indonesia sepanjang bulan lalu.

Pada April 2026, PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) mencatat penurunan jumlah investor paling besar. Sebanyak 25.487 akun investor keluar dari saham tersebut. Jumlah itu setara dengan penurunan hingga 89,95 persen hanya dalam satu bulan.

Selain KBAG, sejumlah saham berkapitalisasi besar juga mengalami penyusutan jumlah investor. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) masuk dalam daftar teratas. Data ini menunjukkan adanya rotasi portofolio di tengah perubahan sentimen pasar.

KBAG Pimpin Saham dengan Penurunan Jumlah Investor Terdalam April 2026

KBAG menjadi emiten dengan penurunan investor paling tajam sepanjang April 2026. Hampir seluruh investor ritel yang sebelumnya memegang saham ini memilih keluar dari pasar.

Penurunan 89,95 persen tersebut tergolong sangat besar. Kondisi ini menandakan perubahan signifikan terhadap minat investor terhadap saham KBAG.

Di posisi kedua, ANTM kehilangan 22.423 investor. Meski secara persentase hanya turun 9,32 persen, jumlah tersebut tetap menjadi salah satu yang terbesar di Bursa.

Sementara itu, BULL berada di urutan ketiga. Sebanyak 17.841 investor menjual saham perusahaan pelayaran tersebut. Jumlah itu setara dengan penurunan 21,64 persen dalam sebulan.

Daftar 10 Saham dengan Penurunan Jumlah Investor Terdalam April 2026

Berikut daftar lengkap saham dengan penurunan jumlah investor terdalam April 2026:

  • PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG): 25.487 investor
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): 22.423 investor
  • PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL): 17.841 investor
  • PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA): 12.537 investor
  • PT Archi Indonesia Tbk (ARCI): 11.309 investor
  • PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI): 9.962 investor
  • PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA): 7.795 investor
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): 7.533 investor
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): 6.782 investor
  • PT GTS Internasional Tbk (GTSI): 6.510 investor

Daftar ini memperlihatkan bahwa penurunan jumlah investor tidak hanya terjadi pada saham lapis kecil, tetapi juga pada emiten besar dari sektor tambang, perbankan, hingga consumer goods.

Selain itu, saham-saham tersebut berasal dari berbagai sektor industri. Hal ini menunjukkan bahwa aksi jual investor terjadi secara luas dan tidak terbatas pada satu sektor tertentu.

Saham Emas Banyak Ditinggalkan Investor

Menariknya, empat saham yang berkaitan dengan komoditas emas masuk dalam 20 besar saham dengan penurunan jumlah investor terdalam April 2026.

Keempat saham tersebut adalah ANTM, ARCI, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).

PSAB dan EMAS Juga Mengalami Penurunan

PSAB kehilangan 6.108 investor. Jumlah itu setara dengan penurunan 17,89 persen dalam satu bulan dan menempatkannya di posisi ke-11.

Sementara itu, EMAS ditinggalkan oleh 3.790 investor. Penurunan tersebut setara dengan penyusutan Single Investor Identification (SID) sebesar 9,84 persen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun emas kerap dianggap sebagai aset aman, sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan atau mengalihkan dana ke instrumen lain.

TAYS dan BBCA Jadi Saham dengan Penambahan Investor Terbesar

Di sisi lain, tidak semua saham mengalami penurunan jumlah investor. Beberapa emiten justru mencatat pertumbuhan investor yang sangat tinggi.

PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) menjadi saham dengan penambahan investor terbesar. Emiten ini memperoleh 49.701 investor baru atau naik 859,98 persen dalam sebulan.

Selanjutnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menambah 46.510 investor baru. Jumlah tersebut setara dengan peningkatan 6,51 persen dibanding bulan sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa minat investor tetap tinggi pada saham tertentu yang dinilai memiliki prospek menarik.

Perubahan Investor Mencerminkan Rotasi Pasar

Pergerakan saham dengan penurunan jumlah investor terdalam April 2026 menggambarkan strategi investor dalam menyesuaikan portofolio.

Sebagian investor memilih keluar dari saham yang dianggap kurang menarik. Namun, sebagian lainnya masuk ke saham yang memiliki momentum pertumbuhan.

Karena itu, data perubahan jumlah investor dapat menjadi indikator penting untuk membaca arah minat pasar. Meski begitu, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan fundamental, valuasi, dan kondisi pasar secara keseluruhan.

Itulah daftar saham dengan penurunan jumlah investor terdalam April 2026, dengan KBAG menjadi emiten yang paling banyak ditinggalkan investor sepanjang periode tersebut.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral Ajaib Terbaru Mei 2026 (Jaya690), Daftar dan Klaim Saham Puluhan Juta

Kode Referral Ajaib Terbaru Mei 2026 (Jaya690), Daftar dan Klaim Saham Puluhan Juta

Kunjungi Artikel