Sabtu, 31 Oktober 2026Surat Kabar Informasi Terkini
SuratKami.com
Surat Kabar Informasi Terkini

One Anker Gabungkan Lini Produk, Perkuat Pasar RI

Oleh Jaya Purnama · Oktober 31, 2026 · 1:29 pm
Dukung
Daftar Isi 3 bagian

Suratkami.com – One Anker menjadi wajah baru ekosistem produk Anker Innovations setelah perusahaan teknologi itu menyatukan sejumlah merek turunannya di bawah satu nama utama. Strategi tersebut diperkenalkan dalam acara peluncuran di Jakarta pada 29 Oktober 2026, bersamaan dengan pengenalan beberapa perangkat baru. Di Indonesia, perusahaan juga menargetkan perluasan jaringan hingga 150 toko ritel dalam tiga tahun ke depan.

Perubahan identitas ini merangkum perjalanan Anker dari produsen perangkat pengisian daya menjadi perusahaan dengan beragam lini teknologi. Selama ini, produk-produknya hadir melalui nama berbeda, termasuk SOLIX untuk power station, eufy untuk perangkat rumah pintar, eufyMake untuk perangkat kreatif, serta soundcore untuk audio. Kini, seluruhnya berada di bawah payung Anker.

Perusahaan menyebut langkah itu sebagai respons terhadap kebutuhan perangkat digital yang semakin terkoneksi. Dengan identitas yang lebih terpadu, Anker ingin menyajikan rangkaian produk personal dan rumah tangga sebagai bagian dari satu ekosistem, bukan sebagai merek-merek yang berdiri sendiri.

One Anker menyatukan lini personal dan rumah

Dalam susunan baru tersebut, perusahaan membagi ekosistem menjadi dua kategori. Anker for You mencakup perangkat untuk kebutuhan personal, sedangkan Anker for Home menaungi produk yang ditujukan bagi rumah tangga. Pembagian ini membantu konsumen melihat cakupan produk berdasarkan kebutuhan penggunaan sehari-hari.

Leon Wu, General Manager Anker Innovations Asia Tenggara, mengatakan perusahaan menyatukan merek-merek yang sebelumnya terpisah ke dalam satu nama utama. Menurutnya, Anker ingin terus berkembang dan menghadirkan inovasi bersama mitra bisnis serta komunitas pengguna. Perusahaan menyatakan produknya telah dipercaya lebih dari 200 juta orang di lebih dari 180 negara.

Wu juga menilai Indonesia memiliki posisi penting dalam perjalanan global perusahaan. Ia menyebut konsumen Indonesia akrab dengan teknologi dan membutuhkan produk yang praktis, dapat diandalkan, serta memberi manfaat nyata dalam keseharian. Karakter tersebut, menurut Wu, membuat pasar Indonesia dinamis.

Penyatuan merek turut mengubah cara perusahaan mengarahkan investasi pemasaran. Anker ingin memusatkan sumber daya di balik satu nama utama, alih-alih membagi perhatian untuk membangun beberapa merek secara terpisah. Pendekatan ini diharapkan membuat identitas perusahaan lebih konsisten saat memperkenalkan berbagai kategori produk kepada konsumen.

Jaringan ritel ditargetkan mencapai 150 toko

Di Indonesia, salah satu fokus bisnis Anker adalah memperluas akses konsumen ke produk secara langsung. Brand Manager Anker Innovations Indonesia Vini Millatina Urfani mengatakan perusahaan saat ini memiliki 70 toko ritel. Anker berharap jumlah tersebut meningkat menjadi 150 toko dalam tiga tahun ke depan.

Vini menjelaskan, penambahan gerai bertujuan mendekatkan perusahaan dengan konsumen. Melalui toko fisik, calon pembeli dapat melihat dan mencoba produk, serta berinteraksi langsung dengannya. Kehadiran ritel ini melengkapi penjualan melalui platform digital, bukan menggantikannya.

Selain memperluas toko, Anker berencana membangun kerja sama dengan merek lokal. Salah satu kolaborasi yang sudah dijalin adalah dengan Issue, merek aksesori yang dikenal di Indonesia. Perusahaan ingin memperluas persepsi konsumen terhadap produknya, sehingga Anker tidak hanya dikaitkan dengan perangkat personal, tetapi juga dengan gaya hidup.

Strategi lokal tersebut berjalan berdampingan dengan pengembangan komunitas pengguna. Salah satunya Anker Baby, komunitas yang bekerja sama dengan para ibu menyusui di Indonesia. Kegiatan komunitas ini juga melibatkan pakar laktasi untuk membantu peserta membahas kendala yang mereka hadapi dan mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan bayi maupun rumah tangga.

Produk baru mencakup audio dan pengisian daya

Dalam acara peluncuran, Anker memperkenalkan Soundcore AeroClip 2 dan MagGo Power Bank 2 Pro. AeroClip 2 merupakan perangkat audio yang dilengkapi chip kecerdasan buatan (AI), sementara MagGo Power Bank 2 Pro membawa teknologi SnapCool built-in. Perusahaan belum menguraikan rincian spesifikasi lain dari kedua produk tersebut dalam pengumuman acara.

Peluncuran itu juga menampilkan produk untuk kebutuhan ibu menyusui, yaitu Anker eufy Pompa ASI Handsfree S2 Pro. Anker menyatakan perangkat tersebut dikembangkan bersama lebih dari 1.000 ibu. Pengembangan bersama pengguna ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menghubungkan kebutuhan komunitas dengan rancangan produk rumah tangga.

Pompa ASI tersebut mengandalkan teknologi VibraPump dengan lima mode stimulasi pijat dan HeatFlow 2.0 yang memberikan kehangatan 360 derajat dengan tujuh tingkat suhu. Brand Manager Baby & Appliances Anker Innovations Indonesia Nanda Yusnita menyebut teknologi itu dapat membantu ibu menghasilkan ASI 35 persen lebih banyak dan membuat waktu memompa 30 persen lebih efektif. Angka tersebut merupakan klaim yang disampaikan perusahaan.

Dengan One Anker, perusahaan menggabungkan penataan merek, pengembangan produk, dan strategi pasar dalam satu arah. Di Indonesia, rencana pembukaan gerai, kolaborasi lokal, serta keterlibatan komunitas menjadi cara untuk menjangkau kebutuhan konsumen secara lebih dekat. Sementara itu, kategori personal dan rumah memberi kerangka bagi konsumen untuk mengenali ragam produk yang kini menggunakan satu nama utama.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.