Ajang Musik CIO ProductionsLabel musik independen asal Cilegon, CIO Productions, tengah menjadi sorotan berkat inovasi kompetisi musik yang belum pernah dilakukan label manapun di dunia: CIO Music Blind Test.
Ini adalah ajang penilaian lagu di mana semua identitas penyanyi dan visual disembunyikan. Responden hanya mengetahui judul lagu dan mendengarkannya—tanpa tahu siapa penyanyinya, siapa penciptanya, atau visual pendukung lainnya. Hanya musik yang bicara.Kompetisi ini dimulai sejak Februari 2025 dan akan berlangsung hingga Januari 2026, dengan total 90 lagu yang dibagi ke dalam 9 grup penyisihan (group stage). Terdiri dari 72 lagu karya talent CIO, serta 18 lagu dari playlist Fresh Finds Indonesia sebagai pembanding.
Namun, hanya lagu-lagu dari CIO yang berhak maju ke babak semifinal dan grand final. Di setiap group stage, hanya 3 lagu terbaik dari CIO yang otomatis lolos, ditambah 1 lagu wildcard untuk setiap tiga grup.
10 Lagu Lolos ke Semifinal
#1 (24 Mei 2025) • Fastowners – Belenggu (Ranking 1 Group Stage #1, 72 poin) • Feby Silviya – Layak Tuk Bahagia (Ranking 2 Group Stage #1, 70 poin) • Fastowners – Cemerlang (Ranking 3 Group Stage #1, 63 poin) • Ana Sajidah – Sedang Merindukanmu (Ranking 4 Group Stage #1, 62 poin – wildcard) • Ayummi – Bahagiaku (Ranking 2 Group Stage #2, 68 poin) • Zen – Dalam Jiwa (Ranking 3 Group Stage #2, 61 poin) • Dhanis Martin – Sampai Kepadamu (Ranking 4 Group Stage #2, 59 poin) • Raisha Pradisti – Sisi Gelapku (Ranking 1 Group Stage #3, 75 poin) • Naza Genoveva – Bidadari Di Sangkar Emas (Ranking 2 Group Stage #3, 74 poin) • Mey Deana – Andaikan Dia Milikku (Ranking 4 Group Stage #3, 58 poin)Sebenarnya ada dua lagu dari Fresh Finds Indonesia yang secara poin memenuhi syarat, namun tidak diloloskan ke semifinal untuk memberi ruang penuh kepada karya-karya internal CIO.
Sistem Penjurian yang NetralSetiap group stage dinilai oleh 10 orang responden acak yang tidak memiliki hubungan atau kenal sama sekali dengan para artis CIO. Mereka direkrut langsung oleh tim lapangan CIO dan mendengarkan lagu dalam format anonim.Untuk babak semifinal, sistem penjurian akan dilakukan oleh 6 responden terbaik dari babak penyisihan—dipilih berdasarkan konsistensi dan kedalaman penilaian—ditambah 4 responden wildcard yang diangkat secara khusus sebagai kurator musik CIO. Ini menciptakan keseimbangan antara penilaian netral dan apresiasi musikal yang lebih mendalam.⸻Tujuan CIO Music Blind TestCIO Music Blind Test bukan sekadar kompetisi internal, melainkan sebuah langkah besar untuk: • Mengenalkan katalog lagu CIO ke publik secara luas, • Menyediakan ruang prestasi yang adil dan bebas bias bagi para talent, • Menguji kekuatan karya musik secara jujur dan objektif langsung dari pendengar, • Menjadi dasar kurasi rilisan yang berdasarkan data nyata, bukan asumsi.
Format ini adalah wujud keberanian CIO untuk membiarkan musik bersuara tanpa topeng—bukan soal siapa yang menyanyi, tapi apa yang mereka sampaikan.Selamat kepada para semifinalis!CIO Music Blind Test masih akan terus berlanjut. Dengan format seunik ini, siapa pun bisa jadi kejutan berikutnya. Dan satu hal yang pasti—masa depan musik lokal sedang ditulis di sini, satu lagu jujur dalam satu langkah.





