Waspada, Kebiasaan Sepele Bisa Bikin CVT Motor Matik Cepat Rusak

Japur SK

Klaten, Suratkami.com – CVT motor matik dikenal sebagai komponen vital yang sensitif. Sayangnya, banyak pengendara belum menyadari bahwa kebiasaan kecil saat berkendara justru bisa membuat CVT cepat aus bahkan jebol. Padahal, dengan perawatan sederhana dan cara pakai yang tepat, usia pakai CVT bisa jauh lebih panjang.

Banyak pengendara motor matik masih sering menarik gas mendadak atau menahan gas saat berhenti di lampu merah. Tindakan ini tanpa disadari membuat komponen CVT seperti v-belt, roller, dan kampas ganda bekerja lebih keras. Akibatnya, kerusakan pun lebih cepat terjadi.

Menurut Gio, pemilik bengkel Giovani Motor di Klaten, karakter CVT memang dirancang untuk pemakaian halus. Bila motor dipakai agresif, hentakan mendadak dapat mempercepat keausan roller dan membuat v-belt cepat longgar. Getaran abnormal yang sering muncul saat awal jalan juga sebaiknya jangan diabaikan karena bisa menjadi tanda awal kerusakan.

Selain itu, kebiasaan menahan gas ketika motor berhenti juga memberi dampak buruk. Kampas ganda akan terus bergesekan, menghasilkan panas berlebih pada CVT. Hal ini serupa dengan kebiasaan menahan gas di tanjakan, yang bisa membuat komponen cepat aus dan boros biaya perawatan.

Penggunaan motor matik untuk mengangkut beban berlebih pun jadi salah satu pemicu kerusakan. CVT harus bekerja ekstra keras sehingga risiko kampas terbakar hingga v-belt putus semakin besar. Kondisi ini jelas membuat performa motor menurun drastis.

Agar CVT tetap awet, perawatan rutin perlu dilakukan. Mulai dari membersihkan debu kampas, mengganti grease, hingga memastikan oli transmisi khusus CVT diganti sesuai jadwal pabrikan. Dengan begitu, risiko kerusakan besar bisa diminimalisir.

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Digipulsa Siap Tampung Order Top Up Game Ramadhan dan Lebaran 2026

Digipulsa Siap Tampung Order Top Up Game Ramadhan dan Lebaran 2026

Kunjungi Artikel