Tulang Bawang Barat โ Suratkami.com โ Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Pondok Modern Al Furqon berlangsung meriah dengan nuansa religius yang mendalam. Tidak hanya berisi lantunan doa dan shalawat, acara ini juga diwarnai dengan berbagai lomba kreatif yang melibatkan santri putra maupun putri. โ
Momentum tahunan ini menjadi wadah bagi para santri untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka, sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dengan mengusung konsep edukatif dan penuh syiar, kegiatan peringatan Maulid Nabi di Al Furqon menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat.
Kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran karakter, di mana santri tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperdalam pemahaman tentang nilai dakwah dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Inilah yang menjadikan peringatan Maulid lebih dari sekadar ritual seremonial, melainkan sarana membentuk generasi berakhlak mulia.
Lomba Sambung Ayat, Menyatukan Santri dengan Al-Qurโan
Acara dimulai dengan Lomba Sambung Ayat Juz 30 di Mushola. Para santri memperlihatkan hafalan Al-Qurโan dengan penuh kekhusyukan. Suasana hening terasa syahdu saat ayat-ayat suci dilantunkan. Lomba ini menjadi simbol bagaimana generasi muda Islam harus menjadikan Al-Qurโan sebagai pedoman hidup, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Kreativitas dalam Lomba Majalah Dinding
Di Bukit Marwah, santri menyalurkan ide dan ekspresi melalui Lomba Majalah Dinding (Mading). Goresan pena, gambar, dan desain kreatif menggambarkan kisah keteladanan Nabi Muhammad. Melalui media sederhana ini, santri menunjukkan bahwa syiar Islam bisa diwujudkan dalam bentuk seni dan tulisan yang inspiratif.
Syiar Lewat Lantunan Nasyid Islami
Malam Ahad menjadi semakin semarak dengan Lomba Nasyid yang menghadirkan lantunan syair Islami dan shalawat. Alunan merdu para santri tidak hanya menghibur, tetapi juga menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Nasyid menjadi sarana dakwah yang lembut dan penuh makna, mengingatkan bahwa Maulid Nabi adalah momen rasa syukur atas hadirnya Rasul sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Lomba Azan, Menjaga Panggilan Suci
Tak kalah menarik, Lomba Azan yang digelar di Aula TK menghadirkan suara merdu para santri. Lantunan panggilan shalat ini mengajarkan pentingnya menjaga syiar Islam, serta menanamkan nilai bahwa shalat adalah tiang agama.
Menumbuhkan Cinta Rasul Lewat Kreativitas
Seluruh rangkaian lomba di Pondok Modern Al Furqon bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H menjadi momentum menanamkan nilai cinta Al-Qurโan, mengembangkan karya dengan semangat dakwah, hingga memperkuat akhlak mulia santri.
Dengan penuh semangat, acara ini membuktikan bahwa peringatan Maulid Nabi bisa menjadi wadah bagi generasi muda Islam untuk berkarya secara kreatif sekaligus religius.





