All-new Mitsubishi Pajero Kembali, Indonesia Menanti Kepastian

Japur Ganteng

All-new Mitsubishi Pajero Kembali, Indonesia Menanti Kepastian
Ilustrasi: all-new Mitsubishi Pajero

Suratkami.com – Jakarta, all-new Mitsubishi Pajero resmi meluncur secara global pada 2 September 2026. Mitsubishi kembali menempatkan nama besar tersebut sebagai model flagship yang menggabungkan kemampuan off-road, kenyamanan, dan prestise.

Peluncuran ini menandai kembalinya Pajero setelah generasi terakhir berhenti diproduksi pada 2021. Mitsubishi tidak sekadar menghidupkan kembali nama tersebut, tetapi juga membawa identitas baru melalui rancangan, teknologi, dan kemampuan berkendara yang lebih modern.

All-new Mitsubishi Pajero Disambut Antusias di Indonesia

Di Indonesia, antusiasme terhadap all-new Mitsubishi Pajero masih terlihat kuat. Pajero memiliki basis pengguna serta sejarah panjang di pasar SUV Tanah Air. Karena itu, kehadiran generasi terbaru tersebut langsung menarik perhatian meski Mitsubishi belum memastikan tanggal peluncurannya di Indonesia.

Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, mengatakan pihaknya menyambut antusiasme konsumen terhadap model tersebut. “Kami menyambut baik antusiasme yang begitu besar terhadap All-new Pajero sejak diperkenalkan secara global di Jepang,” ujar Irwan dalam siaran pers yang dikutip pada 27 September 2026.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia atau MMKSI juga masih mempertimbangkan all-new Mitsubishi Pajero untuk masuk ke dalam lini produknya. Namun, perusahaan belum menyampaikan kepastian mengenai jadwal peluncuran maupun bentuk kehadirannya di pasar Indonesia.

Pajero Baru Mengandalkan Platform Triton

Secara global, Mitsubishi akan memasarkan Pajero terbaru secara bertahap. Thailand diduga menjadi salah satu negara pertama yang menerima model ini karena proses produksinya berlangsung di negara tersebut.

Mitsubishi tetap mempertahankan karakter petualang yang selama ini melekat pada Pajero. SUV ini memakai konstruksi ladder frame berbasis platform Triton. Struktur tersebut menjadi bagian penting dari pendekatan Pajero sebagai kendaraan yang memiliki kemampuan melintasi berbagai medan.

Untuk sektor penggerak, all-new Mitsubishi Pajero menggunakan mesin diesel berkapasitas 2,4 liter. Mesin tersebut menghasilkan torsi maksimum hingga 480 Nm dan bekerja bersama transmisi otomatis delapan percepatan.

Tenaga mesin kemudian disalurkan melalui sistem Super Select 4WD-II. Mitsubishi juga membekali SUV ini dengan teknologi Super-All Wheel Control atau S-AWC. Kombinasi tersebut memperkuat karakter Pajero sebagai SUV dengan kemampuan pengendalian di berbagai kondisi jalan.

Desain Modern dengan Sentuhan Khas Pajero

Mitsubishi tidak hanya mengandalkan nostalgia dalam merancang generasi terbaru ini. Eksterior all-new Pajero memang membawa sejumlah elemen khas Pajero terdahulu, tetapi Mitsubishi mengemasnya dengan proporsi yang lebih modern dan kesan premium.

Pendekatan serupa terlihat pada bagian kabin. Interiornya mendapatkan sentuhan teknologi melalui layar berukuran besar serta sistem multi-meter digital. Sistem tersebut menghidupkan kembali karakter tiga meter ikonik Pajero dalam format yang lebih sesuai dengan kebutuhan kendaraan modern.

Dengan perpaduan konstruksi ladder frame, mesin diesel bertorsi besar, sistem penggerak empat roda, dan kabin berteknologi, Mitsubishi menempatkan Pajero baru sebagai model penting dalam jajaran globalnya. Model ini juga membawa beban untuk meneruskan reputasi Pajero setelah vakum selama beberapa tahun.

Bagi konsumen Indonesia, pertanyaan utamanya kini bukan lagi mengenai kembalinya Pajero. Dunia otomotif sudah mendapatkan jawaban melalui peluncuran global pada September 2026. Perhatian berikutnya tertuju pada keputusan MMKSI untuk membawa SUV tersebut ke pasar Indonesia serta waktu peluncurannya.

Editor:

Japur Ganteng

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Cara Melihat Kode Referral Bank Saqu September 2026 dan Nikmati Promo Pengguna Baru

Cara Melihat Kode Referral Bank Saqu September 2026 dan Nikmati Promo Pengguna Baru

Kunjungi Artikel