Selasa, 3 November 2026Surat Kabar Informasi Terkini
SuratKami.com
Surat Kabar Informasi Terkini

ASUS UGen Arc Pro B70 Perluas AI Lokal di Workstation

Dukung
Daftar Isi 4 bagian

Suratkami.com – ASUS UGen Arc Pro B70 hadir sebagai kartu akselerator untuk menjalankan kecerdasan buatan secara lokal di komputer meja dan stasiun kerja. Perangkat ini membawa memori GDDR6 32GB serta ditujukan untuk mendukung model bahasa besar dan alur kerja multi-agen tanpa harus selalu mengandalkan komputasi awan.

Peralihan pemrosesan AI ke perangkat mandiri membuat kapasitas memori menjadi pertimbangan penting. Terlebih, model yang menangani konteks panjang membutuhkan ruang untuk menyimpan data sementara selama proses berlangsung. ASUS menempatkan kapasitas memori dan opsi perluasan sebagai bagian utama dari solusi ini.

ASUS UGen Arc Pro B70 dan tantangan memori AI

Model bahasa besar tidak hanya membutuhkan kemampuan pemrosesan. Sistem juga harus menyediakan memori yang cukup untuk menampung model dan data konteks yang sedang digunakan. Kebutuhan tersebut meningkat saat pengguna menjalankan penalaran dengan masukan panjang atau beberapa agen dalam satu alur kerja.

Jika memori grafis tidak mencukupi, komputer dapat memindahkan sebagian data ke memori utama. Perpindahan ini menambah hambatan dalam pemrosesan, dan kecepatannya berpotensi turun hingga 90 persen. Karena itu, kapasitas memori yang memadai membantu sistem menghindari pemindahan data yang tidak perlu saat bekerja.

ASUS menyematkan GDDR6 32GB pada UGen Intel Arc Pro B70. Kartu ini juga menggunakan proteksi ECC untuk membantu menjaga keandalan data selama eksekusi. Kombinasi kapasitas dan koreksi kesalahan tersebut ditujukan bagi pengguna yang ingin menjalankan model berskala besar secara lokal dengan stabilitas yang lebih terjaga.

Dalam konfigurasi satu kartu, perangkat ini dapat menangani model bahasa dengan jumlah parameter di bawah 27 miliar. ASUS juga menyebut dukungan konteks hingga 128 ribu token. Kapasitas konteks itu memberi ruang bagi pemrosesan masukan panjang, meski kinerja aktual tetap bergantung pada model, perangkat lunak, dan konfigurasi sistem.

Konfigurasi kartu dapat ditingkatkan

Pengguna yang memerlukan kapasitas lebih besar dapat memasang beberapa kartu. Dua unit dapat menyediakan total memori 64GB, sedangkan konfigurasi empat kartu mencapai 128GB. Dengan pilihan tersebut, pengembangan kapasitas tidak harus dimulai dari susunan terbesar.

Opsi bertahap ini dapat membantu organisasi menyesuaikan infrastruktur dengan kebutuhan kerja. Tim dapat memulai dari satu kartu untuk kebutuhan yang sesuai, kemudian mempertimbangkan penambahan unit saat beban komputasi meningkat. Namun, kapasitas gabungan tidak otomatis menjamin semua model berjalan lebih cepat; penerapan perlu menyesuaikan perangkat lunak serta kebutuhan komputasinya.

Konfigurasi multi-kartu juga membuka ruang bagi penggunaan pada skala perusahaan menengah hingga besar. Misalnya, organisasi bisa mengevaluasi susunan perangkat berdasarkan ukuran model dan panjang konteks yang ingin dijalankan. ASUS tidak mencantumkan angka performa spesifik dalam informasi produk yang tersedia, sehingga pengguna tetap perlu menguji sistem dengan beban kerja mereka sendiri.

Dukungan perangkat lunak untuk penerapan AI

Selain perangkat keras, kompatibilitas perangkat lunak ikut menentukan kemudahan penerapan. ASUS menyatakan kartu ini terintegrasi dengan vLLM, Ollama, dan kerangka kerja PyTorch. Dukungan tersebut memberi pengguna pilihan untuk menyiapkan dan menjalankan alur kerja AI melalui ekosistem yang telah dikenal.

Integrasi dengan sejumlah perangkat lunak itu dapat menyederhanakan proses uji coba maupun penerapan. Pengembang dan tim teknologi bisa memilih alat yang sesuai dengan metode kerja mereka, alih-alih bergantung pada satu alat eksternal tertentu. Meski demikian, organisasi perlu memeriksa versi perangkat lunak dan kebutuhan konfigurasi sebelum mengoperasikan sistem dalam lingkungan produksi.

Menjalankan model di komputer sendiri juga memberi organisasi kendali lebih langsung atas lokasi pemrosesan data. Hal itu relevan bagi sektor seperti keuangan dan kesehatan, yang menangani informasi sensitif. Namun, penggunaan akselerator lokal bukan pengganti seluruh kebijakan keamanan; pengelolaan akses, penyimpanan, dan perlindungan data tetap menjadi tanggung jawab organisasi.

Pertimbangan sebelum beralih dari komputasi awan

Komputasi lokal dapat mengurangi ketergantungan pada layanan awan untuk jenis pekerjaan tertentu. Dalam jangka panjang, pendekatan ini berpotensi menekan biaya operasional, terutama jika pemakaian berlangsung rutin. Besarnya penghematan akan bergantung pada harga perangkat, kebutuhan listrik, perawatan, dan pola penggunaan, sehingga tiap organisasi perlu menghitungnya sendiri.

Di sisi lain, layanan awan dan perangkat lokal menawarkan pertimbangan yang berbeda. Awan dapat memberi fleksibilitas kapasitas, sementara workstation lokal menempatkan pemrosesan lebih dekat dengan pengguna dan data. Karena itu, keputusan tidak cukup didasarkan pada kapasitas memori saja. Organisasi juga perlu mencocokkan ukuran model, volume pekerjaan, kebutuhan keamanan, serta kemampuan mengelola perangkat.

ASUS UGen Intel Arc Pro B70 menawarkan jalur untuk membangun komputasi AI lokal dengan memori 32GB dan opsi ekspansi hingga 128GB melalui empat kartu. Dukungan konteks sampai 128 ribu token serta kompatibilitas dengan beberapa perangkat lunak AI melengkapi pendekatan tersebut. Bagi calon pengguna, langkah berikutnya ialah menguji kecocokan kartu dengan model dan alur kerja yang benar-benar mereka jalankan.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.