suratkami.com – Jakarta, Fitbit Edge dikabarkan menjadi smartband terbaru Google dengan layar oval, GPS internal, dan dukungan untuk iPhone maupun Android. Bocoran foto perangkat ini beredar di internet, sementara laporan yang tersedia menyebut peluncurannya diperkirakan berlangsung pada Oktober 2026. Google belum mengumumkan perangkat tersebut secara resmi.
Perangkat ini disebut-sebut sebagai penerus spiritual lini Fitbit Charge. Google belum memperbarui Charge sejak merilis Charge 6 pada 2023, sehingga Edge diperkirakan mengisi segmen pelacak kebugaran kelas menengah. Jika kabar itu akurat, produk baru ini akan melengkapi jajaran Fitbit yang mencakup Fitbit Air tanpa layar, Fitbit Inspire 3, dan Charge 6.
Fitbit Edge dikabarkan kompatibel dengan iPhone
Salah satu fitur yang menonjol dalam bocoran adalah dukungan lintas platform. Fitbit Edge disebut dapat terhubung dengan perangkat berbasis iOS maupun Android. Kompatibilitas ini berpotensi menarik bagi pemilik iPhone yang ingin menggunakan pelacak kebugaran Google tanpa beralih ke ponsel Android.
Perbandingan dengan Pixel Watch 5 juga muncul dalam laporan. Jam tangan pintar tersebut menggunakan Wear OS dan disebut terbatas untuk pengguna Android, sedangkan Edge dikabarkan mendukung iOS. Namun, Fitbit Edge tidak dirancang sebagai smartwatch penuh. Layar berwarnanya disebut menampilkan notifikasi dan menjalankan sejumlah aplikasi esensial, tetapi tidak memiliki toko aplikasi lengkap.
Layar oval, aplikasi Google, dan fitur olahraga
Bocoran menyebut layar mini Fitbit Edge dapat mendukung Google Maps, YouTube Music, serta fitur Find My Phone. Pengguna juga dikabarkan bisa mengontrol pemutaran media dan musik dari pergelangan tangan. Untuk aktivitas yang lebih kompleks, perangkat tetap bergantung pada smartphone yang terhubung.
Untuk mendukung olahraga, smartband ini disebut memiliki GPS internal, altimeter untuk memantau ketinggian, dan pelacakan otomatis untuk berbagai jenis latihan. Daya tahan baterainya diklaim mencapai tujuh hari dalam sekali pengisian. Angka tersebut masih merupakan informasi yang beredar, bukan spesifikasi yang telah dikonfirmasi Google.
Dari sisi desain, Edge dikabarkan meninggalkan bentuk persegi panjang yang digunakan Charge 6. Perangkat ini disebut memakai layar oval dengan lekukan membulat dan tombol memanjang di kedua sisi bodi. Tali jamnya dikabarkan menggunakan mekanisme pelepasan bergaya pinch di bagian belakang.
Laporan yang sama menyebut tiga pilihan warna: Obsidian, Olive, dan Canyon. Varian Olive dan Canyon dikabarkan memiliki bingkai dua warna. Pada versi Canyon, aksen tepi berwarna emas disebut menjadi bagian dari desainnya.
Perkiraan harga dan jadwal peluncuran
Fitbit Edge diperkirakan meluncur pada Oktober 2026, tetapi Google belum menyampaikan tanggal resmi. Kisaran harga yang disebut dalam laporan berada di antara 149 hingga 199 dolar AS, atau sekitar Rp2,3 juta sampai Rp3,1 juta. Harga tersebut masih berupa perkiraan.
Sebagai pembanding, laporan itu mencantumkan Fitbit Air dengan harga 99,99 dolar AS dan Charge 6 seharga 159,95 dolar AS. Dengan rentang harga yang diperkirakan tersebut, Edge akan berada di atas pelacak dasar dan bersaing di kelas menengah, tanpa masuk ke kategori harga Pixel Watch yang lebih mahal.
Untuk saat ini, fitur, harga, dan jadwal peluncuran Fitbit Edge masih menunggu konfirmasi resmi. Jika bocoran tersebut terbukti akurat, layar oval, GPS internal, dukungan iPhone, dan daya tahan baterai hingga tujuh hari akan menjadi sejumlah pembeda utama smartband ini.








