Suratkami.com – Jakarta, pemilik kendaraan perlu memperhatikan cara membersihkan motor listrik dari abu vulkanik setelah hujan abu akibat erupsi. Partikel halus tersebut dapat menempel pada bodi dan masuk ke sejumlah celah komponen.
Polytron membagikan panduan perawatan untuk membantu pengguna menangani sisa abu vulkanik dengan lebih aman. Langkah tersebut juga bertujuan mengantisipasi potensi kerusakan pada permukaan kendaraan dan komponen tertentu.
Namun, pemilik motor listrik sebaiknya tidak langsung mengelap bodi yang masih tertutup abu dalam kondisi kering. Partikel mineral silika pada abu vulkanik memiliki sifat tajam dan dapat menimbulkan gesekan pada permukaan kendaraan.
Cara Membersihkan Motor Listrik dari Abu Vulkanik
Polytron menyarankan pemilik kendaraan membilas seluruh bagian bodi terlebih dahulu. Gunakan air mengalir dengan tekanan rendah agar tumpukan abu dapat luruh sebelum proses pembersihan berikutnya.
Setelah debu terangkat, pengguna dapat membersihkan bodi menggunakan sampo khusus. Langkah ini membantu mengurangi risiko gesekan langsung antara partikel keras dan permukaan cat kendaraan.
Karena itu, pemilik motor sebaiknya menghindari kebiasaan mengusap bodi secara langsung saat abu masih menempel. Partikel yang tertinggal dapat bekerja seperti amplas ketika bergesekan dengan permukaan kendaraan.
Baterai Motor Listrik Tetap Memiliki Perlindungan
Polytron menjelaskan bahwa lini Fox Electric, termasuk Fox 350, memiliki perlindungan terhadap air dan debu melalui sertifikasi IP67. Perlindungan tersebut menjadi bagian dari rancangan komponen daya pada kendaraan.
Selain itu, Polytron menggunakan cangkang aluminium pada bagian baterai. Struktur tersebut membantu melindungi bagian dalam dari paparan air, debu halus, serta sifat korosif zat kimia yang terdapat pada abu vulkanik.
Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, juga meminta pengguna tidak panik ketika kendaraan terkena abu vulkanik. Ia menjelaskan bahwa sistem kelistrikan dan baterai memiliki perlindungan untuk menghadapi kondisi tersebut.
Meski begitu, perlindungan komponen bukan berarti pemilik dapat mengabaikan perawatan. Pengguna tetap perlu membersihkan kendaraan dengan cara yang tepat setelah paparan abu vulkanik.
Perhatikan Komponen Pengereman
Abu vulkanik tidak hanya menempel pada bodi dan bagian baterai. Partikel halus juga dapat masuk ke celah komponen pengereman yang terbuka di area roda.
Partikel silika yang berada di antara kampas dan piringan rem dapat menimbulkan goresan. Selain itu, kondisi tersebut berpotensi menurunkan daya cengkeram pengereman ketika pengendara menarik tuas rem.
Oleh karena itu, pemilik perlu memberikan perhatian lebih pada area roda setelah kendaraan melewati atau terkena abu vulkanik. Pembersihan yang tepat dapat membantu mengurangi keberadaan partikel yang masuk ke area tersebut.
Pengendara juga sebaiknya tidak memaksakan perjalanan ketika abu vulkanik masih menumpuk tebal di jalan. Kondisi tersebut dapat mengurangi jarak pandang sekaligus membuat permukaan jalan menjadi licin.
Langkah Perawatan Setelah Terpapar Abu
Perawatan motor listrik setelah terkena abu vulkanik perlu dilakukan secara bertahap. Pengguna dapat memperhatikan beberapa langkah utama agar proses pembersihan tidak justru menimbulkan gesekan pada bodi atau mengganggu komponen tertentu.
- Bilas bodi menggunakan air mengalir dengan tekanan rendah.
- Hindari mengelap bodi ketika abu masih dalam kondisi kering.
- Gunakan sampo khusus setelah sebagian besar abu luruh.
- Perhatikan area roda dan komponen pengereman dari sisa partikel abu.
- Hindari perjalanan ketika abu di jalan masih terlalu tebal dan kondisi permukaan licin.
Dengan demikian, pengguna dapat mengurangi risiko kerusakan permukaan kendaraan akibat gesekan partikel vulkanik. Perawatan juga membantu menjaga motor listrik tetap siap digunakan setelah kondisi lingkungan kembali membaik.
Penggunaan Motor Perlu Menyesuaikan Kondisi Jalan
Selain membersihkan kendaraan, pengguna perlu memperhatikan kondisi jalan setelah hujan abu. Abu yang menumpuk dapat memengaruhi jarak pandang dan karakter permukaan jalan.
Karena itu, keselamatan berkendara tetap menjadi perhatian utama selama masa pemulihan. Pengendara dapat menunda perjalanan jika kondisi jalan belum memungkinkan untuk dilalui dengan aman.
Sementara itu, pemeriksaan pada area pengereman juga penting setelah kendaraan terkena abu. Partikel yang masuk ke sekitar kampas dan piringan dapat memengaruhi kondisi permukaan komponen tersebut.
Pada akhirnya, cara membersihkan motor listrik dari abu vulkanik perlu memperhatikan karakter abu yang tajam dan halus. Membilas lebih dahulu, menghindari gesekan saat kering, serta memperhatikan komponen pengereman menjadi bagian penting dalam perawatan kendaraan.
Polytron sendiri menyatakan bahwa sistem baterai dan kelistrikan pada lini Fox Electric telah memperoleh perlindungan IP67. Namun, pengguna tetap perlu menerapkan perawatan yang tepat agar kendaraan dapat kembali digunakan setelah lingkungan terdampak abu vulkanik mulai pulih.








