Bandar Lampung – Suasana religius terasa kental di lingkungan SMP Negeri 25 Bandar Lampung selama bulan suci Ramadan. Setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, para siswa bersama dewan guru melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an secara rutin di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan ini diikuti seluruh warga sekolah. Sejak pagi hari, para siswa telah berkumpul di kelas maupun area yang telah ditentukan, kemudian membaca Al-Qur’an secara bersama-sama dengan bimbingan guru. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar menggema, menciptakan suasana yang tenang dan menyejukkan.
Selama Ramadan, antusiasme siswa terlihat semakin meningkat. Banyak siswa datang lebih awal agar dapat mengikuti tadarus dengan baik. Mereka membaca Al-Qur’an secara bergiliran, sementara guru membimbing bacaan, memperbaiki tajwid, serta memberikan arahan terkait pemahaman makna ayat yang dibaca.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga bertujuan membangun karakter siswa agar memiliki akhlak mulia, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi kebiasaan positif yang terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kepala SMPN 25 Bandar Lampung, Nurmalia, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa program tadarus pagi merupakan bagian dari pembinaan karakter religius di sekolah. Menurutnya, Ramadan adalah momentum terbaik untuk menanamkan nilai spiritual kepada peserta didik.
“Melalui kegiatan tadarus Al-Qur’an ini kami berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, sopan santun, serta terbiasa menjalankan ibadah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nurmalia.
Ia juga berharap kebiasaan membaca Al-Qur’an tidak berhenti setelah Ramadan berakhir. “Kami ingin anak-anak memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, membawanya dalam kehidupan mereka di rumah, di masyarakat, dan hingga dewasa nanti. Harapannya, lulusan SMPN 25 Bandar Lampung menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan berkarakter,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan tadarus rutin tersebut, SMPN 25 Bandar Lampung berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual. Ramadan pun menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memperkuat pembinaan moral dan keagamaan bagi para siswa.
— Artikel dikirim oleh: irfan ([email protected])





