Danantara Dorong Transformasi IHC Menuju Standar Kesehatan Global

Dwi Prakoso

Danantara Dorong Transformasi IHC Menuju Standar Kesehatan Global
Ilustrasi: transformasi IHC

Suratkami.comJakarta, Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola (BP) BUMN mendorong transformasi IHC secara menyeluruh. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya saing serta standar mutu layanan kesehatan nasional.

Transformasi IHC menyasar sejumlah aspek penting dalam pengelolaan holding rumah sakit BUMN, PT Pertamina Bina Medika IHC (IHC). Danantara ingin membangun ekosistem korporasi kesehatan yang mampu bersaing dengan institusi medis terkemuka di tingkat global.

Selain itu, penguatan tata kelola dan modernisasi proses bisnis menjadi bagian utama dari agenda tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat postur operasional jaringan rumah sakit BUMN sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Transformasi IHC Fokus pada Tata Kelola dan Bisnis

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan transformasi IHC mencakup penguatan manajemen, proses bisnis, tata kelola, serta kompetensi sumber daya manusia.

“Danantara mendorong transformasi menyeluruh IHC untuk membangun perusahaan kesehatan berstandar global melalui penguatan manajemen, proses bisnis, tata kelola, serta peningkatan kompetensi untuk mewujudkan world-class talent,” ujar Dony dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Menurut Dony, pembenahan tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Karena itu, IHC perlu memperkuat fondasi internal agar dapat mengikuti perkembangan industri kesehatan secara global.

Sementara itu, modernisasi proses bisnis menjadi salah satu langkah untuk memperbaiki kinerja operasional. Penguatan tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas manajemen dan tata kelola perusahaan.

IHC Mulai dengan Evaluasi Model Bisnis

Tahap awal transformasi IHC berlangsung melalui evaluasi menyeluruh terhadap model bisnis perusahaan. Tim juga menilai kondisi pasar serta kemampuan operasional internal IHC.

Evaluasi tersebut menggunakan pendekatan Fundamental Business Review. Proses ini membantu perusahaan memetakan kondisi bisnis secara lebih menyeluruh sebelum menyusun arah pengembangan berikutnya.

“Transformasi diawali melalui Fundamental Business Review untuk mengevaluasi model bisnis, kondisi pasar, serta kapabilitas internal. Praktik terbaik dan tolok ukur global menjadi acuan utama kami dalam menyusun roadmap pengembangan IHC ke depan,” tutur Dony.

Selanjutnya, hasil evaluasi menjadi dasar penyusunan peta jalan pengembangan fasilitas kesehatan. IHC akan menggunakan praktik terbaik dan tolok ukur global sebagai acuan dalam menentukan arah pengembangan perusahaan.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat memetakan kebutuhan pengembangan secara lebih terarah. Langkah ini juga menjadi fondasi untuk membangun fasilitas kesehatan yang mengikuti standar internasional.

IHC Perkuat Talenta untuk Tingkatkan Layanan

Selain membenahi model bisnis, transformasi IHC juga menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia. IHC mengintegrasikan keahlian praktisi medis internasional dengan talenta terbaik dari Indonesia.

Sinergi tersebut bertujuan memperluas kompetensi tenaga profesional di dalam perusahaan. Selain itu, kolaborasi lintas negara diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

Dony menjelaskan bahwa IHC menghadirkan profesional berpengalaman secara internasional untuk berkolaborasi dengan talenta terbaik Indonesia. Mereka dapat berbagi keahlian dan pengalaman untuk mendukung peningkatan mutu layanan publik.

“Pengembangan world-class talent kami lakukan dengan menghadirkan profesional berpengalaman internasional untuk berkolaborasi dan berbagi keahlian bersama talenta terbaik Indonesia demi memacu kualitas layanan publik,” kata Dony.

Di sisi lain, pengembangan kompetensi menjadi bagian penting dalam membangun organisasi kesehatan yang kompetitif. IHC ingin memastikan kemampuan sumber daya manusia mampu mendukung perubahan bisnis dan peningkatan kualitas layanan.

Danantara Targetkan IHC Semakin Kompetitif

Melalui transformasi yang terintegrasi, Danantara mempersiapkan IHC untuk menghadapi persaingan di tingkat dunia. Perubahan tersebut mencakup aspek manajemen, bisnis, tata kelola, fasilitas kesehatan, serta pengembangan talenta.

Kemudian, penguatan berbagai aspek tersebut diharapkan mampu membangun perusahaan kesehatan dengan standar yang lebih tinggi. IHC juga diarahkan agar semakin kompetitif dalam menghadapi perkembangan industri kesehatan global.

Dony menegaskan bahwa layanan kesehatan Indonesia perlu meningkatkan kualitas agar mampu naik kelas. Karena itu, transformasi IHC menjadi salah satu langkah untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional.

Dengan demikian, agenda perubahan IHC tidak hanya berfokus pada pembenahan internal. Perusahaan juga menyiapkan pengembangan kapasitas dan kompetensi agar mampu memberikan layanan yang semakin berkualitas.

Pada akhirnya, Danantara dan BP BUMN menempatkan transformasi IHC sebagai upaya membangun perusahaan kesehatan yang lebih kuat dan kompetitif. Penguatan tata kelola, proses bisnis, fasilitas, serta talenta menjadi bagian penting dari arah tersebut.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Promo Buka Rekening Bank Saqu September 2026, Pakai Kode Referral SSJU16 Dapat Bonus Rp15.000

Promo Buka Rekening Bank Saqu September 2026, Pakai Kode Referral SSJU16 Dapat Bonus Rp15.000

Kunjungi Artikel