Internet Murah 100 Mbps Tanpa Bangun Tower Baru, Begini Kata WIFI

Japur SK

Suratkami.com, Jakarta โ€“ PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi mengumumkan langkah strategis dalam mewujudkan proyek internet murah 100 Mbps seharga Rp100 ribu per bulan. Melalui kerja sama dengan penyedia menara telekomunikasi seperti Tower Bersama Group dan Sentra Tama, WIFI memastikan distribusi jaringan internet cepat bisa dilakukan tanpa harus membangun tower baru dari awal.

Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat Indonesia yang selama ini mengeluhkan mahalnya biaya internet. Dengan kolaborasi cerdas ini, WIFI menegaskan komitmennya untuk memperluas akses digital hingga ke pelosok negeri dengan efisiensi tinggi dan kualitas koneksi yang stabil.

Proyek ini juga sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam upaya mempercepat transformasi digital nasional, yang menjadi prioritas utama pemerintah dalam lima tahun terakhir.


WIFI Gandeng Tower Bersama Group dan Sentra Tama

Direktur PT Solusi Sinergi Digital, Shannedy Ong, menjelaskan bahwa perusahaan telah menjalin kerja sama strategis dengan dua perusahaan besar penyedia infrastruktur menara telekomunikasi, yaitu Tower Bersama Group dan Sentra Tama.

“Untuk men-deploy ini kita bekerja sama dengan tower company dari Tower Bersama Group dan juga dari Centratama,” ujar Shannedy dalam acara Public Expose 5G FWA Execution Plan di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Melalui kolaborasi ini, WIFI bisa langsung memanfaatkan lebih dari 50 ribu site tower yang telah tersedia. Artinya, penyebaran layanan Fixed Wireless Access (FWA) bisa dilakukan lebih cepat dan efisien tanpa perlu investasi besar dalam pembangunan tower baru.


Fokus di Wilayah Potensial: Jawa, Papua, dan Maluku

Shannedy menegaskan bahwa fokus utama proyek internet murah ini adalah memperluas jangkauan layanan di wilayah dengan potensi pengguna terbesar. Pulau Jawa menjadi prioritas utama dengan sekitar 61% populasi Indonesia, atau sekitar 45 juta calon pengguna potensial.

โ€œWilayah Jawa adalah golden zone bagi layanan internet murah ini,โ€ jelasnya.

Namun, proyek ini tidak hanya terfokus di Pulau Jawa. WIFI juga berencana memperluas cakupan ke Papua dan Maluku yang selama ini sering tertinggal dalam akses internet berkualitas. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital dan membuka peluang ekonomi baru di wilayah timur Indonesia.


Siapkan Mitra Tambahan untuk Perluasan Jaringan

Selain dua mitra utama, WIFI juga menyiapkan opsi kerja sama tambahan dengan perusahaan infrastruktur lain seperti Mitratel dan Providenindo. Ini dilakukan untuk memastikan kapasitas jaringan tetap memadai seiring meningkatnya permintaan layanan internet cepat.

“Kalau 50 ribu tower ini belum mencukupi, kita juga ada opsi dari Mitratel dan Providenindo,” tambah Shannedy.

Dengan begitu, perusahaan bisa terus memperluas cakupan tanpa hambatan infrastruktur dan menjamin pengalaman pengguna yang konsisten di seluruh wilayah Indonesia.


Tantangan di Frekuensi 1,4 GHz

Salah satu tantangan terbesar dalam proyek ini adalah penggunaan frekuensi 1,4 GHz yang belum memiliki ekosistem matang di tingkat global. Namun, WIFI tidak menyerah begitu saja. Sejak dua tahun terakhir, mereka telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra teknologi global seperti Oreksai, Nokia, Huawei, dan perusahaan semikonduktor untuk mengembangkan ekosistem frekuensi ini.

“Frekuensi 1,4 GHz ini adalah frekuensi yang belum punya ekosistem di seluruh dunia. Jadi kita berbarengan dengan semua teknologi partner untuk mengembangkannya,” jelas Shannedy.

Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan inovasi dan mempercepat kesiapan teknologi FWA di Indonesia.


Internet Murah, Peluang Besar Ekonomi Digital

Internet cepat dengan harga terjangkau menjadi kunci pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Dengan harga hanya Rp100 ribu per bulan untuk kecepatan 100 Mbps, layanan ini berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di sektor UMKM, pendidikan, hingga hiburan digital.

Selain itu, hadirnya layanan internet murah juga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan memperluas akses terhadap layanan berbasis teknologi seperti e-commerce, e-learning, dan layanan perbankan digital.

Proyek ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan digital antara daerah perkotaan dan pedesaan, sekaligus memperkuat infrastruktur digital nasional.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Q: Apa itu layanan internet FWA dari WIFI?
A: FWA (Fixed Wireless Access) adalah layanan internet berbasis jaringan nirkabel tetap yang memberikan akses internet cepat tanpa menggunakan kabel fiber optik.

Q: Berapa biaya langganan internet WIFI 100 Mbps ini?
A: Biayanya hanya sekitar Rp100 ribu per bulan, menjadikannya salah satu layanan internet tercepat dan termurah di Indonesia.

Q: Apakah layanan ini sudah tersedia di seluruh Indonesia?
A: Saat ini fokus utama masih di Pulau Jawa, namun WIFI akan segera memperluas jangkauan ke Papua, Maluku, dan wilayah lainnya.

Q: Apakah perlu memasang tower baru untuk layanan ini?
A: Tidak perlu. WIFI memanfaatkan infrastruktur tower milik Tower Bersama Group dan Sentra Tama yang sudah tersebar di seluruh Indonesia.

Q: Kapan layanan ini mulai aktif?
A: WIFI menargetkan implementasi penuh secara bertahap mulai akhir tahun 2025 hingga awal 2026.


Dengan langkah efisien, kolaborasi strategis, dan visi besar menghadirkan internet murah berkualitas, WIFI tampak siap menjadi salah satu pemain utama dalam revolusi digital Indonesia. Melalui sinergi dengan mitra besar dan dukungan teknologi global, impian internet cepat dan terjangkau untuk semua lapisan masyarakat kini semakin nyata.

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Cara Daftar Kredivo 2026 Mudah dan Cepat untuk Pemula

Cara Daftar Kredivo 2026 Mudah dan Cepat untuk Pemula

Kunjungi Artikel