Khutbatul Wada’ Pondok Moderen Al Furqon Tubaba

Jaya Purnama

45 Santri Akhiri Masa Pendidikan, Dilepas Kembali ke Pangkuan Keluarga Panaragan Jaya, 22 April 2025 – Suasana haru menyelimuti Pondok Modern Al Furqon Tulang Bawang Barat pada Selasa (22/4), saat pelaksanaan Khutbatul Wada’, sebuah tradisi tahunan berupa khutbah perpisahan bagi santri kelas VI Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) yang juga merupakan kelas XII Madrasah Aliyah PSA Istiqomah Islamiyah.

Tahun ini, pondok tersebut secara resmi melepas sebanyak 45 santri yang telah menyelesaikan masa pendidikan mereka selama enam tahun.Acara ini berlangsung khidmat di halaman utama pondok dan dihadiri oleh para orang tua santri, para asatidz dan ustadzah, serta tamu undangan dari unsur Kementerian Agama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, Drs. H. Sanusi, Kasi Pendidikan Islam, Hj. Nuning Herwiyati, M.Pd., serta Pengawas Madrasah, H. Iksan, M.Pd..

Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap eksistensi dan kontribusi pondok pesantren dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlak.Dalam sambutannya, Drs. H. Sanusi mengapresiasi dedikasi Pondok Modern Al Furqon dalam mendidik para santri. Ia menyampaikan bahwa lembaga pendidikan berbasis pesantren seperti ini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan religius. “Kami dari Kementerian Agama sangat mendukung lembaga-lembaga pendidikan Islam yang mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan nasihat wada’ (perpisahan) yang disampaikan oleh Pimpinan Pondok Modern Al Furqon, Drs. KH. Muhyiddin Pardi. Dalam pesan mendalamnya, beliau menekankan tantangan besar dalam mendidik anak di era digital yang penuh godaan dan distraksi. “Tugas mendidik tidak berhenti di pondok. Setelah santri kembali ke rumah, peran orang tua menjadi sangat penting.

Tanpa pengawasan dan bimbingan, anak-anak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang tersebar luas di dunia digital,” tuturnya penuh harap.KH. Muhyiddin juga menegaskan bahwa ilmu yang telah ditanamkan selama enam tahun di pondok ini harus menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan di masyarakat. Ia berharap para alumni dapat menjadi duta-duta kebaikan yang membawa cahaya Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum penting lainnya adalah pembacaan Surat Keputusan Kelulusan yang dibacakan langsung oleh Kepala Madrasah Aliyah PSA Istiqomah Islamiyah, Syahid Mujibur Rahman, M.Pd. Dalam pengumuman tersebut, seluruh santri dinyatakan lulus dengan hasil yang membanggakan. Syahid Mujibur Rahman menekankan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru dalam mengamalkan ilmu.”Kami berharap para santri tetap menjaga nama baik almamater, terus belajar, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Islam yang telah diajarkan di pondok ini,” ujarnya.

Setelah pembacaan SK kelulusan, acara dilanjutkan dengan prosesi simbolis penyerahan santri kembali kepada orang tua. Momen ini menjadi salah satu bagian paling mengharukan, karena menandai berakhirnya masa pendidikan intensif para santri di lingkungan pesantren, sekaligus awal dari peran mereka di tengah masyarakat.

Acara Khutbatul Wada’ tahun ini menjadi bukti nyata bahwa Pondok Modern Al Furqon terus berkomitmen dalam membentuk generasi muda yang unggul dalam ilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman. Harapan besar tertanam di pundak 45 lulusan tahun ini untuk menjadi insan yang bermanfaat, baik bagi agama, bangsa, maupun umat manusia.

Editor:

Jaya Purnama

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral SEVA Agustus 2026 untuk Daftar Cepat, Kredit Mobil dan Dana Tunai

Kode Referral SEVA Agustus 2026 untuk Daftar Cepat, Kredit Mobil dan Dana Tunai

Kunjungi Artikel