Pemindahan Cadangan Emas Venezuela Senilai US$4 Miliar Dibahas

Japur SK

Pemindahan Cadangan Emas Venezuela Senilai US$4 Miliar Dibahas
Ilustrasi: Pemindahan Cadangan Emas Venezuela Senilai US4 Miliar Dibahas

Suratkami.comJakarta, pemindahan cadangan emas Venezuela senilai sekitar US$4 miliar dari Bank of England ke brankas Federal Reserve Bank of New York memasuki tahap pembahasan antara pemerintah dan oposisi negara tersebut.

Dikutip dari Mining pada Sabtu (19/9/2026), rencana itu mencakup sekitar 31 ton emas yang selama ini tersimpan di Inggris. Kesepakatan tersebut berpotensi mengakhiri sengketa hukum yang membuat cadangan emas Venezuela tidak dapat diakses sejak 2019.

Dalam rancangan kesepakatan, pemerintahan sementara Venezuela di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez akan memperoleh kendali hukum atas aset tersebut. Namun, pemerintah tidak akan mendapatkan izin untuk menjual emas itu secara langsung.

Cadangan Emas Venezuela Dipindahkan dengan Pengawasan Ketat

Emas yang dipindahkan ke Amerika Serikat berpotensi digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman pemerintah. Salah satu kebutuhan pendanaan yang disebutkan ialah pembiayaan rekonstruksi setelah gempa bumi yang melanda Venezuela pada Juni 2026.

Seorang tokoh oposisi yang terlibat dalam pembicaraan mengatakan, emas tersebut tidak akan berada dalam akses langsung Delcy Rodríguez. Aset itu akan diawasi dan penggunaannya dibatasi.

“Emas itu akan dipindahkan ke AS, tetapi Delcy tidak akan memiliki akses langsung terhadapnya,” kata tokoh oposisi tersebut. Ia menambahkan, aset itu akan diawasi dan penggunaannya dibatasi.

Rancangan ini menjadi salah satu hasil awal dari negosiasi yang didukung Amerika Serikat antara pemerintah dan oposisi Venezuela. Pembahasan berlangsung ketika negara itu berupaya memperoleh akses yang lebih luas terhadap pendanaan internasional, menurut laporan Financial Times.

Sengketa Hukum Berlangsung Sejak 2019

Pemindahan cadangan emas Venezuela masih menghadapi persoalan hukum di pengadilan Inggris. Sengketa tersebut membuat emas batangan milik bank sentral Venezuela tetap tersimpan dan tidak dapat diakses Caracas selama sekitar tujuh tahun.

Konflik bermula ketika Inggris, Amerika Serikat, dan sejumlah pemerintah lain mengakui Juan Guaidó sebagai presiden sementara Venezuela yang sah. Pada saat itu, negara-negara tersebut tidak mengakui Nicolás Maduro sebagai presiden yang menjabat.

Pihak oposisi kemudian mengklaim kendali atas emas milik bank sentral Venezuela yang disimpan di Bank of England. Klaim tersebut memicu proses hukum panjang di Inggris dan sempat berlanjut hingga Mahkamah Agung Inggris.

Perubahan Politik Membuka Jalan Kesepakatan

Situasi politik Venezuela berubah signifikan sejak sengketa tersebut dimulai. Nicolás Maduro ditangkap dalam operasi Amerika Serikat pada Januari, sedangkan Delcy Rodríguez kemudian menjadi pemimpin sementara negara itu.

Pemerintah dan oposisi Venezuela pada bulan sebelumnya mengumumkan kerja sama untuk membuka akses terhadap emas batangan tersebut. Kerja sama itu menjadi dasar bagi pembahasan pemindahan aset dari Inggris ke Amerika Serikat.

Jika tercapai, kesepakatan tersebut akan memberikan kerangka pengawasan baru terhadap cadangan emas Venezuela. Aset itu tidak langsung dijual, tetapi dapat mendukung pembiayaan pemerintah melalui skema jaminan pinjaman.

Rencana pemindahan ini juga mencerminkan upaya pemerintah sementara dan oposisi untuk memulihkan hubungan diplomatik serta membuka kembali akses negara terhadap lembaga keuangan internasional. Namun, pelaksanaan akhirnya tetap bergantung pada penyelesaian aspek hukum dan kesepakatan para pihak.

Dampak bagi Pengelolaan Aset Negara

Cadangan emas memiliki peran penting dalam mendukung kepercayaan terhadap kemampuan keuangan suatu negara. Dalam kasus Venezuela, pengawasan ketat menjadi bagian utama karena aset tersebut berada di tengah perubahan politik dan sengketa kepemilikan.

Dengan pemindahan ke Federal Reserve Bank of New York, emas tersebut akan tetap berada dalam penyimpanan yang diawasi. Pemerintah sementara berpotensi memanfaatkannya sebagai jaminan, tetapi tidak dapat menggunakan aset itu secara bebas.

Kesepakatan ini masih berada dalam tahap proses. Karena itu, keputusan hukum dan rincian mekanisme pengawasan akan menentukan apakah pemindahan sekitar 31 ton emas tersebut dapat benar-benar terlaksana.

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Cara Daftar Kredivo 2026 Mudah dan Cepat untuk Pemula

Cara Daftar Kredivo 2026 Mudah dan Cepat untuk Pemula

Kunjungi Artikel