Peringkat Bank bjb Turun, Prospek Emiten Tetap Stabil

Japur SK

Peringkat Bank bjb Turun, Prospek Emiten Tetap Stabil
Ilustrasi: Peringkat Bank Bjb Turun Prospek Emiten Tetap Stabil

Suratkami.comJakarta, Pefindo menurunkan peringkat Bank bjb (BJBR) menjadi idAA- dari idAA. Penurunan itu juga berlaku untuk sejumlah instrumen utang dan surat berharga yang diterbitkan perseroan.

Peringkat obligasi berkelanjutan I Bank bjb ikut mengalami koreksi. Sementara itu, peringkat obligasi subordinasi berkelanjutan II, III, dan IV turun menjadi idA dari sebelumnya idA+. Peringkat surat berharga perpetual berkelanjutan I juga turun menjadi idA- dari idA.

Meski peringkat mengalami penurunan, Pefindo mempertahankan prospek Bank bjb pada level stabil. Lembaga pemeringkat itu menilai tekanan terhadap profil keuangan, khususnya kualitas aset, masih berlanjut dalam jangka pendek.

Peringkat Bank bjb Tertekan Kualitas Aset

Pefindo menyebut penurunan peringkat mencerminkan tekanan berkelanjutan terhadap kualitas aset Bank bjb. Kondisi tersebut berkaitan dengan berkurangnya transfer pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang dapat memengaruhi kemampuan pembayaran debitur, terutama pada segmen kredit produktif.

Tekanan itu tercermin dari kenaikan rasio kredit bermasalah atau NPL menjadi 3,3 persen pada pertengahan 2026. Pada akhir 2025, rasio NPL Bank bjb berada di kisaran 2,8 persen. Rasio special mention loans juga meningkat menjadi 4,3 persen dari sebelumnya 3,8 persen.

Di sisi lain, kemampuan pencadangan terhadap kredit bermasalah ikut melemah. Rasio pencadangan terhadap NPL turun menjadi 85,8 persen pada paruh pertama 2026, dibandingkan 91,6 persen pada akhir tahun sebelumnya.

Proyeksi NPL dan Rencana Write-off

Penurunan cakupan pencadangan menunjukkan bahwa kualitas aset memburuk ketika perlindungan terhadap kredit bermasalah melemah. Bank bjb berencana melakukan write-off sebesar Rp814 miliar pada tahun ini, dengan estimasi pemulihan kredit mencapai Rp280 miliar.

Namun, Pefindo memproyeksikan rasio NPL Bank bjb masih berada pada kisaran 2,8–3 persen dalam jangka pendek. Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa perbaikan kualitas aset membutuhkan waktu, meskipun perseroan telah menyiapkan langkah penghapusbukuan dan pemulihan kredit.

Kekuatan dan Batasan Peringkat Emiten

Pefindo tetap menilai posisi bisnis Bank bjb sangat kuat. Penilaian itu didukung oleh pasar captive di Provinsi Jawa Barat dan Banten, permodalan yang sangat kuat, serta profil likuiditas yang sangat kuat.

Meski demikian, peringkat Bank bjb masih dibatasi oleh persaingan ketat di luar pasar captive. Selain itu, rasio kredit bermasalah yang tinggi pada segmen kredit produktif menjadi salah satu faktor yang menahan penguatan peringkat perseroan.

Peringkat Bank bjb dapat meningkat apabila perseroan mampu memperkuat profil keuangan secara substansial. Perbaikan tersebut terutama perlu terlihat pada kualitas aset, pencadangan, serta kemampuan mengendalikan risiko kredit produktif.

Alasan Peringkat Instrumen Berbeda

Peringkat obligasi subordinasi berada dua tingkat di bawah peringkat perusahaan. Pefindo memperhitungkan risiko bahwa instrumen tersebut dapat dihapuskan apabila Bank bjb berada dalam kondisi non-viability.

Sementara itu, surat berharga perpetual berada satu tingkat di bawah obligasi subordinasi karena memiliki status yang lebih junior. Instrumen tersebut diklasifikasikan sebagai modal inti tambahan dan memberikan diskresi penuh kepada penerbit untuk menangguhkan pembayaran kupon.

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Undangan Kredito September 2026 [LWHSH], Cara Daftar Cepat Acc!

Kode Undangan Kredito September 2026 [LWHSH], Cara Daftar Cepat Acc!

Kunjungi Artikel