Prof Sarono Resmi Dilantik Jadi Rektor UTB Lampung

Japur SK

Konsep Otomatis

SURATKAMI.COM | Bandar LampungProf Sarono Resmi Dilantik Jadi Rektor UTB Lampung menjadi kabar penting bagi dunia pendidikan tinggi di Provinsi Lampung. Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung untuk masa bakti 2026-2030.

Prosesi pelantikan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026. Ketua Yayasan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Indonesia Lampung (YAPIPILA), Achmad Hidayat, SE, secara resmi melantik Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si sebagai rektor baru menggantikan Dr. Drs. Achmad Moelyono, MH yang telah menyelesaikan masa jabatannya.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa UTB Lampung semakin adaptif menghadapi tantangan pendidikan tinggi. Selain itu, kampus juga didorong menjadi pusat inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Prof Sarono Resmi Dilantik Jadi Rektor UTB Lampung

Prof. Sarono bukan sosok baru di lingkungan Universitas Tulang Bawang Lampung. Sebelum mengemban amanah sebagai rektor, ia pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi, Dekan, hingga Wakil Rektor I.

Karier akademiknya juga cukup panjang. Sebelum bertugas di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Prof. Sarono merupakan dosen di Fakultas Teknik UTB Lampung. Pada 2023, ia dikukuhkan sebagai guru besar pertama di Polinela pada bidang Ilmu Teknologi Pangan dan Gizi.

Dalam sambutan perdananya, Prof. Sarono menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Yayasan YAPIPILA Lampung. Menurutnya, amanah tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, kerja keras, dan semangat pengabdian.

Ia juga memberikan penghormatan kepada para rektor terdahulu beserta seluruh sivitas akademika yang telah membangun fondasi kemajuan Universitas Tulang Bawang Lampung selama ini.

Transformasi Pendidikan Jadi Fokus Kepemimpinan

Prof. Sarono menilai dunia pendidikan tinggi saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), transformasi digital, ekonomi hijau, bioteknologi, big data, hingga perubahan iklim telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan berinovasi.

Karena itu, universitas tidak lagi cukup menjadi tempat mentransfer ilmu pengetahuan. Kampus harus menjadi pusat lahirnya solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menghasilkan inovasi, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan bangsa.

Ia juga memperkenalkan visi menjadikan UTB Lampung sebagai Future Smart University, yaitu kampus yang unggul, adaptif, berdaya saing nasional, serta mengedepankan inovasi dan kolaborasi.

Namun demikian, Prof. Sarono menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan. Karakter, integritas, etika, dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utama pendidikan di UTB Lampung.

Lima Komitmen untuk Membangun UTB Lampung

Dalam masa kepemimpinannya selama empat tahun ke depan, Prof. Sarono menetapkan lima komitmen utama sebagai arah pengembangan universitas.

Beberapa fokus tersebut meliputi:

  • Membangun budaya akademik yang unggul melalui peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Mempercepat transformasi digital agar tata kelola kampus lebih cepat, transparan, efisien, dan berbasis data.
  • Memperluas kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, perguruan tinggi, lembaga internasional, serta masyarakat.
  • Mendorong riset yang berdampak sehingga hasil penelitian tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga solusi bagi masyarakat.
  • Mengembangkan budaya pelayanan yang profesional bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, mitra, dan masyarakat.

Selain itu, Prof. Sarono menekankan bahwa keberhasilan sebuah universitas tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat luas.

Ajak Sivitas Akademika Perkuat Kolaborasi

Prof. Sarono mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama memperkuat fondasi transformasi Universitas Tulang Bawang Lampung.

Menurutnya, perubahan tidak dapat dilakukan oleh satu orang saja. Sebaliknya, seluruh unsur kampus perlu bergerak bersama agar visi besar universitas dapat diwujudkan.

Sementara itu, dukungan dari Yayasan YAPIPILA juga dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pengembangan institusi. Kolaborasi yang baik antara yayasan, pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan produktif.

Di sisi lain, Prof. Sarono menyampaikan bahwa dirinya datang bukan membawa seluruh jawaban atas berbagai tantangan. Namun, ia membawa komitmen untuk bekerja bersama seluruh sivitas akademika mencari solusi terbaik bagi kemajuan kampus.

Ia berharap setiap langkah yang dilakukan selama masa kepemimpinannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi warisan positif bagi generasi mendatang.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, UTB Lampung diharapkan semakin siap menghadapi perubahan zaman. Selain memperkuat kualitas pendidikan, kampus juga ditargetkan menjadi pusat inovasi yang mampu menghasilkan lulusan kompetitif, riset yang berdampak, serta kolaborasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan Indonesia secara keseluruhan.

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referal Kredivo Juli 2026 Bisa Dapat Bonus 125.000 Points Cepat Acc

Kode Referal Kredivo Juli 2026 Bisa Dapat Bonus 125.000 Points Cepat Acc

Kunjungi Artikel