Rekayasa Lalu Lintas Bandar Lampung Terapkan Buka-Tutup U-Turn

Japur SK

Suratkami.com, Bandar Lampung – Rekayasa lalu lintas Bandar Lampung kembali diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan di jam sibuk. Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi memberlakukan sistem buka-tutup putar balik atau u-turn di Jalan Teuku Umar pada pagi dan sore hari.

Kebijakan rekayasa lalu lintas ini difokuskan pada dua titik rawan macet, yakni u-turn Pasar Raden Inten (Pasar Koga) dekat Holland Bakery dan u-turn Koga Bawah di depan Mie Koga. Kedua lokasi tersebut selama ini menjadi simpul kemacetan saat jam berangkat dan pulang kerja.

Langkah pengaturan arus kendaraan ini dilakukan secara situasional. Artinya, penutupan dan pembukaan akses putar balik tidak bersifat permanen, melainkan menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

Sistem Buka-Tutup U-Turn di Jam Sibuk

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menjelaskan bahwa penerapan buka-tutup u-turn bertujuan mengurangi antrean panjang kendaraan yang kerap menumpuk di titik putar balik.

“Ini sifatnya tidak permanen. Kita lakukan buka-tutup pada jam-jam sibuk untuk mengurai antrean kendaraan yang sering menumpuk di titik putar balik,” ujar Socrat, Rabu (18/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, Dishub menyiapkan sejumlah perlengkapan seperti barrier dan traffic cone. Petugas juga ditempatkan langsung di lokasi untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan rekayasa berjalan lancar.

Sistem buka-tutup ini menjadi bagian dari strategi manajemen lalu lintas perkotaan. Dengan membatasi pergerakan kendaraan yang berbelok arah pada jam krusial, arus utama di Jalan Teuku Umar diharapkan tetap mengalir tanpa hambatan berarti.

Fokus Awal di Kawasan Koga

Meski rekayasa lalu lintas Bandar Lampung juga memantau kepadatan di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, tahap awal kebijakan difokuskan di kawasan Koga. Area tersebut dinilai memiliki tingkat kepadatan tinggi, terutama saat pagi dan sore hari.

Volume kendaraan yang meningkat signifikan pada jam kerja menyebabkan antrean panjang di titik putar balik. Kondisi ini berdampak pada perlambatan arus di jalur utama.

Dishub menilai pengaturan sistem u-turn secara fleksibel dapat menjadi solusi jangka pendek. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk melihat efektivitas kebijakan tersebut.

Akses Darurat Tetap Jadi Prioritas

Socrat menegaskan bahwa u-turn tidak akan ditutup permanen. Pertimbangan utama adalah kebutuhan masyarakat, khususnya akses menuju fasilitas kesehatan yang berada di sekitar lokasi.

“Di kawasan itu ada rumah sakit. Kita harus mempertimbangkan akses ambulans dan masyarakat yang membutuhkan layanan darurat,” tegasnya.

Karena itu, skema buka-tutup akan memperhatikan kondisi lapangan secara real time. Jika ada situasi darurat, petugas dapat segera membuka akses demi kelancaran ambulans atau kendaraan prioritas lainnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengaturan lalu lintas tetap mempertimbangkan aspek keselamatan dan kepentingan publik.

Kolaborasi dengan Satlantas

Kebijakan rekayasa lalu lintas Bandar Lampung ini merupakan instruksi Wali Kota Bandar Lampung. Pelaksanaannya dilakukan secara kolaboratif bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung.

Sinergi antarinstansi dinilai penting untuk memastikan kelancaran implementasi di lapangan. Pengawasan dan pengaturan arus kendaraan dilakukan bersama agar tidak terjadi kebingungan bagi pengguna jalan.

Dishub berharap sistem buka-tutup u-turn mampu mengurangi kemacetan tanpa menimbulkan dampak negatif bagi aktivitas masyarakat. Evaluasi akan terus dilakukan berdasarkan kondisi arus lalu lintas harian.

Dampak dan Harapan ke Depan

Penerapan rekayasa arus kendaraan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga. Jalan Teuku Umar sebagai salah satu jalur utama di Bandar Lampung memiliki peran vital dalam distribusi lalu lintas kota.

Jika sistem buka-tutup u-turn terbukti efektif, bukan tidak mungkin kebijakan serupa diterapkan di titik rawan macet lainnya. Namun, pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan akan melalui kajian dan evaluasi terlebih dahulu.

Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi arahan petugas dan memperhatikan rambu sementara yang dipasang. Kerja sama masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengaturan lalu lintas ini.

Kesimpulan

Rekayasa lalu lintas Bandar Lampung melalui sistem buka-tutup u-turn di Jalan Teuku Umar menjadi langkah strategis untuk mengurai kemacetan pada jam sibuk. Kebijakan ini bersifat situasional dan tidak permanen, dengan tetap mempertimbangkan akses darurat. Kolaborasi antara Dishub dan Satlantas diharapkan mampu menciptakan arus kendaraan yang lebih lancar dan tertib di kawasan Koga.

FAQ

1. Di mana lokasi penerapan sistem buka-tutup u-turn?
Di Jalan Teuku Umar, khususnya u-turn Pasar Raden Inten dan u-turn Koga Bawah.

2. Apakah u-turn ditutup permanen?
Tidak. Penutupan bersifat situasional sesuai kondisi lalu lintas.

3. Kapan sistem ini diterapkan?
Pada jam sibuk pagi dan sore hari.

4. Apakah akses ambulans tetap diperbolehkan?
Ya. Akses darurat tetap menjadi prioritas utama.

5. Apakah kebijakan ini akan diperluas ke lokasi lain?
Masih dalam tahap evaluasi dan kajian lebih lanjut.

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Cara Melihat Kode Referral Bank Saqu Mei 2026 dan Nikmati Promo Pengguna Baru

Cara Melihat Kode Referral Bank Saqu Mei 2026 dan Nikmati Promo Pengguna Baru

Kunjungi Artikel