Rabu, 21 Oktober 2026Surat Kabar Informasi Terkini
SuratKami.com
Surat Kabar Informasi Terkini

Solusi Jaecoo J5 EV Limbung, I-Spring Hadirkan Lowering Spring untuk Tingkatkan Kestabilan

Oleh Japur Ganteng · 19/10/2026 · 8:33 am
Solusi Jaecoo J5 EV Limbung, I-Spring Hadirkan Lowering Spring untuk Tingkatkan Kestabilan
Daftar Isi 5 bagian

SuratKami.com – Jakarta, pemilik Jaecoo J5 EV yang merasakan gejala limbung saat melaju di jalan tol kini memiliki alternatif modifikasi suspensi. Merek aftermarket lokal I-Spring menghadirkan lowering spring khusus SUV listrik tersebut untuk membantu meningkatkan kestabilan berkendara sekaligus membuat tampilan mobil lebih ceper.

I-Spring memperkenalkan produk ini dalam ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2026. Kehadiran komponen tersebut berangkat dari masukan sejumlah pengguna Jaecoo J5 EV, terutama mereka yang merasakan gejala body roll ketika melaju kencang atau berpindah jalur untuk mendahului kendaraan lain.

Amy Rizal, Business Development Representative I-Spring, menjelaskan bahwa keluhan pengguna menjadi salah satu alasan perusahaan mengembangkan per khusus untuk SUV listrik tersebut. Menurutnya, sejumlah pemilik merasa karakter suspensi bawaan kurang meyakinkan ketika mereka berkendara di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

Namun, pemilik perlu memahami bahwa penggantian per bukan sekadar urusan penampilan. Karakter suspensi juga memengaruhi kenyamanan, kestabilan, serta respons mobil ketika melewati jalan bergelombang atau melakukan manuver. Karena itu, pemilihan komponen harus mempertimbangkan kebutuhan berkendara dan kesesuaiannya dengan kendaraan.

I-Spring Kembangkan Lowering Spring Khusus Jaecoo J5 EV

I-Spring merupakan merek lokal yang berfokus pada produksi lowering spring untuk mobil. Melalui produk khusus Jaecoo J5 EV, perusahaan tersebut menawarkan alternatif bagi pemilik yang ingin mengubah karakter suspensi sekaligus menurunkan posisi bodi kendaraan.

Dalam keterangannya kepada GridOto.com pada Minggu (11/10/2026), Amy Rizal menyebut masukan dari komunitas pengguna menjadi salah satu dasar pengembangan produk tersebut.

“Benar. Jadi banyak masukan dari teman-teman pengguna J5 EV, terlebih di komunitas, mereka kalau di highway, di jalan tol, itu mobil benar-benar kayak mau terbang,” ucap Rizal saat ditemui GridOto.com.

Keluhan tersebut menggambarkan kekhawatiran sebagian pengguna ketika membawa mobil pada kecepatan tinggi. Meski begitu, sensasi kendaraan terasa melayang tidak otomatis membuktikan adanya kerusakan suspensi. Tekanan ban, kondisi jalan, angin samping, muatan, serta karakter pengendalian juga dapat memengaruhi pengalaman berkendara.

Karena itu, kehadiran lowering spring khusus ini menawarkan pilihan modifikasi yang patut dipertimbangkan. Namun, calon pengguna tetap perlu memeriksa spesifikasi produk, kecocokan dengan varian kendaraan, serta rekomendasi pemasangan sebelum mengambil keputusan.

Body Roll Menjadi Keluhan Saat Melaju Kencang

Menurut Rizal, karakter suspensi bawaan yang terasa terlalu empuk menjadi salah satu hal yang disoroti pengguna. Kondisi tersebut dapat membuat gerakan bodi terasa lebih besar ketika pengemudi melakukan manuver tertentu, termasuk berpindah jalur untuk mendahului kendaraan lain.

“Jadi misalnya mereka pakai di kecepatan tinggi, terus kalau mau salip kanan, itu body-rollnya terasa, mobil kayak mau kebanting,” paparnya.

Body roll merupakan gerakan bodi kendaraan yang miring ke salah satu sisi ketika mobil berbelok atau mengubah arah. Gejala ini muncul akibat perpindahan beban kendaraan selama manuver. Besarnya gerakan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk geometri suspensi, karakter per dan peredam kejut, serta kondisi kendaraan.

Selain itu, pengemudi perlu membedakan body roll dari gejala kendaraan terasa melayang atau kurang stabil. Kedua sensasi tersebut bisa muncul dalam situasi berkendara yang berbeda dan tidak selalu memiliki penyebab yang sama. Oleh sebab itu, pemeriksaan menyeluruh tetap penting sebelum pemilik menentukan jenis modifikasi.

Jika mobil menunjukkan gejala limbung yang tidak biasa, pemilik sebaiknya memeriksa tekanan dan kondisi ban, sistem kemudi, serta komponen suspensi terlebih dahulu. Langkah tersebut membantu memastikan bahwa masalah bukan berasal dari komponen yang aus, rusak, atau tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Cara Kerja Lowering Spring dan Dampaknya pada Kendaraan

Lowering spring merupakan per aftermarket yang dirancang untuk menurunkan ketinggian bodi mobil dibandingkan konfigurasi standar. Komponen ini menggantikan per bawaan dan dapat mengubah karakter suspensi sesuai rancangan produk.

Pada kondisi yang sesuai, penurunan tinggi kendaraan dapat mengubah pusat gravitasi dan respons bodi ketika mobil bermanuver. Namun, hasil akhirnya bergantung pada tingkat penurunan, kekakuan per, karakter peredam kejut, geometri suspensi, serta keselarasan komponen yang terpasang.

Dengan demikian, lowering spring tidak otomatis menghilangkan seluruh gejala body roll. Pemilik perlu memastikan bahwa rancangan per memang sesuai untuk Jaecoo J5 EV dan bekerja dengan baik bersama peredam kejut bawaan atau komponen pendamping yang direkomendasikan produsen.

Di sisi lain, penurunan tinggi mobil juga membawa konsekuensi. Jarak bebas ke permukaan jalan menjadi lebih rendah sehingga pengemudi perlu lebih berhati-hati ketika melewati polisi tidur, tanjakan curam, jalan berlubang, dan permukaan yang tidak rata.

Selain kenyamanan, pemilik juga perlu memperhatikan kesesuaian suspensi dengan bobot kendaraan listrik. Baterai traksi membuat distribusi bobot dan beban kendaraan menjadi pertimbangan penting. Karena itu, penggunaan per yang tidak sesuai berpotensi mengubah kenyamanan maupun perilaku kendaraan saat bermanuver.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memasang I-Spring

Sebelum membeli lowering spring I-Spring untuk Jaecoo J5 EV, pemilik sebaiknya meminta informasi teknis langsung dari produsen atau bengkel pemasang. Langkah ini penting agar modifikasi memberikan hasil yang sesuai harapan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum pemasangan:

  • Kecocokan produk: pastikan per memang dirancang untuk varian Jaecoo J5 EV yang dimiliki.
  • Tingkat penurunan: tanyakan seberapa rendah posisi bodi setelah pemasangan agar sesuai dengan kondisi jalan sehari-hari.
  • Karakter suspensi: pahami perubahan kenyamanan, respons ketika bermanuver, dan kemampuan suspensi menghadapi permukaan jalan yang tidak rata.
  • Kompatibilitas peredam kejut: pastikan per bekerja sesuai dengan spesifikasi peredam kejut dan komponen suspensi lainnya.
  • Pemeriksaan setelah pemasangan: mintalah bengkel memeriksa geometri roda dan komponen terkait sesuai kebutuhan.
  • Garansi dan ketentuan kendaraan: periksa dampak modifikasi terhadap garansi kendaraan serta ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, pemilik perlu memilih bengkel yang memahami karakter suspensi kendaraan listrik. Pemasangan yang tepat membantu memastikan seluruh komponen terpasang sesuai prosedur dan mengurangi risiko masalah akibat kesalahan pengerjaan.

Pengemudi juga sebaiknya mengevaluasi hasil modifikasi melalui pemeriksaan profesional dan pengujian yang aman. Jangan langsung menguji kestabilan pada kecepatan tinggi di jalan umum. Sebaliknya, lakukan pemeriksaan secara bertahap dan utamakan keselamatan selama berkendara.

Harga Lowering Spring Jaecoo J5 EV Belum Tercantum

I-Spring telah memperkenalkan lowering spring khusus Jaecoo J5 EV dalam IMX 2026. Namun, bahan informasi yang tersedia belum mencantumkan harga jual, tingkat penurunan bodi, tingkat kekakuan per, maupun rincian teknis lainnya.

Karena itu, calon pembeli sebaiknya menghubungi I-Spring atau mitra pemasangnya untuk memperoleh informasi mengenai harga, ketersediaan produk, garansi, dan rekomendasi pemasangan. Informasi tersebut juga membantu pemilik membandingkan biaya modifikasi dengan manfaat yang mereka harapkan.

Kehadiran produk ini memberikan alternatif bagi pengguna Jaecoo J5 EV yang ingin mengevaluasi karakter suspensi kendaraannya. Meski begitu, pemilik tetap perlu memastikan sumber keluhan, kecocokan komponen, dan konsekuensi modifikasi sebelum mengganti per bawaan.

Pada akhirnya, kestabilan berkendara tidak hanya bergantung pada satu komponen. Kondisi ban, sistem suspensi secara keseluruhan, tekanan angin, distribusi muatan, serta teknik mengemudi turut memengaruhi perilaku kendaraan. Dengan pemeriksaan yang tepat, pemilik dapat menentukan solusi yang paling sesuai tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan.

Tag:
Japur Ganteng

Suka berbagi informasi terbaru :)

Digipulsa Siap Tampung Order Top Up Game Ramadhan dan Lebaran 2026

Digipulsa Siap Tampung Order Top Up Game Ramadhan dan Lebaran 2026

Kunjungi Artikel