Suratkami.com, Berlin – Yangwang U9 Xtreme resmi mencetak sejarah baru sebagai mobil produksi tercepat di dunia setelah melaju hingga 308,4 mph di lintasan uji kecepatan tinggi ATP Papenburg, Jerman. Pencapaian ini menjadikannya mobil legal jalan raya paling cepat, baik konvensional maupun listrik.
Kecepatan gila itu berhasil menggeser rekor Bugatti Chiron Super Sport 300+ yang sebelumnya mencatat 304,8 mph pada 2019. Tak hanya itu, Yangwang U9 Xtreme juga melampaui mobil listrik tercepat lainnya seperti Aspark Owl (272,6 mph) dan Rimac Nevera (268,2 mph).
Momen bersejarah ini dipandu langsung oleh pembalap Jerman Marc Basseng, yang sudah terbiasa dengan uji kecepatan ekstrem. Tahun lalu, Basseng menorehkan rekor pribadinya di angka 233 mph menggunakan versi standar U9. Kini, ia berhasil masuk klub eksklusif 300 mph bersama Yangwang U9 Xtreme.
Teknologi Listrik Super Canggih
Yangwang U9 Xtreme bukan sekadar cepat, tapi juga jadi tolok ukur teknologi otomotif masa depan. Mobil ini menghasilkan tenaga 2.978 hp berkat empat motor listrik yang menggunakan baja super tipis 0,1 mm – material mutakhir di industri otomotif.
Selain itu, mobil ini menjadi yang pertama memakai platform ultra-high voltage 1.200V, jauh di atas versi standar yang hanya 800V. Teknologi ini memungkinkan hantaran listrik jauh lebih cepat ke motor, menghasilkan dorongan adrenalin instan.
Efisiensi Panas dan Baterai Blade BYD
Dari sisi efisiensi, panas berkurang hingga 67 persen dibanding platform 800V. Yangwang U9 Xtreme juga mengusung baterai Blade BYD dengan kepadatan sel 170 persen lebih tinggi. Baterai ini mampu menyalurkan arus hingga 30C, sepuluh kali lipat dari baterai EV konvensional.
Dengan teknologi ini, mobil bisa mempertahankan daya besar di kecepatan tinggi tanpa risiko meledak. Sebuah terobosan penting di era mobil listrik super cepat.
Desain Ban Lebih Agresif
Untuk mendukung kecepatan ekstrem, Yangwang U9 Xtreme menggunakan ban depan berukuran 325 mm – lebih besar dari versi standar yang hanya 275 mm. Ukuran roda juga dipangkas jadi 20 inci untuk stabilitas lebih baik di kecepatan tinggi.
Meski bobot mobil mencapai 2.480 kg, hanya selisih 5 kg dari versi standar, mobil ini tetap mampu menembus angka kecepatan yang belum pernah dicapai mobil produksi legal sebelumnya.
Produksi Terbatas dan Harga Fantastis
Sayangnya, mobil ini tidak akan diproduksi massal. Hanya 30 unit Yangwang U9 Xtreme yang akan dirilis secara global, dengan harga jauh lebih tinggi dari versi standar U9 yang dibanderol sekitar £200 ribu (sekitar Rp3,9 miliar).
Dengan pencapaian ini, dunia otomotif kini menanti gebrakan berikutnya: apakah Yangwang U9 Xtreme bisa menantang rekor mobil listrik darat tercepat, Buckeye Bullet 3, yang mencapai 341,2 mph?





