Lisuan 7G100 Siap Tantang RTX 4060 dengan Harga Murah

Jaya Purnama

Lisuan 7G100 Siap Tantang RTX 4060 dengan Harga Murah

Suratkami.com, Jakarta – Lisuan 7G100 menjadi sorotan baru di industri kartu grafis global setelah perusahaan teknologi asal China, Lisuan Technology, mengumumkan jadwal peluncurannya pada 20 Mei 2026. GPU terbaru ini langsung menarik perhatian karena diklaim memiliki performa setara NVIDIA GeForce RTX 4060 dengan harga yang lebih murah.

Kehadiran Lisuan 7G100 dinilai menjadi langkah besar bagi industri semikonduktor China. Di tengah tekanan geopolitik dan pembatasan teknologi dari negara Barat, China terus mempercepat pengembangan teknologi chip mandiri untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk asing.

Selain itu, pasar GPU global saat ini sedang mengalami persaingan ketat. Harga kartu grafis premium masih relatif tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, kemunculan GPU alternatif dengan performa kompetitif dan harga terjangkau dinilai bisa menarik perhatian gamer maupun pengguna profesional.

Lisuan 7G100 Hadir dengan Teknologi 6nm

Lisuan 7G100 dibangun menggunakan proses manufaktur 6nm dan memakai arsitektur internal bernama TrueGPU. Teknologi ini dikembangkan langsung oleh Lisuan Technology untuk mendukung kebutuhan gaming modern serta komputasi grafis kelas menengah.

GPU tersebut membawa spesifikasi yang cukup menarik di kelasnya. Lisuan membekali kartu grafis ini dengan memori 12GB GDDR6 serta bus memori 192-bit. Kombinasi itu dinilai cukup kuat untuk menjalankan game AAA modern dengan pengaturan grafis tinggi.

Berikut spesifikasi utama Lisuan 7G100:

  • Memori 12GB GDDR6
  • Bus memori 192-bit
  • Antarmuka PCIe 4.0 x16
  • 192 TMUs dan 96 ROPs
  • TDP hingga 225W
  • Konektor daya 8-pin tunggal
  • Sistem pendingin triple-slot tiga kipas
  • 4x DisplayPort 1.4a
  • Dukungan resolusi hingga 8K 60Hz HDR

Selain itu, GPU ini mendukung berbagai teknologi grafis modern. Mulai dari DirectX 12, Vulkan 1.3, OpenGL 4.6, hingga OpenCL 3.0. Dukungan tersebut membuat Lisuan 7G100 kompatibel dengan banyak game generasi terbaru.

Lisuan bahkan mengklaim GPU ini mampu menjalankan lebih dari 100 game populer. Beberapa di antaranya seperti Baldur’s Gate 3, Cyberpunk 2077, hingga Elden Ring.

Performa Lisuan 7G100 Disebut Setara RTX 4060

Salah satu faktor yang membuat Lisuan 7G100 ramai dibicarakan adalah klaim performanya. Dalam pengujian internal perusahaan, GPU ini disebut memiliki performa mendekati NVIDIA GeForce RTX 4060.

Meski begitu, hingga kini belum banyak benchmark independen yang dipublikasikan. Karena itu, banyak pengamat teknologi masih menunggu hasil pengujian langsung dari reviewer global setelah peluncuran resmi dilakukan.

Namun, spesifikasi yang dibawa Lisuan 7G100 memang cukup menjanjikan. Memori besar dan arsitektur baru berpotensi memberikan performa gaming yang kompetitif di resolusi 1080p maupun 1440p.

Di sisi lain, konsumsi daya GPU ini juga masih tergolong wajar untuk kelas menengah. TDP hingga 225W dinilai cukup efisien dibanding beberapa GPU pesaing yang membutuhkan daya lebih besar.

Sertifikasi WHQL Jadi Nilai Tambah

Lisuan 7G100 juga berhasil mendapatkan sertifikasi WHQL dari Microsoft. Sertifikasi tersebut menjadi bukti bahwa driver GPU telah memenuhi standar kompatibilitas dan stabilitas sistem operasi Windows.

Pencapaian ini cukup penting bagi industri GPU China. Sebab, tidak banyak kartu grafis buatan lokal China yang berhasil memperoleh pengakuan resmi dari Microsoft.

Selain meningkatkan kepercayaan pengguna, sertifikasi ini juga menunjukkan keseriusan Lisuan dalam mengembangkan ekosistem software dan driver yang stabil.

Harga Murah Jadi Senjata Utama

Meski performanya diklaim mendekati RTX 4060, Lisuan diperkirakan akan menjual GPU ini dengan harga jauh lebih murah dibanding produk NVIDIA maupun AMD.

Strategi harga agresif tersebut dinilai menjadi senjata utama Lisuan untuk menarik pasar gaming kelas menengah. Terutama bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Sementara itu, harga GPU global masih relatif mahal akibat tingginya permintaan chip AI dan keterbatasan pasokan semikonduktor. Karena itu, kehadiran alternatif baru seperti Lisuan 7G100 bisa menjadi pilihan menarik.

Lisuan juga dikabarkan menyiapkan beberapa varian tambahan untuk kebutuhan workstation. Produk tersebut meliputi LX Max, LX Ultra, dan LX Pro yang akan menyasar pengguna profesional.

Penjualan perdana Lisuan 7G100 dijadwalkan berlangsung bertepatan dengan festival belanja 618 di China. Produk ini nantinya akan tersedia melalui platform e-commerce seperti JD.com.

China Semakin Serius Kembangkan Industri GPU

Peluncuran Lisuan 7G100 menunjukkan ambisi besar China dalam industri semikonduktor global. Negara tersebut terus mendorong perusahaan lokal agar mampu bersaing dengan raksasa teknologi dunia seperti NVIDIA dan AMD.

Keberhasilan Lisuan memproduksi GPU 6nm secara massal menjadi pencapaian penting. Apalagi di tengah berbagai pembatasan teknologi yang diterapkan negara Barat terhadap industri chip China.

Selain itu, pengembangan GPU domestik juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang China untuk memperkuat kemandirian teknologi nasional.

Bagi gamer Indonesia, Lisuan 7G100 tentu menarik untuk dipantau. Jika performa nyata sesuai klaim dan dukungan driver terus berkembang, GPU ini berpotensi menjadi alternatif baru di pasar kartu grafis kelas menengah.

Namun, konsumen tetap disarankan menunggu hasil benchmark independen sebelum memutuskan membeli. Sebab, performa di atas kertas belum tentu sepenuhnya sama dengan penggunaan di dunia nyata.

Meski begitu, kemunculan Lisuan 7G100 sudah cukup membuktikan bahwa persaingan industri GPU global akan semakin menarik dalam beberapa tahun ke depan.

Editor:

Jaya Purnama

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral ShopeePay Mei 2026, Klaim Saldo Rp5.000 Khusus Pengguna Baru!

Kode Referral ShopeePay Mei 2026, Klaim Saldo Rp5.000 Khusus Pengguna Baru!

Kunjungi Artikel