Suratkami.com – Indonesia, persaingan penjualan mobil hybrid semakin ramai pada semester pertama 2026. Toyota masih memimpin pasar, tetapi sejumlah merek non-Jepang mulai menunjukkan kemampuan bersaing. Chery dan BAIC bahkan berhasil masuk dalam daftar 15 besar penjualan mobil hybrid Indonesia.
Chery menempatkan dua model sekaligus dalam daftar tersebut. Tiggo Cross CSH mencatat penjualan 1.441 unit, sedangkan Omoda C5 CSH mencapai 419 unit. Sementara itu, BAIC mengandalkan BJ30 HEV yang terjual sebanyak 214 unit sepanjang periode yang sama.
Hasil tersebut menunjukkan semakin banyak pilihan mobil hybrid di pasar Indonesia. Selain merek Jepang yang sudah lebih dahulu kuat, konsumen kini memiliki alternatif dari merek China dan Korea Selatan. Karena itu, persaingan di segmen kendaraan elektrifikasi semakin menarik untuk diperhatikan.
Toyota Masih Memimpin Penjualan Mobil Hybrid Indonesia
Toyota masih mendominasi daftar penjualan mobil hybrid pada semester pertama 2026. Kijang Innova Zenix HEV menjadi model dengan penjualan tertinggi setelah mencatat 13.279 unit.
Di posisi kedua terdapat Toyota Veloz HEV dengan penjualan 11.147 unit. Selisih keduanya mencapai sekitar 2.000 unit. Veloz HEV juga menjadi salah satu model yang menarik perhatian karena hadir sebagai MPV hybrid dengan posisi harga yang lebih terjangkau di dalam jajaran Toyota.
Selanjutnya, Suzuki XL7 Hybrid menempati posisi ketiga dengan 4.293 unit. Honda HR-V e:HEV berada di posisi keempat dengan 2.792 unit, kemudian Suzuki Fronx Hybrid mencatat 2.183 unit.
Toyota juga menempatkan Yaris Cross HEV dan Alphard HEV dalam daftar. Keduanya masing-masing mencatat 1.590 unit dan 1.256 unit. Dengan demikian, Toyota tetap menjadi salah satu merek dengan pilihan model hybrid terbanyak dalam daftar tersebut.
Chery Masukkan Dua Model ke 15 Besar
Chery menjadi salah satu merek non-Jepang yang berhasil mencuri perhatian. Tiggo Cross CSH berada di posisi ketujuh dengan penjualan 1.441 unit. Angka tersebut membuatnya berada di antara sejumlah model hybrid dari merek Jepang.
Selain itu, Chery Omoda C5 CSH juga masuk daftar. Model tersebut mencatat penjualan 419 unit dan menempati posisi ke-12. Kehadiran dua model Chery sekaligus memperlihatkan semakin luasnya pilihan kendaraan hybrid yang tersedia di pasar nasional.
Chery juga memiliki model elektrifikasi lain di segmen SUV. Namun, Tiggo Cross CSH dan Omoda C5 CSH menjadi dua model yang tercatat dalam daftar 15 besar penjualan hybrid pada periode tersebut.
Kondisi ini menjadi menarik karena Chery relatif lebih baru dibandingkan sejumlah pemain Jepang yang sudah lama mengembangkan pasar kendaraan hybrid di Indonesia. Meskipun begitu, penjualan kedua model tersebut mampu menempatkannya di tengah persaingan yang cukup ketat.
BAIC BJ30 HEV Ikut Masuk Daftar
BAIC juga berhasil menempatkan produknya dalam daftar 15 besar. BJ30 HEV mencatat penjualan 214 unit dan berada di posisi terakhir dalam daftar tersebut.
Jumlah itu memang masih jauh dibandingkan penjualan model hybrid teratas. Namun, posisi tersebut tetap menunjukkan bahwa BJ30 HEV mampu mendapatkan tempat di tengah persaingan yang didominasi merek Jepang.
BJ30 HEV hadir dengan desain yang menjadi salah satu daya tariknya. Selain itu, model tersebut menawarkan sejumlah fitur yang membuatnya menjadi salah satu pilihan BAIC di pasar kendaraan elektrifikasi.
Sementara itu, BAIC juga memiliki beberapa model lain di pasar Indonesia. Namun, BJ30 HEV menjadi model yang mencatat penjualan tertinggi dalam daftar kendaraan hybrid tersebut.
Hyundai dan Daihatsu Turut Meramaikan Persaingan
Selain Chery dan BAIC, Hyundai juga menjadi merek non-Jepang yang masuk 15 besar. Hyundai Palisade Hybrid mencatat 566 unit, sedangkan Santa Fe Hybrid terjual 413 unit.
Palisade Hybrid berada di posisi kesembilan. Model tersebut bersaing di segmen SUV dengan karakter yang berbeda dari kendaraan hybrid berukuran lebih kecil. Sementara itu, Santa Fe Hybrid berada di posisi ke-13 dalam daftar.
Daihatsu juga ikut meramaikan pasar melalui Rocky Hybrid. Model tersebut mencatat penjualan 430 unit dan menempati posisi ke-11. Angkanya masih berada di bawah beberapa model hybrid lain, tetapi Rocky tetap menjadi salah satu pilihan kendaraan hybrid yang tersedia bagi konsumen Indonesia.
Di sisi lain, Honda Step WGN RS e:HEV mencatat 245 unit dan berada di posisi ke-14. Model tersebut melengkapi persaingan di bagian bawah daftar 15 besar.
Daftar 15 Mobil Hybrid Terlaris Semester Pertama 2026
Berikut daftar penjualan mobil hybrid yang masuk 15 besar pada semester pertama 2026:
- Toyota Kijang Innova Zenix HEV: 13.279 unit.
- Toyota Veloz HEV: 11.147 unit.
- Suzuki XL7 Hybrid: 4.293 unit.
- Honda HR-V e:HEV: 2.792 unit.
- Suzuki Fronx Hybrid: 2.183 unit.
- Toyota Yaris Cross HEV: 1.590 unit.
- Chery Tiggo Cross CSH: 1.441 unit.
- Toyota Alphard HEV: 1.256 unit.
- Hyundai Palisade Hybrid: 566 unit.
- Suzuki Grand Vitara Hybrid: 505 unit.
- Daihatsu Rocky Hybrid: 430 unit.
- Chery Omoda C5 CSH: 419 unit.
- Hyundai Santa Fe Hybrid: 413 unit.
- Honda Step WGN RS e:HEV: 245 unit.
- BAIC BJ30 HEV: 214 unit.
Persaingan Mobil Hybrid Semakin Beragam
Komposisi 15 besar tersebut memperlihatkan dominasi merek Jepang masih sangat kuat. Toyota, Suzuki, Honda, dan Daihatsu mengisi sebagian besar posisi dalam daftar. Namun, merek dari China dan Korea Selatan mulai mendapatkan ruang di pasar.
Chery menjadi contoh paling jelas karena berhasil menempatkan dua model sekaligus. BAIC juga mampu masuk melalui BJ30 HEV. Sementara itu, Hyundai mempertahankan kehadirannya dengan Palisade Hybrid dan Santa Fe Hybrid.
Selain itu, perkembangan model hybrid membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan. Persaingan tidak lagi hanya berasal dari merek yang sudah lama bermain di segmen tersebut. Merek baru juga mulai menawarkan kendaraan dengan teknologi elektrifikasi untuk merebut perhatian pasar.
Dengan demikian, daftar penjualan pada semester pertama 2026 memberikan gambaran bahwa pasar mobil hybrid Indonesia terus berkembang. Toyota memang masih memimpin dengan jarak yang cukup besar, tetapi masuknya Chery dan BAIC ke 15 besar menunjukkan persaingan mulai semakin beragam.





