SMLE Perkuat Bisnis Fragrance untuk Bidik Rantai Pasok Global

Dwi Prakoso

SMLE Perkuat Bisnis Fragrance untuk Bidik Rantai Pasok Global
Ilustrasi: bisnis fragrance SMLE

Suratkami.comJakarta, PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) memperkuat bisnis fragrance dengan meningkatkan kapabilitas riset dan pengembangan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memenuhi permintaan bahan baku wewangian yang terus tumbuh.

SMLE menyasar kebutuhan industri kosmetik, perawatan tubuh, serta produk konsumen di pasar nasional. Selain itu, perseroan juga membidik peluang yang lebih luas sebagai bagian dari rantai pasok global.

Dalam keterangan informasi pada Kamis (3/9/2026), SMLE menjelaskan penguatan tersebut mencakup laboratorium formulasi riset dan pengembangan internal. Fasilitas itu mendukung pengembangan formulasi baru, pengujian kualitas, serta pemeriksaan performa bahan baku sebelum perseroan mendistribusikannya kepada pelanggan industri.

SMLE Perkuat Bisnis Fragrance

Penguatan laboratorium menjadi langkah penting dalam transformasi SMLE. Perseroan secara konsisten mengembangkan perannya dari distributor menjadi mitra solusi formulasi terintegrasi bagi pelanggan industri.

Manajemen SMLE optimistis dapat masuk ke jaringan pasokan global melalui bisnis wewangian. Perseroan juga mendapat dukungan dari entitas anak, PT Sinar Aroma Sentosa (SAS), untuk mengembangkan lini usaha tersebut.

PT Sinar Aroma Sentosa berdiri pada Februari 2024 dengan porsi kepemilikan SMLE mencapai 99,96 persen. Perusahaan yang berlokasi di Jakarta Barat itu menjalankan fungsi manufaktur dengan fokus pada produksi wewangian dan produk aroma.

Kolaborasi antara laboratorium riset SMLE dan fasilitas manufaktur SAS memungkinkan perseroan mengembangkan bahan baku wewangian khusus. Formulasi tersebut dapat menyesuaikan berbagai kebutuhan industri konsumen.

Integrasi Riset dan Manufaktur

Integrasi antara riset dan manufaktur memberikan sejumlah keunggulan bagi SMLE. Perseroan dapat meningkatkan efisiensi rantai pasok sekaligus memperkuat pengawasan terhadap kualitas produk.

Selain itu, integrasi tersebut membantu SMLE mempercepat waktu masuk produk ke pasar. Perseroan dapat menghubungkan proses pengembangan formulasi dengan kemampuan manufaktur melalui SAS.

Strategi ini juga memperkuat posisi SMLE dalam menyediakan bahan baku khusus bagi industri kosmetik dan perawatan tubuh. Dengan kemampuan tersebut, perseroan tidak hanya mengandalkan aktivitas distribusi.

Keandalan portofolio produk kosmetik dan personal care SMLE juga tercermin dari kemitraan dengan sejumlah pemimpin pasar industri perawatan tubuh di Indonesia. Hubungan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan bisnis perseroan.

Kemitraan SMLE dengan Paragon

Salah satu pelanggan utama SMLE adalah PT Paragon Technology and Innovation. Perusahaan tersebut memproduksi berbagai merek kosmetik terkemuka di Indonesia.

Dalam laporan keuangan kuartal I 2026, Paragon mencatat transaksi pembelian bahan baku dari SMLE senilai Rp7,8 miliar. Nilai transaksi tersebut menunjukkan adanya hubungan bisnis yang signifikan antara kedua perusahaan.

SMLE juga telah mencatatkan kemitraan jangka panjang untuk terus memasok bahan baku kepada Paragon. Kerja sama tersebut menunjukkan bahwa formulasi riset SMLE mampu memenuhi standar manufaktur produk kecantikan di Indonesia.

Di sisi lain, kemitraan dengan pelaku industri besar memberikan ruang bagi SMLE untuk terus mengembangkan portofolio bahan baku. Perseroan dapat memanfaatkan kebutuhan pelanggan sebagai salah satu dasar pengembangan formulasi baru.

SMLE Perluas Pasar Lewat ICI 2026

Selain memperkuat fasilitas internal, SMLE aktif memperkenalkan inovasi formulasi kepada pelaku industri. Perseroan berpartisipasi dalam Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026 pada Mei lalu.

Dalam ajang tersebut, SMLE mendemonstrasikan berbagai aplikasi produk wewangian hasil riset laboratoriumnya. Kegiatan itu menjadi sarana bagi perseroan untuk memperluas jangkauan pasar.

Selanjutnya, SMLE memanfaatkan partisipasi dalam ICI 2026 untuk membuka peluang kerja sama baru. Perseroan menargetkan kontrak-kontrak kerja sama baru pada kuartal mendatang.

Pameran industri juga memberi kesempatan bagi SMLE untuk memperkenalkan kemampuan formulasi dan produk aroma secara langsung. Dengan demikian, perseroan dapat mempertemukan kemampuan riset dengan kebutuhan pelaku industri.

Fragrance Jadi Motor Pertumbuhan SMLE

SMLE menilai lini bisnis wewangian dan bahan baku kimia khusus memiliki prospek untuk terus mendukung pertumbuhan perseroan. Strategi tersebut menggabungkan penguatan laboratorium, manufaktur, serta komersialisasi produk.

Melalui PT Sinar Aroma Sentosa, SMLE mengintegrasikan proses dari hulu hingga hilir. Perseroan menghubungkan kegiatan riset dan pengembangan dengan kemampuan produksi serta kebutuhan pelanggan industri.

Karena itu, pengembangan bisnis fragrance menjadi salah satu fokus penting SMLE dalam memperkuat kapabilitas usaha. Perseroan juga optimistis lini tersebut dapat membuka peluang lebih besar dalam rantai pasok global.

Pada akhirnya, kombinasi antara kemampuan riset, fasilitas manufaktur, dan kemitraan strategis menjadi fondasi pengembangan bisnis SMLE. Perseroan yakin lini wewangian dan bahan baku kimia khusus dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral Makmur September 2026, Bonus Investasi Hingga Ratusan Ribu

Kode Referral Makmur September 2026, Bonus Investasi Hingga Ratusan Ribu

Kunjungi Artikel