Suratkami.com – Jakarta, PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) mencatat perbaikan kinerja pada semester I-2026. SCNP semester I-2026 membukukan laba sebesar Rp6,74 miliar setelah sebelumnya mencatat rugi Rp1,15 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Perubahan tersebut menunjukkan peningkatan kinerja yang cukup signifikan sepanjang enam bulan pertama 2026. Selain itu, pertumbuhan pendapatan turut menopang perbaikan laba perseroan.
Pendapatan usaha SCNP melonjak 41,7 persen menjadi Rp156,58 miliar. Pada semester I-2025, perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp110,46 miliar.
SCNP Semester I-2026 Cetak Laba Rp6,74 Miliar
Kinerja keuangan SCNP mengalami perubahan positif pada semester I-2026. Perseroan berhasil membalikkan rugi Rp1,15 miliar menjadi laba Rp6,74 miliar.
Pertumbuhan pendapatan menjadi salah satu faktor utama dalam perbaikan tersebut. Pendapatan usaha mencapai Rp156,58 miliar, atau tumbuh 41,7 persen dibandingkan Rp110,46 miliar pada semester I-2025.
Dengan demikian, kenaikan pendapatan memberikan ruang bagi perseroan untuk memperbaiki capaian laba. Perubahan tersebut juga terlihat pada pertumbuhan laba kotor selama periode berjalan.
Laba Kotor SCNP Ikut Menguat
Selain pendapatan, SCNP mencatat peningkatan laba kotor pada semester I-2026. Laba kotor perseroan mencapai Rp22,60 miliar.
Angka tersebut meningkat dari Rp14,47 miliar pada semester I-2025. Artinya, perseroan mencatat kenaikan laba kotor seiring dengan pertumbuhan pendapatan usaha.
Sementara itu, peningkatan laba kotor turut memperkuat perubahan kinerja perseroan secara keseluruhan. SCNP kemudian mencatat laba bersih setelah sebelumnya membukukan kerugian pada periode yang sama tahun sebelumnya.
SCNP Tingkatkan Ekspansi Aset Produktif
Dari sisi neraca, SCNP juga terus mendorong ekspansi produktif. Perseroan mencatat kenaikan Rasio Utang terhadap Modal atau DER menjadi 36,84 persen.
Di sisi lain, perseroan melanjutkan pengerjaan aset tetap dalam penyelesaian. Aset tersebut berupa bangunan pabrik baru yang kini memiliki tingkat penyelesaian lebih dari 83 persen.
Investasi untuk pembangunan tersebut telah mencapai Rp33,96 miliar. Selanjutnya, penyelesaian infrastruktur manufaktur menjadi bagian penting dalam mendukung rencana ekspansi produksi perseroan.
Pabrik Baru Dukung Target Produksi SCNP
SCNP menargetkan volume ekspansi produksi sebesar 1.594.062 unit. Finalisasi infrastruktur manufaktur baru akan mendukung perseroan dalam menjalankan target tersebut.
Target produksi itu juga menunjukkan rencana peningkatan kapasitas yang cukup besar. Bahkan, pencapaiannya akan menghasilkan lonjakan volume lebih dari 49 persen dibandingkan capaian produksi pada 2025.
Karena itu, penyelesaian bangunan pabrik menjadi salah satu bagian penting dalam agenda ekspansi SCNP. Perseroan dapat memanfaatkan infrastruktur manufaktur baru tersebut untuk mendukung peningkatan volume produksi.
Dengan demikian, kinerja SCNP pada semester I-2026 memperlihatkan perbaikan dari sisi pendapatan, laba kotor, dan laba bersih. Sementara itu, perseroan juga terus menyiapkan kapasitas manufaktur untuk mendukung target produksi berikutnya.
Prospek Ekspansi Produksi SCNP
Perbaikan kinerja pada semester I-2026 berjalan bersamaan dengan investasi pada aset tetap. Perseroan telah menyerap Rp33,96 miliar untuk pembangunan pabrik yang tingkat penyelesaiannya sudah lebih dari 83 persen.
Selanjutnya, target produksi sebesar 1.594.062 unit menjadi salah satu indikator penting dalam agenda ekspansi SCNP. Perseroan menargetkan volume tersebut dapat meningkat lebih dari 49 persen dibandingkan capaian 2025.
Namun, pencapaian target tersebut tetap bergantung pada finalisasi infrastruktur manufaktur baru. Oleh karena itu, perkembangan pembangunan pabrik akan menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam melihat langkah ekspansi perseroan.
Pada akhirnya, SCNP memasuki semester I-2026 dengan perbaikan kinerja yang terlihat dari perubahan rugi menjadi laba. Selain itu, pertumbuhan pendapatan dan laba kotor berjalan bersamaan dengan peningkatan investasi untuk mendukung ekspansi produksi.










