Kamis, 5 November 2026Surat Kabar Informasi Terkini
SuratKami.com
Surat Kabar Informasi Terkini

Windows 11 26H2 pada Laptop RAM 8GB

Dukung
Daftar Isi 5 bagian

Suratkami.com – Pengujian Windows 11 26H2 pada laptop RAM 8GB menunjukkan pengurangan penggunaan memori dibandingkan Windows 11 25H2. Dalam sejumlah skenario, mulai dari kondisi tanpa aplikasi tambahan hingga multitasking berat, versi baru memakai RAM lebih sedikit. Hasil ini memberi gambaran tentang dampak pembaruan pada perangkat dengan kapasitas memori terbatas.

Cale Hunt dari Windows Central membandingkan kedua versi Windows pada Acer Swift Air 14. Pengujian tersebut mengacu pada klaim Microsoft mengenai peningkatan responsivitas dan multitasking. Namun, angka dari satu laptop tidak otomatis menggambarkan hasil yang sama pada setiap perangkat. Spesifikasi, aplikasi, dan kebiasaan pemakaian dapat memengaruhi penggunaan memori.

Pengujian Windows 11 26H2 pada laptop RAM 8GB

Acer Swift Air 14 yang digunakan memiliki prosesor Intel Core 5 320, RAM LPDDR5x sebesar 8GB, dan SSD NVMe PCIe 3.0 berkapasitas 512GB. Perangkat pertama kali menjalankan Windows 11 25H2 build 26200.7019, lalu diperbarui ke Windows 11 26H2 build 26300.9711.

Penguji mempertahankan page file pada 4.524MB dan hanya memasang driver yang diperlukan. Profil daya juga disetel ke Best Performance. Dengan pengaturan yang sama, perbandingan ini berusaha menjaga kondisi pengujian tetap konsisten saat sistem berganti versi.

Meski demikian, hasilnya tetap perlu dibaca sesuai ruang lingkup pengujian. Uji ini memakai satu model laptop dan beberapa skenario penggunaan. Karena itu, angka yang diperoleh lebih tepat menjadi gambaran perbandingan pada perangkat tersebut, bukan jaminan bahwa semua komputer akan mencatat penghematan identik.

Selisih 1,2GB saat laptop menganggur

Pengukuran pertama dilakukan sekitar 10 menit setelah laptop dinyalakan, tanpa membuka aplikasi tambahan. Windows 11 25H2 menggunakan RAM 5,3GB, sedangkan Windows 11 26H2 tercatat menggunakan 4,1GB. Selisihnya mencapai sekitar 1,2GB, pengurangan yang terlihat bahkan sebelum pengguna mulai bekerja.

Jumlah memori yang tersedia ikut berubah. Pada 25H2, RAM tersedia tercatat 2,3GB, kemudian naik menjadi 3,5GB pada 26H2. Sementara itu, committed memory turun dari 4,7GB menjadi 4,4GB. Jadi, perbedaan bukan hanya tampak pada penggunaan RAM fisik, meskipun penurunannya pada committed memory lebih kecil.

Kapasitas memori yang lebih lapang saat laptop menganggur dapat memberi ruang tambahan untuk membuka aplikasi. Namun, angka idle tidak menggambarkan seluruh pengalaman penggunaan. Sistem operasi dan aplikasi dapat mengubah kebutuhan memori seiring aktivitas, sehingga hasil saat laptop mulai digunakan juga penting untuk diperiksa.

Multitasking harian memakai memori lebih sedikit

Dalam skenario berikutnya, Hunt membuka 10 tab Microsoft Edge dengan situs seperti YouTube, Gmail, Reddit, dan Amazon. Ia juga menjalankan Word, Slack, serta Spotify secara bersamaan. Kombinasi tersebut mewakili kegiatan yang lebih aktif daripada pengukuran saat laptop tidak menjalankan aplikasi tambahan.

Penggunaan RAM pada Windows 11 25H2 mencapai 7GB. Setelah laptop beralih ke 26H2, catatan penggunaan turun menjadi 6,6GB. Memori tersedia bertambah dari 563MB menjadi 1.018MB. Perubahan ini menunjukkan adanya ruang ekstra untuk sistem menangani aktivitas yang sedang berlangsung.

Perbedaan committed memory pada skenario tersebut lebih besar daripada selisih penggunaan RAM fisik. Versi 25H2 mencatat 12,2GB, sementara 26H2 mencatat 10,4GB. Angka committed memory mengacu pada komitmen penggunaan memori oleh sistem, bukan jumlah RAM fisik yang terpasang. Karena itu, nilainya dapat melampaui kapasitas RAM laptop.

Hasil ini tidak berarti setiap situs atau aplikasi akan memakai sumber daya yang sama. Tab yang memutar video, aplikasi yang bekerja di latar, dan konten yang dibuka dapat mengubah beban. Meski begitu, perbandingan dengan daftar aplikasi yang sama membantu memperlihatkan perbedaan pemakaian antara kedua versi dalam kondisi uji tersebut.

Beban berat masih menguji batas RAM 8GB

Untuk memberi tekanan lebih besar, pengujian dilanjutkan dengan 20 tab Edge serta Word, Excel, Spotify, Slack, Microsoft Store, Photos, File Explorer, dan GIMP. Pada kondisi ini, Windows 11 25H2 menggunakan RAM 7,3GB. Windows 11 26H2 mencatat 6,8GB.

Selisih penggunaan RAM fisik pada beban berat mencapai sekitar 0,5GB. Namun, perbandingan committed memory menunjukkan jarak yang lebih lebar: 15,2GB pada 25H2 dan 10,4GB pada 26H2. Angka itu menunjukkan bahwa kedua versi menangani komitmen memori secara berbeda dalam rangkaian aplikasi yang diuji.

Ketika kebutuhan memori melampaui RAM fisik, Windows dapat memanfaatkan memori virtual melalui page file. Pengujian mencatat lonjakan aktivitas disk pada 25H2 saat sistem berpindah antar aplikasi. Versi 26H2 juga menunjukkan aktivitas disk, terutama ketika penguji berpindah tab dan aplikasi, tetapi lonjakannya tidak setinggi versi sebelumnya.

Aktivitas disk tersebut menjadi pengingat bahwa RAM 8GB tetap memiliki batas. Penghematan memori dapat mengurangi tekanan pada sistem, tetapi tidak menghilangkan kebutuhan paging saat banyak aplikasi berat berjalan bersamaan. Pada beban tinggi, pengguna masih mungkin merasakan jeda ketika berpindah tugas, bergantung pada aplikasi dan kondisi laptop.

Efisiensi meningkat, tetapi kebutuhan tetap menentukan

Secara keseluruhan, hasil Windows Central memperlihatkan penggunaan memori yang lebih rendah pada 26H2 dalam ketiga skenario. Penghematan terbesar muncul ketika laptop menganggur, dengan perbedaan sekitar 1,2GB. Saat menjalankan aplikasi harian dan beban berat, versi baru juga mencatat angka RAM lebih rendah.

Temuan ini selaras dengan klaim Microsoft tentang peningkatan efisiensi, tetapi pengujian tersebut tidak membuktikan bahwa semua perangkat akan mengalami peningkatan responsivitas dengan besaran yang sama. Perbandingan ini berfokus pada pemakaian memori di satu laptop. Pengalaman nyata juga bergantung pada prosesor, penyimpanan, driver, aplikasi, dan beban kerja.

Bagi pemilik laptop RAM 8GB, ruang memori tambahan bisa membantu ketika membuka beberapa aplikasi sekaligus. Namun, kapasitas tersebut belum tentu nyaman untuk pekerjaan yang menuntut banyak tab dan aplikasi berat secara bersamaan. Pengguna yang sering mengolah gambar atau menjalankan banyak tugas dapat tetap menemui batas perangkat.

Hasil uji ini menunjukkan bahwa optimasi sistem dapat membuat perangkat dengan memori terbatas terasa lebih leluasa, terutama pada beban ringan hingga menengah. Meski begitu, pembaruan perangkat lunak bukan pengganti kapasitas RAM yang lebih besar untuk kebutuhan berat. Periksa juga penggunaan aplikasi sehari-hari sebelum menilai apakah laptop 8GB sudah mencukupi.

Tag: ·

Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.