ASSA Sewakan Tanah ke JBA Indonesia, Nilai Transaksi Rp138,89 Miliar

Dwi Prakoso

ASSA Sewakan Tanah ke JBA Indonesia, Nilai Transaksi Rp138,89 Miliar

Suratkami.com – JakartaASSA sewakan tanah kepada PT JBA Indonesia (JBAI) sebagai bagian dari transaksi afiliasi yang diumumkan kepada publik. Lahan yang disewakan memiliki luas 9.872,95 meter persegi dan menjadi salah satu aset yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal oleh perusahaan.

Langkah tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Di satu sisi, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) memperoleh pendapatan dari biaya sewa. Di sisi lain, PT JBA Indonesia mendapatkan tambahan lahan untuk mendukung pengembangan kegiatan operasionalnya.

Informasi mengenai transaksi tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (15/7/2026). Perseroan menegaskan bahwa transaksi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris.

ASSA Sewakan Tanah kepada Entitas Anak Tidak Langsung

Corporate Secretary ASSA, Jerry Fandy Tunjungan, menjelaskan bahwa PT JBA Indonesia merupakan entitas anak tidak langsung perseroan. Kepemilikan tersebut berlangsung melalui PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC).

ASSA saat ini memiliki 77,6 persen saham di ASLC. Sementara itu, ASLC menguasai sekitar 92,2 persen saham PT JBA Indonesia. Dengan struktur kepemilikan tersebut, transaksi yang dilakukan termasuk dalam kategori transaksi afiliasi.

Selain hubungan kepemilikan, terdapat pula kesamaan anggota manajemen pada kedua perusahaan. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati menjabat sebagai Presiden Direktur ASSA sekaligus Komisaris Utama JBAI. Sementara itu, Jany Candra menjabat sebagai Direktur ASSA sekaligus Komisaris JBAI.

Karena itu, seluruh proses transaksi dilakukan sesuai ketentuan keterbukaan informasi agar tetap memenuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Lahan Belum Dimanfaatkan Maksimal

Dalam keterangannya, ASSA menjelaskan bahwa perseroan memiliki tanah seluas sekitar 15.000 meter persegi. Namun, tidak seluruh lahan tersebut digunakan untuk mendukung operasional perusahaan.

Sebagian lahan yang belum dimanfaatkan kemudian disewakan kepada JBA Indonesia. Luas lahan yang disewakan mencapai 9.872,95 meter persegi sehingga masih tersedia area lain yang dapat digunakan sesuai kebutuhan perseroan.

Menurut manajemen, langkah ini dinilai lebih produktif dibandingkan membiarkan aset tidak menghasilkan pendapatan. Selain itu, penyewaan lahan dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan aset perusahaan.

JBA Indonesia sendiri membutuhkan tambahan lahan untuk mendukung kegiatan bisnisnya. Dengan adanya lokasi baru tersebut, perusahaan diharapkan mampu memperluas jaringan usaha dan meningkatkan kapasitas operasional.

Nilai Transaksi dan Manfaat Finansial

Dalam keterbukaan informasi disebutkan bahwa nilai transaksi mencapai Rp138,89 miliar. Perseroan juga menegaskan bahwa biaya sewa yang dikenakan kepada JBA Indonesia mengacu pada harga pasar.

Kebijakan tersebut dilakukan agar transaksi tetap memenuhi prinsip kewajaran. Dengan demikian, tidak terdapat perlakuan khusus meskipun transaksi dilakukan dengan entitas afiliasi.

Selain itu, ASSA berharap pendapatan dari biaya sewa dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Pemanfaatan aset yang sebelumnya belum optimal juga dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi aset perusahaan.

Sementara itu, JBA Indonesia memperoleh manfaat berupa tambahan ruang usaha yang dapat mendukung ekspansi bisnis dalam jangka panjang.

Manajemen Pastikan Transparansi Transaksi

Direksi ASSA bersama Dewan Komisaris memastikan seluruh informasi material terkait transaksi afiliasi telah diungkapkan kepada publik.

Manajemen menyatakan bahwa informasi yang disampaikan telah memenuhi ketentuan yang berlaku serta tidak mengandung informasi yang menyesatkan. Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi perusahaan sebagai emiten di pasar modal.

Keterbukaan informasi juga memberikan kepastian kepada investor bahwa transaksi dilakukan melalui mekanisme yang sesuai regulasi. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan pemegang saham terhadap pengelolaan perusahaan.

Selain itu, transaksi afiliasi yang dilaksanakan dengan prinsip kewajaran dinilai mampu memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

Saham ASSA Ditutup Menguat

Seiring dengan diumumkannya transaksi tersebut, pergerakan saham ASSA menunjukkan sentimen positif di pasar.

Pada perdagangan hari itu, saham PT Adi Sarana Armada Tbk ditutup naik 10 poin atau sekitar 1,63 persen ke level Rp625 per saham.

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar masih memberikan respons positif terhadap langkah perseroan dalam mengoptimalkan aset yang dimiliki. Meskipun begitu, pergerakan saham tetap dipengaruhi berbagai faktor lain, termasuk kondisi pasar secara keseluruhan dan prospek bisnis perusahaan ke depan.

Dengan memanfaatkan aset yang belum digunakan secara maksimal, ASSA berharap mampu meningkatkan efisiensi, memperkuat kinerja keuangan, sekaligus mendukung ekspansi usaha entitas anak. Langkah ini menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah melalui pengelolaan aset yang lebih produktif.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Jadwal Praktek Dokter RS Imanuel Lampung Lengkap Terbaru Juli 2026

Jadwal Praktek Dokter RS Imanuel Lampung Lengkap Terbaru Juli 2026

Kunjungi Artikel