Googlebook Hadir sebagai Laptop Android Premium dengan Gemini

Japur Ganteng

Googlebook Hadir sebagai Laptop Android Premium dengan Gemini
Ilustrasi: laptop Android Googlebook

Suratkami.com – Jakarta, Google resmi meluncurkan kategori laptop Android Googlebook pada Senin (21/9/2026). Perangkat ini menggabungkan pengalaman Android dan ChromeOS dalam sistem operasi baru bernama Googlebook OS.

Googlebook menyasar segmen premium yang selama ini didominasi laptop Windows dan MacBook. Berbeda dari Chromebook yang lebih banyak bermain di kelas terjangkau, Google menetapkan standar perangkat keras tinggi untuk kategori baru ini.

Lima laptop Android Googlebook pertama

Google memperkenalkan lima model perdana dari Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo. Kelimanya terdiri atas Acer Googlebook 14, Asus Googlebook 14, Dell XPS Googlebook, HP Googlebook 14, dan Lenovo Googlebook 15.

Seluruh perangkat memiliki RAM minimal 16 GB. Material bodinya menggunakan aluminium, magnesium, atau serat karbon. Sementara itu, pilihan prosesor berasal dari keluarga Intel Core dan Qualcomm Snapdragon X.

Googlebook OS menjadi pembeda utama. Sistem ini menjalankan jutaan aplikasi dari Google Play Store dan membawa kecerdasan buatan Gemini langsung ke dalam antarmuka. Play Store juga memberikan label untuk menunjukkan tingkat optimalisasi aplikasi di laptop, yaitu “Made for Desktop”, “Optimized for Desktop”, dan “Better on the Website”.

Integrasi dengan HP Android dan fitur Gemini

Google merancang Googlebook sebagai penghubung antara HP Android dan laptop. Pengguna dapat menghubungkan perangkat dengan smartphone berbasis Android 17 atau yang lebih baru melalui Wi-Fi dan Bluetooth.

Setelah terhubung, pengguna bisa memakai aplikasi dari HP pada layar laptop, melanjutkan aktivitas di perangkat berbeda, serta mengakses file di smartphone tanpa mengunduhnya terlebih dahulu. Selain itu, Googlebook OS mengadopsi bahasa desain Material 3 Expressive yang tampil lebih dekat dengan Android pada ponsel Pixel.

Gemini dapat dipanggil melalui tombol di antarmuka, tombol “G” pada keyboard, atau gestur Magic Pointer. Fitur Magic Pointer memahami konteks pada layar dan menawarkan tindakan yang sesuai melalui Gemini.

Fitur lainnya mencakup Create My Widget untuk membuat widget berdasarkan perintah pengguna, Rambler untuk mentranskripsikan ucapan sambil menghapus kata pengisi seperti “um” dan “ah”, serta Universal File Search untuk mencari file di laptop dan HP yang terhubung.

Harga dan spesifikasi lima model

Google menjanjikan pembaruan selama 10 tahun untuk Googlebook. Pembeli juga memperoleh langganan Google AI Pro selama satu tahun tanpa biaya tambahan. Harga kelima model di pasar Amerika Serikat mulai 899 dollar AS atau sekitar Rp16,1 juta.

  • Acer Googlebook 14: mulai 899 dollar AS atau sekitar Rp16,1 juta. Model ini memiliki layar sentuh OLED 14 inci beresolusi 2.8K, prosesor Intel Core Ultra, RAM mulai 16 GB, SSD mulai 256 GB, dan desain konvertibel 2-in-1.
  • Dell XPS Googlebook: mulai 1.199 dollar AS atau sekitar Rp21,4 juta. Laptop ini memakai layar sentuh 13 inci beresolusi 2.5K, Snapdragon X Elite, RAM 16 GB, dan penyimpanan 512 GB.
  • Asus Googlebook 14: mulai 1.299 dollar AS atau sekitar Rp23,2 juta. Perangkat berbobot sekitar 1 kg ini membawa layar OLED sentuh 14 inci 3K, Intel Core Ultra, RAM 16 GB, dan SSD 256 GB.
  • HP Googlebook 14: mulai 1.299 dollar AS atau sekitar Rp23,2 juta. Model ini menggunakan Snapdragon X Elite, layar OLED sentuh 14 inci 2.8K, RAM 16 GB, dan penyimpanan 256 GB.
  • Lenovo Googlebook 15: mulai 1.299 dollar AS atau sekitar Rp23,2 juta. Laptop ini menawarkan layar OLED sentuh 15,3 inci 2.8K, Intel Core Ultra, RAM 16 GB, SSD 256 GB, dan dukungan audio Dolby Atmos.

Kelima model memiliki pemindai sidik jari. HP dan Lenovo juga menyediakan autentikasi wajah. Acer menjadi satu-satunya model perdana yang memiliki desain 2-in-1 dengan engsel yang dapat dilipat hingga berfungsi seperti tablet.

Jadwal pengiriman Googlebook

Google menyebut pengiriman Googlebook dimulai pada 4 Oktober di Amerika Serikat. Sehari kemudian, perangkat menyusul ke Kanada, Inggris, Irlandia, Perancis, Jerman, dan Australia.

Sampai saat ini, Google belum mengumumkan ketersediaan Googlebook di Indonesia. Karena itu, calon pembeli di Tanah Air masih harus menunggu informasi resmi mengenai jadwal pemasaran dan harga lokalnya.

Editor:

Japur Ganteng

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral Nanovest Terbaru September 2026: Peluang Cuan dari Investasi Digital

Kode Referral Nanovest Terbaru September 2026: Peluang Cuan dari Investasi Digital

Kunjungi Artikel