IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat, Simak 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas

Dwi Prakoso

IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat, Simak 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas

Suratkami.com, Jakarta – IHSG hari ini diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Meski begitu, pelaku pasar tetap diminta waspada karena indeks masih rawan mengalami koreksi dalam jangka pendek.

Pergerakan pasar saham domestik masih dipengaruhi aksi jual investor asing dan sentimen global. Namun, optimisme tetap muncul seiring peluang indeks menembus area resistance penting di level 7.100 hingga 7.150.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan IHSG hari ini memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan. Akan tetapi, pasar perlu mencermati potensi tekanan jika indeks gagal bertahan di area resistance tersebut.

IHSG Hari Ini Berpotensi Uji Resistance 7.150

Menurut Fanny Suherman, IHSG hari ini diperkirakan mencoba menguji level resistance di kisaran 7.100 sampai 7.150. Jika berhasil menembus area tersebut, peluang penguatan lanjutan akan semakin terbuka.

“Hati-hati jika gagal break, masih berpotensi koreksi kembali ke 6.850-7.000,” ujarnya dalam riset harian, Kamis (7/5/2026).

Sementara itu, area support IHSG berada di kisaran 6.950 hingga 7.000. Level tersebut dinilai menjadi titik penting untuk menjaga momentum penguatan pasar saham domestik.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,5 persen ke level 7.092,47. Kenaikan indeks terjadi di tengah aksi net sell asing yang mencapai Rp484 miliar.

Selain itu, sejumlah saham perbankan dan sektor energi menjadi penyumbang terbesar aksi jual asing. Saham yang paling banyak dijual investor asing antara lain BMRI, BRPT, BBCA, CUAN, dan TPIA.

Sentimen Asing Masih Membayangi Pasar

Aksi jual investor asing masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini. Meskipun indeks berhasil menguat, tekanan dari arus modal keluar tetap perlu dicermati investor.

Di sisi lain, pelaku pasar masih menunggu arah kebijakan suku bunga global dan perkembangan ekonomi internasional. Faktor eksternal tersebut berpotensi memengaruhi volatilitas pasar saham Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

Namun begitu, sejumlah analis menilai kondisi pasar domestik masih cukup solid. Stabilitas nilai tukar rupiah dan kinerja emiten tertentu dinilai mampu menopang pergerakan IHSG.

Karena itu, investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham. Strategi trading jangka pendek dinilai lebih tepat di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.

Rekomendasi Saham Pilihan BNI Sekuritas

BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Saham-saham tersebut dinilai memiliki peluang pergerakan menarik dalam jangka pendek.

Saham Pilihan dan Target Harga

  • ELSA
    Spec Buy di area Rp750-Rp765.
    Target dekat Rp780-Rp800.
    Cutloss di bawah Rp740.
  • MINA
    Spec Buy di area Rp384-Rp390.
    Target dekat Rp398-Rp408.
    Cutloss di bawah Rp380.
  • EMAS
    Buy if Break Rp8.850.
    Target dekat Rp9.000-Rp9.175.
    Cutloss di bawah Rp8.500.
  • VKTR
    Spec Buy di area Rp945-Rp960.
    Target dekat Rp980-Rp1.000.
    Cutloss di bawah Rp940.
  • DEWA
    Spec Buy di area Rp505-Rp520.
    Target dekat Rp530-Rp550.
    Cutloss di bawah Rp500.
  • ADMR
    Spec Buy di area Rp1.845-Rp1.880.
    Target dekat Rp1.910-Rp1.930.
    Cutloss di bawah Rp1.830.

Rekomendasi tersebut dapat menjadi acuan bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum pergerakan IHSG hari ini. Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan transaksi.

Strategi Investor Menghadapi Pergerakan IHSG

Penguatan IHSG hari ini membuka peluang cuan bagi trader jangka pendek. Namun, volatilitas pasar masih cukup tinggi sehingga investor perlu berhati-hati.

Berikut beberapa strategi yang bisa diperhatikan investor:

  • Fokus pada saham dengan volume transaksi tinggi.
  • Gunakan batas cutloss untuk mengurangi risiko.
  • Hindari membeli saham saat harga sudah terlalu tinggi.
  • Perhatikan sentimen global dan pergerakan investor asing.
  • Gunakan strategi bertahap saat melakukan pembelian saham.

Selain itu, investor disarankan tidak terlalu agresif saat pasar bergerak fluktuatif. Pendekatan disiplin dan selektif dinilai lebih aman untuk menjaga portofolio investasi.

IHSG hari ini masih memiliki peluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas area support penting. Namun, risiko koreksi tetap perlu diantisipasi apabila indeks gagal menembus resistance 7.150.

Dengan kondisi pasar yang dinamis, investor perlu terus memantau perkembangan sentimen domestik maupun global agar dapat mengambil keputusan investasi secara tepat.

Editor:

Dwi Prakoso

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral SEVA Mei 2026 untuk Daftar Cepat, Kredit Mobil dan Dana Tunai

Kode Referral SEVA Mei 2026 untuk Daftar Cepat, Kredit Mobil dan Dana Tunai

Kunjungi Artikel