Program Molinas Disambut Positif Polytron, TKDN Ditargetkan 60 Persen

Japur SK

Program Molinas Disambut Positif Polytron, TKDN Ditargetkan 60 Persen
Ilustrasi: Program Molinas Disambut Positif Polytron TKDN Ditargetkan 60 Persen

Suratkami.comJakarta, program Molinas mendapat sambutan positif dari Polytron. Namun, perusahaan mengaku belum mengetahui secara pasti posisi dan perkembangan program tersebut, termasuk peluang keterlibatannya.

Head of Group Product EV 2W Polytron Ilman Fachrian Fadly mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai program Motor Listrik Nasional yang diperkenalkan pemerintah. Polytron belum dapat memastikan bentuk partisipasi ataupun peran yang akan dijalankan.

“Motor nasional sampai saat ini belum ya. Sampai saat ini baru yang ramai di berita itu saja. Ya kami enggak tahu posisinya, enggak bisa berandai-andai, jadi kita lihat saja perkembangannya,” ujar Ilman di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Program Molinas Dorong Industri Motor Listrik Nasional

Meski belum mengetahui detail keterlibatan perusahaan, Polytron menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengembangkan industri motor listrik nasional. Menurut Ilman, langkah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi konsumen di Indonesia.

“Yang pasti kami happy, pemerintah ingin memajukan industri motor listrik nasional, apapun caranya. Yang pasti akan bagus untuk seluruh konsumen di Indonesia. Apalagi dengan BBM yang seperti sekarang kan, terasa hematnya,” kata Ilman.

Program Molinas dirancang untuk mengembangkan ekosistem motor listrik nasional. Fokusnya tidak hanya pada produk kendaraan, tetapi juga pada pembentukan rantai pasok industri dari hulu hingga hilir di Indonesia.

Pemerintah sebelumnya menyebut program tersebut berpotensi melibatkan lebih banyak merek selain merek yang telah diperkenalkan dalam peluncuran sebelumnya. Asisten Deputi Pengembangan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Atong Soekirman menyampaikan bahwa sekitar 10 merek berpotensi masuk dalam program tersebut.

Namun, proses kurasi calon peserta masih berlangsung. Pemerintah juga mensyaratkan calon peserta memiliki basis produksi di Indonesia serta komitmen terhadap peningkatan tingkat komponen dalam negeri atau TKDN.

TKDN Polytron Saat Ini Mencapai 45 Persen

Dari sisi kandungan lokal, Polytron menyebut TKDN produknya saat ini telah mencapai 45 persen. Perusahaan menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 60 persen pada tahun depan.

Target itu menjadi bagian dari persiapan Polytron untuk mengikuti arah pengembangan industri motor listrik nasional. Kendati demikian, perusahaan belum menyampaikan kepastian mengenai statusnya dalam program Molinas.

Atong mengatakan, terdapat banyak merek motor listrik yang dapat dipertimbangkan. Namun, hanya merek yang memenuhi kriteria, termasuk komitmen TKDN hingga 60 persen, yang berpeluang masuk dalam program tersebut.

“Yang jelas dari 69 (merek motor listrik) kan banyak ya. Tapi yang (masuk) kriteria, yang TKDN komitmen sampai 60 persen,” ujar Atong di Jakarta.

Polytron Siapkan Fasilitas Perakitan Baterai

Selain meningkatkan TKDN, Polytron telah memiliki fasilitas perakitan baterai motor listrik di Sayung, Demak, Jawa Tengah. Baterai yang digunakan perusahaan berjenis lithium iron phosphate atau LFP.

Kehadiran fasilitas tersebut menunjukkan kesiapan Polytron dalam mengembangkan bagian penting dari ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri. Meski begitu, keputusan mengenai keterlibatan perusahaan dalam program Molinas tetap menunggu perkembangan dan ketentuan pemerintah.

Dengan target TKDN mencapai 60 persen pada tahun depan, Polytron setidaknya memiliki arah pengembangan yang sejalan dengan persyaratan program. Perusahaan kini masih menanti informasi lebih jelas mengenai proses dan posisi peserta dalam program Motor Listrik Nasional.

Editor:

Japur SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral Makmur September 2026, Bonus Investasi Hingga Ratusan Ribu

Kode Referral Makmur September 2026, Bonus Investasi Hingga Ratusan Ribu

Kunjungi Artikel