Daftar Isi 5 bagian
Suratkami.com – Penghapusan saham treasuri Sari Roti menjadi rencana korporasi yang akan dimintakan persetujuan pemegang saham pada Desember 2026. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana menarik sekitar 514 juta saham hasil pembelian kembali yang berlangsung pada 2021–2025. Perseroan menyebut langkah tersebut ditujukan untuk mendukung stabilitas perdagangan saham, meningkatkan kepercayaan investor, dan memperbesar porsi saham beredar di pasar.
Rencana menghapus sekitar 514 juta saham
Jumlah saham yang hendak dihapus mencapai 8,31 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan. Secara nominal, nilai saham tersebut setara dengan Rp10,28 miliar. Rencana ini merupakan bagian dari penataan struktur kepemilikan saham Sari Roti.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen menjelaskan bahwa penarikan saham treasuri juga menjadi langkah awal untuk meningkatkan free float. Free float merujuk pada saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh publik, bukan saham yang dikuasai pemegang saham pengendali atau pihak tertentu.
Dengan demikian, aksi ini tidak sama dengan pembelian saham baru dari investor. Saham yang akan ditarik berasal dari persediaan saham hasil buyback sebelumnya. Perseroan menyatakan tujuannya berkaitan dengan perdagangan saham dan komposisi kepemilikan, bukan pengumuman perubahan kegiatan usaha.
Berawal dari program buyback 2021–2025
Sepanjang periode 2021–2025, Sari Roti telah membeli kembali sekitar 564 juta saham. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 juta lembar dialokasikan untuk program MESOP. Sisa sekitar 514 juta saham itulah yang kini direncanakan untuk dihapus.
MESOP merupakan program kepemilikan saham bagi manajemen dan karyawan. Karena sebagian saham hasil buyback sudah dialokasikan untuk keperluan tersebut, jumlah yang direncanakan untuk ditarik lebih kecil daripada total saham yang pernah dibeli kembali.
Perseroan tidak mengungkapkan harga rata-rata pembelian saham dalam program buyback itu. Karena itu, nilai nominal Rp10,28 miliar perlu dibedakan dari perkiraan nilai pasar saham yang akan dihapus.
Jika memakai harga saham ROTI Rp476 per lembar sebagai acuan, nilai pasar sekitar 514 juta saham diperkirakan mencapai Rp244,76 miliar. Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan harga acuan, bukan harga rata-rata pembelian kembali yang dikonfirmasi perseroan.
Persentase kepemilikan diproyeksikan berubah
Penghapusan saham treasuri akan mengurangi jumlah saham dalam struktur modal yang menjadi dasar perhitungan persentase kepemilikan. Jumlah lembar saham milik investor tidak otomatis berubah, tetapi porsinya dapat terlihat lebih besar setelah jumlah saham dalam perhitungan berkurang.
PT Indoritel Makmur Internasional Tbk, pemegang saham utama sekaligus pengendali, diproyeksikan memiliki porsi 28,11 persen. Angka itu meningkat dari 24,17 persen sebelum penghapusan dilakukan.
Demeter Indo Investment Pte. Ltd juga diperkirakan mengalami kenaikan persentase kepemilikan. Porsinya berubah dari 22,16 persen menjadi 24,17 persen. Perubahan ini merupakan penyesuaian proporsi, bukan keterangan bahwa investor tersebut membeli tambahan saham.
Sementara itu, porsi saham publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen diproyeksikan naik dari 7,60 persen menjadi 8,29 persen. Kenaikan persentase free float tersebut menjadi salah satu hasil yang disoroti dalam rencana perseroan. Namun, realisasinya tetap bergantung pada persetujuan pemegang saham dan pelaksanaan aksi korporasi.
RUPSLB dijadwalkan pada 15 Desember 2026
Sari Roti menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 Desember 2026 untuk meminta persetujuan atas rencana penarikan saham treasuri. Dengan begitu, penghapusan belum dapat dianggap telah terlaksana hanya berdasarkan pengumuman rencana tersebut.
Pemegang saham yang berhak menghadiri rapat harus tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan paling lambat 20 November 2026. Tanggal pencatatan itu menjadi acuan bagi investor yang ingin memastikan hak kehadirannya dalam RUPSLB.
Rapat luar biasa tersebut menjadi tahap penting karena keputusan pemegang saham diperlukan sebelum perseroan melanjutkan rencana. Setelah rapat, investor dapat mencermati informasi lanjutan dari perusahaan mengenai hasil persetujuan dan tahapan pelaksanaannya.
Hal yang perlu diperhatikan investor
Bagi investor, rencana ini menghadirkan beberapa hal yang perlu dibaca secara terpisah. Pertama, terdapat perbedaan antara nilai nominal saham, estimasi nilai pasar berdasarkan harga acuan, dan harga rata-rata buyback yang tidak diungkapkan. Ketiganya bukan angka yang dapat dipertukarkan.
Kedua, kenaikan persentase kepemilikan tidak dengan sendirinya berarti pemegang saham tertentu menambah jumlah lembar saham. Perubahan persentase yang diumumkan berkaitan dengan rencana penghapusan saham treasuri dan perubahan dasar perhitungan kepemilikan.
Ketiga, rencana tersebut belum menjadi keputusan final sebelum memperoleh persetujuan RUPSLB. Investor dapat mengikuti keterbukaan informasi perseroan, terutama mengenai hasil rapat dan rincian pelaksanaan, sebelum menilai dampaknya terhadap saham ROTI.
Manajemen menyatakan penarikan saham ditujukan untuk menjaga stabilitas perdagangan dan meningkatkan kepercayaan investor. Dampak aktual terhadap aktivitas perdagangan maupun minat pasar akan bergantung pada kondisi pasar dan respons investor setelah keputusan serta tindak lanjut perseroan diketahui.




