Mahasiswa FKIP Unila Raih Tiga Prestasi di 3rd International Innovation and Action Research Competition 2026

Ragilkun SK

Mahasiswa FKIP Unila Raih Tiga Prestasi di 3rd International Innovation and Action Research Competition 2026
Ilustrasi: Mahasiswa FKIP Unila

Suratkami.com – Universiti Teknologi Malaysia, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung atau FKIP Unila berhasil meraih tiga prestasi dalam 3rd International Innovation and Action Research Competition (i-iARC) 2026 yang diselenggarakan Universiti Teknologi Malaysia. Prestasi tersebut hadir melalui karya inovasi mahasiswa dari bidang pendidikan dan sains.

Capaian tersebut mencakup satu Gold Medal, satu Best Poster Award, serta satu Silver Medal. Selain itu, prestasi ini menunjukkan keterlibatan mahasiswa FKIP Unila dalam ajang inovasi dan penelitian bertaraf internasional.

Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa membawa gagasan yang mengangkat pendekatan pembelajaran inovatif. Kemudian, karya lainnya memadukan bidang kimia dan biologi melalui pembelajaran STEM untuk menginvestigasi mikroplastik.

Mahasiswa FKIP Unila Raih Gold Medal dan Best Poster Award

Prestasi pertama datang dari Meta Dia Febriska, mahasiswa MTP. Ia meraih Gold Medal sekaligus Best Poster Award dalam 3rd International Innovation and Action Research Competition 2026.

Meta Dia Febriska membawa karya berjudul “The Missing Scientist: An Evidence-Gated Mystery With Progressive CER Scaffolding”. Karya tersebut menjadi bagian dari inovasi yang dibawa dalam kompetisi internasional tersebut.

Dengan dua penghargaan yang diraih melalui karya tersebut, Meta Dia Febriska mencatatkan capaian yang turut membawa nama FKIP Unila dalam ajang inovasi internasional. Selain itu, penghargaan Best Poster Award menambah capaian yang diraih dalam kompetisi tersebut.

Dua Mahasiswa Raih Silver Medal

Sementara itu, prestasi berikutnya diraih Muhammad Luthfi Handoko, mahasiswa S1 Pendidikan Kimia, bersama Liska Handayani, mahasiswi S1 Pendidikan Biologi. Keduanya meraih Silver Medal melalui karya inovasi yang mereka ajukan dalam kompetisi.

Karya tersebut berjudul “Microplast-X: A Portable Chemistry-Biology STEM Learning System For Microplastic Investigation And Engineering”. Judul tersebut menunjukkan perpaduan pendekatan kimia dan biologi dalam sebuah sistem pembelajaran STEM.

Karya Muhammad Luthfi Handoko dan Liska Handayani mengangkat investigasi mikroplastik melalui sistem pembelajaran yang bersifat portabel. Selain itu, karya tersebut memadukan unsur pembelajaran kimia dan biologi dalam satu gagasan inovasi.

Tiga Prestasi dalam Satu Ajang Internasional

Secara keseluruhan, mahasiswa FKIP Unila mencatat tiga capaian penghargaan dalam ajang tersebut. Meta Dia Febriska meraih Gold Medal dan Best Poster Award, sedangkan Muhammad Luthfi Handoko dan Liska Handayani meraih Silver Medal.

Dengan demikian, tiga penghargaan tersebut berasal dari dua karya mahasiswa. Karya pertama mengangkat pendekatan pembelajaran melalui misteri berbasis bukti dan Progressive CER Scaffolding. Sementara itu, karya kedua memadukan pembelajaran kimia dan biologi untuk investigasi mikroplastik.

Capaian tersebut juga memperlihatkan keberagaman gagasan yang dibawa mahasiswa FKIP Unila dalam kompetisi internasional. Di satu sisi, terdapat inovasi yang berfokus pada pendekatan pembelajaran. Di sisi lain, terdapat gagasan yang menghubungkan pembelajaran STEM dengan isu mikroplastik.

Prestasi Menjadi Motivasi untuk Terus Berkarya

Prestasi mahasiswa dalam kompetisi internasional dapat menjadi dorongan untuk terus mengembangkan gagasan dan karya. Selain itu, capaian tersebut dapat memberikan semangat bagi mahasiswa lain untuk berani membawa inovasi ke tingkat yang lebih luas.

Harapan terhadap capaian ini juga mengarah pada keberlanjutan semangat mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkarya di tingkat internasional. Karena itu, prestasi Meta Dia Febriska, Muhammad Luthfi Handoko, dan Liska Handayani menjadi bagian dari semangat tersebut.

Keikutsertaan dalam ajang seperti i-iARC 2026 juga menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan gagasan melalui bidang yang beragam. Selanjutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya yang membawa nama institusi dalam berbagai kesempatan.

Pada akhirnya, tiga prestasi yang diraih mahasiswa FKIP Unila dalam 3rd International Innovation and Action Research Competition 2026 menjadi capaian yang patut diapresiasi. Gold Medal, Best Poster Award, dan Silver Medal melengkapi perjalanan dua karya inovasi yang dibawa dalam kompetisi tersebut.

Editor:

Ragilkun SK

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Kode Referral SEVA September 2026 untuk Daftar Cepat, Kredit Mobil dan Dana Tunai

Kode Referral SEVA September 2026 untuk Daftar Cepat, Kredit Mobil dan Dana Tunai

Kunjungi Artikel