Senin, 2 November 2026Surat Kabar Informasi Terkini
SuratKami.com
Surat Kabar Informasi Terkini

RANS Carnival Lenggang di Sleman, Raffi Ahmad Beri Klarifikasi

Dukung
Daftar Isi 5 bagian

SuratKami.com – Sleman, Yogyakarta, RANS Carnival yang digelar sejak Sabtu (31/10) berlangsung lenggang di tengah sorotan publik terhadap Raffi Ahmad. Sejumlah pengisi acara dan tenant mengundurkan diri menjelang festival hiburan tersebut.

Acara yang diselenggarakan PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) itu tetap berjalan sesuai jadwal. Namun, suasana hari pertama terlihat berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang menarik puluhan ribu pengunjung.

Kontroversi muncul setelah Raffi Ahmad menghadiri deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada 28 Oktober 2026. Kehadirannya menuai kritik karena acara tersebut disebut sebagai tandingan demonstrasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Sejumlah Pengisi Acara Mundur dari RANS Carnival

Sehari sebelum festival berlangsung, beberapa musisi mengumumkan pengunduran diri. Grup musik Tipe-X, Guyon Waton, OM Wawes, dan Masdddho termasuk di antara pengisi acara yang batal tampil.

Selain musisi, sejumlah tenant yang semula berencana mengikuti festival kuliner juga menarik diri. Keputusan tersebut menyusul kritik publik terhadap keterlibatan Raffi Ahmad dalam deklarasi Sumpah Pemuda.

Manajemen Tipe-X mengumumkan keputusan mundur melalui unggahan Instagram pada Sabtu. Mereka menyampaikan pesan singkat kepada publik mengenai pembatalan partisipasi tersebut.

“Kita mundur dari acara ini. Sampai jumpa di lain pesta,” tulis Manajemen Tipe-X.

Meski sejumlah pengisi acara dan tenant mundur, panitia tetap melanjutkan festival. Namun, berkurangnya partisipasi tersebut turut mengubah suasana acara pada hari pertama.

Panitia Tetap Menggelar Acara dengan Konsep Sederhana

Panitia menyatakan RANS Carnival selama ini berupaya menjadi ruang bagi pekerja seni dan pelaku UMKM. Acara tersebut juga membuka peluang kolaborasi serta mendorong kegiatan ekonomi.

Karena itu, penyelenggara memilih tetap menjalankan festival dengan penyesuaian konsep. Manajemen RANS Carnival menyampaikan keputusan tersebut pada Sabtu malam (31/10).

“Mempertimbangkan situasi dan kondisi saat ini, kami terus mengupayakan agar RANS Carnival tetap diselenggarakan dengan konsep yang lebih sederhana,” tulis Manajemen RANS Carnival.

Penyelenggara tidak membatalkan acara meskipun menghadapi kritik dan pengunduran diri sejumlah peserta. Sebaliknya, mereka memilih menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi yang berkembang.

Raffi Ahmad Klarifikasi Kehadirannya di Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad turut memberikan klarifikasi mengenai kehadirannya dalam deklarasi Sumpah Pemuda. Ia menyatakan bahwa dirinya datang sebagai undangan, bukan sebagai pihak yang mengatur kegiatan tersebut.

Raffi juga mengaku tidak terlibat dalam perencanaan, penyusunan acara, maupun penentuan pihak yang hadir. Pernyataan itu ia sampaikan melalui unggahan Instagram.

Selain memberikan klarifikasi, Raffi menyampaikan penghormatan kepada masyarakat yang menyuarakan aspirasi pada 28 Oktober 2026. Ia menegaskan pentingnya hak menyampaikan pendapat dan suara mahasiswa.

“Saya menghormati teman-teman yang menyampaikan aspirasi pada 28 Oktober 2026. Menyampaikan pendapat adalah hak, dan suara mahasiswa itu penting,” imbuh Raffi Ahmad.

Raffi saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Klarifikasi tersebut muncul di tengah kritik publik yang turut memengaruhi penyelenggaraan RANS Carnival.

RANS Carnival Menjadi Bagian dari Bisnis Hiburan RANS

RANS Carnival merupakan salah satu acara yang digelar secara berkala oleh RANS melalui PT Rans Kekinian Indonesia. Data IDNFinancials.com mencatat penyelenggaraan festival ini di sejumlah kota dengan jumlah pengunjung yang cukup besar.

Pada 2025, RANS Carnival di Bandung Barat mendatangkan 57.386 pengunjung. Sementara itu, penyelenggaraan di Malang menarik 22.614 pengunjung, Makassar 21.394 pengunjung, dan Bekasi 18.234 pengunjung.

Manajemen RANS menyebut capaian tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan mengembangkan acara dan hiburan berbasis pengalaman. Mereka juga menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari ekosistem monetisasi yang terintegrasi.

Dalam prospektus penawaran umum perdana saham atau IPO, Manajemen RANS menjelaskan kontribusi bisnis tersebut terhadap perusahaan. PT Rans Kekinian Indonesia kemudian membagikan sebagian labanya kepada RANS dalam bentuk dividen sebesar Rp17,8 miliar pada Maret 2026.

Pendapatan RANS Tumbuh hingga September 2026

Hingga September 2026, RANS melaporkan pendapatan sebesar Rp243,7 miliar. Angka tersebut meningkat 5,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bisnis hiburan dan gaya hidup menjadi sumber utama pendapatan perusahaan. Dengan demikian, penyelenggaraan acara seperti RANS Carnival memiliki peran dalam kegiatan bisnis RANS.

Meski demikian, penyelenggaraan RANS Carnival di Sleman kali ini menghadapi tantangan berupa kritik publik dan pengunduran diri sejumlah peserta. Situasi tersebut menjadi kontras dengan capaian pengunjung pada penyelenggaraan sebelumnya.

Keputusan panitia untuk tetap menggelar acara menunjukkan upaya mempertahankan kegiatan hiburan dan ruang kolaborasi bagi pekerja seni serta UMKM. Namun, suasana festival yang lenggang memperlihatkan dampak nyata dari kontroversi yang menyertainya.

Tag: ·

Suka Berbagi Informasi Terbaru :)