Sabtu, 24 Oktober 2026Surat Kabar Informasi Terkini
SuratKami.com
Surat Kabar Informasi Terkini

Enclosure SSD Ugreen Hadir untuk NVMe 8TB, Pilihan Kecepatan Perlu Disesuaikan Port

Oleh Jaya Purnama · Oktober 24, 2026 · 9:58 am
Enclosure Ssd Ugreen Hadir Untuk Nvme 8tb Pilihan Kecepatan Perlu Disesuaikan Port
Dukung
Daftar Isi 4 bagian

Suratkami.com – Ugreen menawarkan dua enclosure SSD M.2 NVMe untuk pengguna yang ingin menjadikan SSD internal sebagai penyimpanan eksternal. Enclosure SSD Ugreen ini tersedia dalam pilihan koneksi 10Gbps dan 20Gbps, serta mendukung SSD hingga kapasitas 8TB. Keduanya mengusung kabel USB-C yang terpasang langsung pada bodi, sehingga pengguna tak perlu membawa kabel terpisah.

Perbedaan kecepatan menjadi pertimbangan penting sebelum membeli. Angka maksimum pada masing-masing model bergantung pada port komputer dan perangkat yang terhubung. Karena itu, model 20Gbps belum tentu memberi transfer lebih cepat jika komputer tidak mendukung standar koneksinya.

Desain portabel dengan kabel USB-C tersimpan

Kabel USB-C bawaan memiliki panjang 7,9 inci atau sekitar 20 sentimeter. Pengguna bisa menyelipkannya ke sisi casing ketika tidak sedang memakai enclosure. Ugreen juga menyertakan klip untuk menjaga kabel tetap rapi, sehingga tidak menjuntai saat perangkat disimpan atau dibawa.

Desain kabel menyatu dapat mengurangi perlengkapan yang perlu dibawa, sekaligus membantu pengguna menghindari kabel tertinggal. Meski begitu, panjang kabelnya patut diperhatikan saat memilih posisi perangkat di meja. Pengguna perlu memastikan jaraknya cukup untuk menjangkau port komputer.

Bodi enclosure menggunakan aluminium untuk membantu membuang panas ketika SSD bekerja. Paket penjualan juga mencakup bantalan termal yang ditempatkan di dalam casing. Keduanya mendukung pengelolaan suhu, terutama saat pengguna memindahkan file berukuran besar atau menjalankan transfer dalam waktu lama.

Ugreen turut menyediakan adaptor USB-C ke USB-A. Aksesori ini memberi opsi koneksi bagi komputer lama yang belum memiliki port USB-C, selama sistem dan koneksinya kompatibel. Selain itu, lampu indikator LED pada bodi memberi tanda saat perangkat aktif.

Kompatibel dengan SSD NVMe hingga 8TB

Enclosure ini mendukung SSD M.2 NVMe berbasis PCIe dengan kapasitas maksimal 8TB. Pengguna dapat memilih SSD berukuran 2230, 2242, 2260, atau 2280. Dukungan konektor mencakup M-Key dan B+M Key yang sesuai dengan SSD NVMe yang didukung perangkat.

Saat memasang SSD, pengguna mengunci drive menggunakan sekrup yang disediakan. Cara ini membantu menjaga posisi SSD tetap stabil ketika enclosure berpindah tempat. Namun, pastikan jenis dan ukuran drive sesuai dengan spesifikasi sebelum pemasangan.

Ugreen menerapkan konsep plug-and-play, sehingga pengguna tidak perlu memasang driver tambahan untuk mulai mengoperasikan perangkat. Enclosure mendukung komputer berbasis Windows, macOS, dan Linux. Perangkat juga menyediakan fitur TRIM untuk membantu sistem operasi mengelola SSD serta SMART untuk memantau indikator kesehatan drive.

Enclosure dapat masuk ke mode tidur otomatis setelah tidak digunakan selama 15 menit. Fitur ini berguna ketika perangkat tetap terhubung ke komputer, tetapi tidak sedang menangani pemindahan data. Dengan begitu, pengguna tidak harus mencabut enclosure setiap kali selesai mengakses file.

Perbedaan kecepatan 10Gbps dan 20Gbps

Model 10Gbps menggunakan antarmuka USB 3.2 Gen 2. Sementara itu, versi 20Gbps memakai USB 3.2 Gen 2×2. Angka tersebut menunjukkan kecepatan maksimum teoretis antarmuka, bukan jaminan bahwa setiap proses transfer akan mencapai angka yang sama.

Untuk memperoleh koneksi hingga 20Gbps, pengguna perlu menghubungkan model tersebut ke port yang mendukung USB 3.2 Gen 2×2. Port USB-C saja tidak otomatis menyediakan standar tersebut. Kemampuan SSD dan kondisi transfer juga ikut memengaruhi performa yang dirasakan.

Kompatibilitas ini penting karena Thunderbolt 3 dan Thunderbolt 4 tidak mendukung USB 3.2 Gen 2×2. Jika model 20Gbps terhubung ke port Thunderbolt 3 atau Thunderbolt 4, kecepatannya dibatasi hingga 10Gbps. Dengan demikian, pemilik laptop yang hanya memiliki port Thunderbolt sebaiknya mempertimbangkan batas tersebut sebelum membeli.

Harga juga berbeda menurut varian. Model 10Gbps dibanderol US$27,99, atau US$24,99 bagi pelanggan Amazon Prime. Adapun model 20Gbps dijual seharga US$39,99, dengan harga US$34,99 untuk anggota Prime.

Cara memilih model sesuai komputer

Sebelum menentukan pilihan, periksa spesifikasi port pada komputer yang akan digunakan. Jika perangkat memiliki USB 3.2 Gen 2×2, model 20Gbps dapat menjadi opsi untuk memanfaatkan kecepatan antarmuka yang lebih tinggi. Namun, kecepatan aktual tetap dipengaruhi kemampuan SSD dan kebutuhan transfer.

Jika komputer hanya menyediakan USB 3.2 Gen 2 atau port Thunderbolt 3 maupun 4, model 10Gbps bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis. Pengguna tidak perlu membayar lebih untuk kecepatan yang tidak dapat dimanfaatkan melalui koneksi tersebut. Adaptor USB-C ke USB-A juga dapat membantu koneksi ke komputer lama, dengan catatan kompatibilitasnya tetap perlu diperiksa.

Kedua model menawarkan fungsi utama yang sama: membawa SSD NVMe dalam bentuk penyimpanan eksternal tanpa kabel terpisah. Dukungan kapasitas hingga 8TB memberi ruang untuk beragam file, mulai dari dokumen hingga video berukuran besar. Pilihan akhirnya bergantung pada port komputer, kapasitas SSD, dan kebutuhan pemindahan data.

Memahami perbedaan standar USB sebelum membeli membantu pengguna menentukan enclosure yang sesuai. Dengan mencocokkan konektivitas komputer dan kebutuhan penyimpanan, pengguna dapat memilih varian secara lebih tepat tanpa mengandalkan angka kecepatan maksimum saja.

Tag: ·
Jaya Purnama

Suka Berbagi Informasi Terbaru :)