Memahami Kelebihan dan Kekurangan Baterai Tanam Motor Listrik

Japur Ganteng

Memahami Kelebihan dan Kekurangan Baterai Tanam Motor Listrik
Ilustrasi: baterai tanam motor listrik

Suratkami.com – Jakarta, baterai tanam motor listrik menjadi salah satu pilihan yang digunakan pada sejumlah kendaraan listrik. Sistem ini menempatkan baterai di dalam bodi motor sehingga pengguna tidak dapat melepas dan memasangnya secara bebas.

Pemilik bengkel motor listrik Battery Electric Motion (BEMo), Hernest, menjelaskan bahwa baterai tanam memiliki sejumlah kelebihan. Namun, sistem tersebut juga membawa beberapa keterbatasan, terutama ketika pemilik perlu mengisi daya atau melakukan perawatan.

Kelebihan baterai tanam motor listrik

Salah satu keunggulan utama baterai tanam adalah tingkat keamanannya. Umumnya, produsen menempatkan baterai di bagian dek atau pijakan kaki. Sebagian model menaruh komponen tersebut di bawah jok, meski penempatan ini lebih jarang.

Posisi yang tertutup membuat baterai tidak mudah diakses. Karena itu, orang lain akan lebih sulit melepas atau mengambilnya. Kondisi ini membuat baterai tanam lebih terlindung dari risiko pencurian dibandingkan baterai yang dapat dilepas-pasang.

Selain keamanan, koneksi baterai tanam cenderung lebih stabil. Baterai tidak perlu melewati proses bongkar pasang secara berulang, sehingga posisi soket tetap solid. Hernest menjelaskan, kondisi tersebut dapat mengurangi risiko konektor menjadi kendor saat pengguna memasang atau melepas baterai.

Menurut dia, aktivitas bongkar pasang yang terlalu sering juga dapat memengaruhi fungsi dan ketahanan konektor. Dengan koneksi yang tetap terpasang di dalam bodi, sistem baterai tidak menghadapi risiko tersebut secara langsung.

Baterai tanam juga menawarkan perlindungan yang lebih baik terhadap air. Komponen baterai dan soket berada di dalam bodi kendaraan. Selain itu, baterai mendapat pembungkus yang membantu menjaga bagian tersebut tetap tertutup.

Keuntungan berikutnya berkaitan dengan stabilitas kendaraan. Penempatan baterai biasanya berada di bagian bawah, khususnya di area dek. Bobot yang berada di posisi rendah dapat membuat posisi motor terasa lebih stabil saat digunakan.

Kekurangan baterai tanam saat mengisi daya

Di sisi lain, baterai tanam membuat proses pengisian daya menjadi kurang praktis. Pemilik harus membawa motor ke lokasi yang dekat dengan sumber listrik karena baterai tidak dapat dilepas untuk diisi di tempat lain.

Kondisi ini berbeda dari motor yang memakai baterai portabel. Pada model tersebut, pemilik dapat membawa baterai menuju sumber listrik tanpa memindahkan seluruh kendaraan.

Pemilik motor dapat memakai kabel extension aftermarket ketika jarak antara kendaraan dan sumber listrik cukup jauh. Namun, Hernest mengingatkan pemilik agar memperhatikan kapasitas amper kabel tersebut. Kabel harus sesuai dengan kebutuhan pengisian daya agar penggunaannya tetap tepat.

Perawatan baterai tanam membutuhkan proses lebih panjang

Keterbatasan lain muncul ketika baterai mengalami penurunan kondisi atau membutuhkan pengisian di luar kendaraan. Pemilik tidak dapat langsung melepas baterai dari bodi. Dalam kondisi tertentu, teknisi perlu membuka bodi motor, setidaknya dengan melepas sejumlah baut.

Proses perawatan juga dapat menjadi lebih rumit. Ketika baterai mengalami kerusakan atau membutuhkan balancing, teknisi harus membuka bagian bodi yang menutup komponen tersebut. Langkah ini membuat pemeriksaan tidak sesederhana pada baterai yang memang dirancang untuk dilepas-pasang.

Dengan demikian, baterai tanam motor listrik memberikan keuntungan pada aspek keamanan, kestabilan koneksi, perlindungan terhadap air, dan keseimbangan kendaraan. Namun, pemilik perlu mempertimbangkan lokasi sumber listrik serta kebutuhan perawatan sebelum memilih motor dengan sistem baterai tersebut.

Editor:

Japur Ganteng

Topik/Niche:

Home Trending Explore Discover Menu
Cara Dapat Cashback Rp50 Ribu dari Referral Honest Card

Cara Dapat Cashback Rp50 Ribu dari Referral Honest Card

Kunjungi Artikel